<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 WNI Disekap Perusahaan Online Scam di Kamboja, 1 Korban Perempuan</title><description>Saat ini kata dia, KBRI telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/25/337/2889002/2-wni-disekap-perusahaan-online-scam-di-kamboja-1-korban-perempuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/25/337/2889002/2-wni-disekap-perusahaan-online-scam-di-kamboja-1-korban-perempuan"/><item><title>2 WNI Disekap Perusahaan Online Scam di Kamboja, 1 Korban Perempuan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/25/337/2889002/2-wni-disekap-perusahaan-online-scam-di-kamboja-1-korban-perempuan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/25/337/2889002/2-wni-disekap-perusahaan-online-scam-di-kamboja-1-korban-perempuan</guid><pubDate>Senin 25 September 2023 08:00 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/25/337/2889002/2-wni-disekap-perusahaan-online-scam-di-kamboja-1-korban-perempuan-rc4jTbwsvs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">2 WNI Disekap di Kamboja/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/25/337/2889002/2-wni-disekap-perusahaan-online-scam-di-kamboja-1-korban-perempuan-rc4jTbwsvs.jpg</image><title>2 WNI Disekap di Kamboja/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ4My81L3g4bXVqYXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA-Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh sedang menangani kasus 2 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap dan mendapat perlakuan buruk dari sebuah perusahaan online scam di Kamboja.

BACA JUGA:
 Siskaeee Kembali Mangkir Diperiksa Polisi, Isi Acara di Klub Malam Kamboja

&quot;KBRI Phnom Penh tengah menangani kasus 2 WNI yang mengaku diperlakukan buruk oleh perusahaan online scam,&quot;kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, Senin (25/9/2023).
Keduanya korban bernama LHF (laki) dan NS (perempuan), usai dilakukan pendalaman, mereka ternyata telah berada di Kamboja sejak September 2022 lalu.

BACA JUGA:
Polisi Masih Buru Pelaku Penyekapan dan Perampokan di Rumdin Wali Kota Blitar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;KBRI telah berhasil berkomunikasi dengan kedua WNI dan berdasarkan pendalaman, mereka berinisial LHF (laki) dan NS (perempuan). Mereka berada di Bavet, Kamboja sejak September 2022,&quot;ucapnya.
Awalnya mereka bekerja di perusahaan judi online, namun pada April 2023 berpindah ke perusahaan online scam.Saat ini kata dia, KBRI juga telah melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat untuk menyelidiki kasus penyekapan tersebut.
&quot;KBRI telah berkoordinasi dengan Polisi Kamboja dan saat ini sedang dilakukan langkah penyelidikan,&quot;pungkasnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ4My81L3g4bXVqYXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA-Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh sedang menangani kasus 2 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap dan mendapat perlakuan buruk dari sebuah perusahaan online scam di Kamboja.

BACA JUGA:
 Siskaeee Kembali Mangkir Diperiksa Polisi, Isi Acara di Klub Malam Kamboja

&quot;KBRI Phnom Penh tengah menangani kasus 2 WNI yang mengaku diperlakukan buruk oleh perusahaan online scam,&quot;kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, Senin (25/9/2023).
Keduanya korban bernama LHF (laki) dan NS (perempuan), usai dilakukan pendalaman, mereka ternyata telah berada di Kamboja sejak September 2022 lalu.

BACA JUGA:
Polisi Masih Buru Pelaku Penyekapan dan Perampokan di Rumdin Wali Kota Blitar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;KBRI telah berhasil berkomunikasi dengan kedua WNI dan berdasarkan pendalaman, mereka berinisial LHF (laki) dan NS (perempuan). Mereka berada di Bavet, Kamboja sejak September 2022,&quot;ucapnya.
Awalnya mereka bekerja di perusahaan judi online, namun pada April 2023 berpindah ke perusahaan online scam.Saat ini kata dia, KBRI juga telah melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat untuk menyelidiki kasus penyekapan tersebut.
&quot;KBRI telah berkoordinasi dengan Polisi Kamboja dan saat ini sedang dilakukan langkah penyelidikan,&quot;pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
