<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satu Anggotanya Tewas Akibat Bentrokan Ormas di Bekasi, Pemuda Pancasila Buka Suara</title><description>Pihaknya pun akan mengawal kasus ini hingga tuntas
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/25/338/2889160/satu-anggotanya-tewas-akibat-bentrokan-ormas-di-bekasi-pemuda-pancasila-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/25/338/2889160/satu-anggotanya-tewas-akibat-bentrokan-ormas-di-bekasi-pemuda-pancasila-buka-suara"/><item><title>Satu Anggotanya Tewas Akibat Bentrokan Ormas di Bekasi, Pemuda Pancasila Buka Suara</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/25/338/2889160/satu-anggotanya-tewas-akibat-bentrokan-ormas-di-bekasi-pemuda-pancasila-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/25/338/2889160/satu-anggotanya-tewas-akibat-bentrokan-ormas-di-bekasi-pemuda-pancasila-buka-suara</guid><pubDate>Senin 25 September 2023 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/25/338/2889160/satu-anggotanya-tewas-akibat-bentrokan-ormas-di-bekasi-pemuda-pancasila-buka-suara-7aEvXSgKjW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah anggota ormas diamankan menyusul bentrokan di Bekasi/Foto: Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/25/338/2889160/satu-anggotanya-tewas-akibat-bentrokan-ormas-di-bekasi-pemuda-pancasila-buka-suara-7aEvXSgKjW.jpg</image><title>Sejumlah anggota ormas diamankan menyusul bentrokan di Bekasi/Foto: Ist</title></images><description>


BEKASI - Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi Antoni berharap peristiwa yang menewaskan salah satu anggotanya agar tak terulang. Pihaknya pun akan mengawal kasus ini hingga tuntas.
&quot;Semoga Kejadian ini tidak terulang kembali di masa-masa yang akan datang, namun penegakan hukum harus ditegakkan di wilayah Hukum Kota Bekasi,&quot; ucap Antoni dalam keterangan, Senin (25/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Rasakan Gas Air Mata saat Bentrokan Ormas di Bekasi, Saksi: Anak Saya Nangis

Dirinya percaya proses hukum ini akan berjalan secara transparan. Pihaknya juga mengapresiasi atas penetapan tiga orang tersangka atas kasus ini.
&quot;Kami sangat yakin proses ini akan transparan cepat dan memenuhi rasa keadilan dan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Polres Metro Bekasi Kota dan jajaran yang telah bekerja maksimal,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polsek Mampang Sinergi dengan Ormas Jaga Keamanan Jelang Pemilu 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia mengatakan, atas peristiwa itu seluruh anggota PP merasakan duka yang mendalam. Pihaknya juga telah melakukan takziah ke rumah duka.
&quot;BPPH MPC PP Kota Bekasi mengucapkan belasungkawa yang sedalam dalamnya kepada istri korban, keluarga dan dua anak Perempuan korban yang masih kecil,&quot; ucapnya.
Sebelumnya, Polisi menangkap 39 orang buntut bentrokan ormas di Kota Bekasi. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan sisanya dikenakan wajib lapor.Kapolres Metro Bekasi, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, mengatakan bentrokan tersebut berawal dari kericuhan yang terjadi di sekitar Polsek Setu, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tersebut dipicu permasalahan leasing dan pelanggan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Program Jakarta Beraksi Didukung MNC Peduli, 18 Anak Stunting di Jakpus Mulai Membaik

Saat itu, pihak leasing ingin menarik kendaraan dari nasabahnya, namun pelanggan itu justru melibatkan ormas. Belakangan, salah satu dari pihak leasing juga menggaet ormas.
&quot;Itu awalnya itu (kesalahpahaman antara leasing dan pelanggan) ya, kemudian pemegang unit kendaraan memanggil dari ormas, kemudian ternyata satu dari pihak leasing ini merupakan teman atau anggota salah satu dari ormas (lainnya),&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>


BEKASI - Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Bekasi Antoni berharap peristiwa yang menewaskan salah satu anggotanya agar tak terulang. Pihaknya pun akan mengawal kasus ini hingga tuntas.
&quot;Semoga Kejadian ini tidak terulang kembali di masa-masa yang akan datang, namun penegakan hukum harus ditegakkan di wilayah Hukum Kota Bekasi,&quot; ucap Antoni dalam keterangan, Senin (25/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Rasakan Gas Air Mata saat Bentrokan Ormas di Bekasi, Saksi: Anak Saya Nangis

Dirinya percaya proses hukum ini akan berjalan secara transparan. Pihaknya juga mengapresiasi atas penetapan tiga orang tersangka atas kasus ini.
&quot;Kami sangat yakin proses ini akan transparan cepat dan memenuhi rasa keadilan dan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Polres Metro Bekasi Kota dan jajaran yang telah bekerja maksimal,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polsek Mampang Sinergi dengan Ormas Jaga Keamanan Jelang Pemilu 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia mengatakan, atas peristiwa itu seluruh anggota PP merasakan duka yang mendalam. Pihaknya juga telah melakukan takziah ke rumah duka.
&quot;BPPH MPC PP Kota Bekasi mengucapkan belasungkawa yang sedalam dalamnya kepada istri korban, keluarga dan dua anak Perempuan korban yang masih kecil,&quot; ucapnya.
Sebelumnya, Polisi menangkap 39 orang buntut bentrokan ormas di Kota Bekasi. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan sisanya dikenakan wajib lapor.Kapolres Metro Bekasi, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, mengatakan bentrokan tersebut berawal dari kericuhan yang terjadi di sekitar Polsek Setu, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tersebut dipicu permasalahan leasing dan pelanggan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Program Jakarta Beraksi Didukung MNC Peduli, 18 Anak Stunting di Jakpus Mulai Membaik

Saat itu, pihak leasing ingin menarik kendaraan dari nasabahnya, namun pelanggan itu justru melibatkan ormas. Belakangan, salah satu dari pihak leasing juga menggaet ormas.
&quot;Itu awalnya itu (kesalahpahaman antara leasing dan pelanggan) ya, kemudian pemegang unit kendaraan memanggil dari ormas, kemudian ternyata satu dari pihak leasing ini merupakan teman atau anggota salah satu dari ormas (lainnya),&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
