<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Toilet Sekolah Berbayar di Pamekasan, Respons Kepala Sekolah Mengejutkan</title><description>Kabar menghebohkan jagat maya tentang toilet sekolah berbayar di Pamekasan Madura.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/23/519/2888403/viral-toilet-sekolah-berbayar-di-pamekasan-respons-kepala-sekolah-mengejutkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/23/519/2888403/viral-toilet-sekolah-berbayar-di-pamekasan-respons-kepala-sekolah-mengejutkan"/><item><title>Viral Toilet Sekolah Berbayar di Pamekasan, Respons Kepala Sekolah Mengejutkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/23/519/2888403/viral-toilet-sekolah-berbayar-di-pamekasan-respons-kepala-sekolah-mengejutkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/23/519/2888403/viral-toilet-sekolah-berbayar-di-pamekasan-respons-kepala-sekolah-mengejutkan</guid><pubDate>Sabtu 23 September 2023 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/23/519/2888403/viral-toilet-sekolah-berbayar-di-pamekasan-respons-kepala-sekolah-mengejutkan-AUjZN4qccp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Toilet sekolah berbayar (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/23/519/2888403/viral-toilet-sekolah-berbayar-di-pamekasan-respons-kepala-sekolah-mengejutkan-AUjZN4qccp.jpg</image><title>Toilet sekolah berbayar (Foto: MPI)</title></images><description>


MADURA - Kabar menghebohkan jagat maya tentang toilet sekolah berbayar di Pamekasan Madura.
Kabar tersebut berdasakan pengakuan dari mantan guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pamekasan dimutasi setelah memprotes kebijakan sekolah soal bayar Rp500 saat ke toilet.
Guru yang diketahui bernama Mohammad Arif itu menilai kebijakan tersebut tidak pantas diterapkan kepada siswa meski tarif yang dikenakan hanya Rp500 untuk sekali masuk toilet.

BACA JUGA:
Gempa M3,9 Guncang Paser Kaltim

Kepala MAN 1 Pamekasan Nu'man Afandi menjelaskan Siswa membayar uang Rp500 setiap ke toilet semata-mata untuk memberikan pelajaran kepada para siswa agara hidup bersih.
Nu'man menjelaskan bahwa sejak pertama kali menjabat pada 2018, dirinya menilai bahwa sekolah yang dipimpinnya tidak layak dan perlu ada pembenahan. Salah satunya adalah kamar mandi atau toilet.

BACA JUGA:
Prediksi Skor Manchester City vs Nottingham Forest di Liga Inggris 2023-2024: The Citizens Pertahankan Kesuciannya di Puncak Klasemen?

&quot;Karena kamar mandi tersebut oleh siswa kerap dijadikan tempat untuk bersembunyi dan merokok saat tengah jam pelajaran berlangsung,&quot; terangnya, Sabtu (23/9/2023).Pihaknya juga menyebut penarikan iuran uang toilet tersebut dilakukan hanya beberapa minggu, hal itu hanya menjadikan pelajaran dan efek jera kepada siswa agar saat ke kamar mandi atau ketika membuang air besar dan air kecil, untuk dibersihkan kembali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Keseruan Angela Tanoesoedibjo Syuting Bedah Rumah, Ikut Bantu Tukang hingga Memasak&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Penarikan uang toilet itu untuk mengubah karakter siswa, karena para siswa sering kencing dan membuang air besar tidak disiram,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Syuting Bedah Rumah-Uang Kaget di Sidoarjo, Angela Tanoesoedibjo: Lelah Tak Terasa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pasca-heboh aturan tersebut, kini pihak Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Pamekasan sudah tidak memungut iuran uang toilet kepada siswa saat ke kamar mandi.</description><content:encoded>


MADURA - Kabar menghebohkan jagat maya tentang toilet sekolah berbayar di Pamekasan Madura.
Kabar tersebut berdasakan pengakuan dari mantan guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pamekasan dimutasi setelah memprotes kebijakan sekolah soal bayar Rp500 saat ke toilet.
Guru yang diketahui bernama Mohammad Arif itu menilai kebijakan tersebut tidak pantas diterapkan kepada siswa meski tarif yang dikenakan hanya Rp500 untuk sekali masuk toilet.

BACA JUGA:
Gempa M3,9 Guncang Paser Kaltim

Kepala MAN 1 Pamekasan Nu'man Afandi menjelaskan Siswa membayar uang Rp500 setiap ke toilet semata-mata untuk memberikan pelajaran kepada para siswa agara hidup bersih.
Nu'man menjelaskan bahwa sejak pertama kali menjabat pada 2018, dirinya menilai bahwa sekolah yang dipimpinnya tidak layak dan perlu ada pembenahan. Salah satunya adalah kamar mandi atau toilet.

BACA JUGA:
Prediksi Skor Manchester City vs Nottingham Forest di Liga Inggris 2023-2024: The Citizens Pertahankan Kesuciannya di Puncak Klasemen?

&quot;Karena kamar mandi tersebut oleh siswa kerap dijadikan tempat untuk bersembunyi dan merokok saat tengah jam pelajaran berlangsung,&quot; terangnya, Sabtu (23/9/2023).Pihaknya juga menyebut penarikan iuran uang toilet tersebut dilakukan hanya beberapa minggu, hal itu hanya menjadikan pelajaran dan efek jera kepada siswa agar saat ke kamar mandi atau ketika membuang air besar dan air kecil, untuk dibersihkan kembali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Keseruan Angela Tanoesoedibjo Syuting Bedah Rumah, Ikut Bantu Tukang hingga Memasak&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Penarikan uang toilet itu untuk mengubah karakter siswa, karena para siswa sering kencing dan membuang air besar tidak disiram,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Syuting Bedah Rumah-Uang Kaget di Sidoarjo, Angela Tanoesoedibjo: Lelah Tak Terasa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pasca-heboh aturan tersebut, kini pihak Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Pamekasan sudah tidak memungut iuran uang toilet kepada siswa saat ke kamar mandi.</content:encoded></item></channel></rss>
