<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baku Hantam di Halmahera, Pemuda Sawai Razia Dua Kelompok Cegah Bentrokan Ulang</title><description>Bentrokan hingga saling kejar di tengah permukiman warga ini membuat warga panik. Saling ancam juga terjadi antara kedua kelompok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/23/340/2888322/baku-hantam-di-halmahera-pemuda-sawai-razia-dua-kelompok-cegah-bentrokan-ulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/23/340/2888322/baku-hantam-di-halmahera-pemuda-sawai-razia-dua-kelompok-cegah-bentrokan-ulang"/><item><title>Baku Hantam di Halmahera, Pemuda Sawai Razia Dua Kelompok Cegah Bentrokan Ulang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/23/340/2888322/baku-hantam-di-halmahera-pemuda-sawai-razia-dua-kelompok-cegah-bentrokan-ulang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/23/340/2888322/baku-hantam-di-halmahera-pemuda-sawai-razia-dua-kelompok-cegah-bentrokan-ulang</guid><pubDate>Sabtu 23 September 2023 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ismail Sangaji</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/23/340/2888322/baku-hantam-di-halmahera-pemuda-sawai-razia-dua-kelompok-cegah-bentrokan-ulang-SjxXQyZCHC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bentrokan warga di Halmahera Tengah (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/23/340/2888322/baku-hantam-di-halmahera-pemuda-sawai-razia-dua-kelompok-cegah-bentrokan-ulang-SjxXQyZCHC.jpg</image><title>Bentrokan warga di Halmahera Tengah (Foto: istimewa)</title></images><description>HALTENG - Warga Desa Lelilef dan Sawai panik setelah adanya bentrokan antara dua kelompok di permukiman warga di Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Bentrokan hingga saling kejar di tengah permukiman warga ini membuat warga panik. Saling ancam juga terjadi antara kedua kelompok.
Bentrokan ini dipicu oleh perkelahian sejumlah orang beberapa waktu lalu hingga memicu aksi balas dendam, baku hantam tak terelakan hingga menimbulkan korban luka tusuk di bagian pinggang dari salah satu kelompok.

BACA JUGA:
Hadir di Indonesian Television Awards 2023, RIIZE Siap Sapa Penggemar

Aksi anarkis semakin menjadi hingga melibatkan karyawan perusahaan tambang dan industri nikel. Pengendara sepeda motor yang teridentifikasi dari kelompok  lawan pun babak belur dihajar masa.
Apat gabungan TNI-Polri diterjunkan ke lokasi untuk membubarkan kedua kelompok, sementara pemuda Sawai pun geram dan bertindak melakukan razia kedua kelompok itu untuk menghentikan bentrokan susulan.

BACA JUGA:
3 Negara Calon Lawan Timnas Indonesia U-24 jika Lolos 16 Besar Asian Games 2023, Nomor 1 Peraih Emas Edisi 1994!

Polisi sebelumnya telah melakukan penangkapan keempat palaku penganiayaan dan saat ini sudah mendekam di Polres Halmahera Tengah.
&quot;Terkait dengan kejadian sebelumnya penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku lebih kurang 4 orang dan sudah kita amankan di Polres,&quot; ujar Kapolres AKBP Faidil, Sabtu (23/9/2023).Sejak malam tadi kedua kelompok mulai menahan diri dan situasi mulai kondusif sementara aparat gabungan intens melakukan patroli.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Frekuensi Meningkat, Taiwan Khawatir Latihan Militer China Buat Situasi Tidak Terkendali

&quot;Saya mengimbau kepada kedua kelompok ataupun masyarakat yang lain yang berada di sekitaran Polsubsektor Weda Tengah ini agar saling menahan diri. Pada prinsipnya, pelaku sudah kita amankan akan kita proses sesuai mekanisme hukum,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Silaturahmi Kebangsaan dengan Ratusan Pendeta Se-Jatim

Kapolres berharap untuk sama-sama menjaga Kamtibmas agar masyarakat bekerja dengan nyaman dan kehidupan di Weda Tangah tetap kondusif.

&quot;Tolong saling menjaga tidak ada main hakim sendiri. Secara tegas tidak ada lagi yang mengkonsumsi miras (miras) terutama yang jadi pemicu yaitu cap tikus dan akan dilakukan razia rutin terhadap penjual-penjual minuman keras ilegal, tidak berijin,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>HALTENG - Warga Desa Lelilef dan Sawai panik setelah adanya bentrokan antara dua kelompok di permukiman warga di Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Bentrokan hingga saling kejar di tengah permukiman warga ini membuat warga panik. Saling ancam juga terjadi antara kedua kelompok.
Bentrokan ini dipicu oleh perkelahian sejumlah orang beberapa waktu lalu hingga memicu aksi balas dendam, baku hantam tak terelakan hingga menimbulkan korban luka tusuk di bagian pinggang dari salah satu kelompok.

BACA JUGA:
Hadir di Indonesian Television Awards 2023, RIIZE Siap Sapa Penggemar

Aksi anarkis semakin menjadi hingga melibatkan karyawan perusahaan tambang dan industri nikel. Pengendara sepeda motor yang teridentifikasi dari kelompok  lawan pun babak belur dihajar masa.
Apat gabungan TNI-Polri diterjunkan ke lokasi untuk membubarkan kedua kelompok, sementara pemuda Sawai pun geram dan bertindak melakukan razia kedua kelompok itu untuk menghentikan bentrokan susulan.

BACA JUGA:
3 Negara Calon Lawan Timnas Indonesia U-24 jika Lolos 16 Besar Asian Games 2023, Nomor 1 Peraih Emas Edisi 1994!

Polisi sebelumnya telah melakukan penangkapan keempat palaku penganiayaan dan saat ini sudah mendekam di Polres Halmahera Tengah.
&quot;Terkait dengan kejadian sebelumnya penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku lebih kurang 4 orang dan sudah kita amankan di Polres,&quot; ujar Kapolres AKBP Faidil, Sabtu (23/9/2023).Sejak malam tadi kedua kelompok mulai menahan diri dan situasi mulai kondusif sementara aparat gabungan intens melakukan patroli.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Frekuensi Meningkat, Taiwan Khawatir Latihan Militer China Buat Situasi Tidak Terkendali

&quot;Saya mengimbau kepada kedua kelompok ataupun masyarakat yang lain yang berada di sekitaran Polsubsektor Weda Tengah ini agar saling menahan diri. Pada prinsipnya, pelaku sudah kita amankan akan kita proses sesuai mekanisme hukum,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar Silaturahmi Kebangsaan dengan Ratusan Pendeta Se-Jatim

Kapolres berharap untuk sama-sama menjaga Kamtibmas agar masyarakat bekerja dengan nyaman dan kehidupan di Weda Tangah tetap kondusif.

&quot;Tolong saling menjaga tidak ada main hakim sendiri. Secara tegas tidak ada lagi yang mengkonsumsi miras (miras) terutama yang jadi pemicu yaitu cap tikus dan akan dilakukan razia rutin terhadap penjual-penjual minuman keras ilegal, tidak berijin,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
