<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan 1.500 Meter di Atas Puncak</title><description>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.500 meter di atas puncak.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/25/340/2889004/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-tinggi-letusan-1-500-meter-di-atas-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/25/340/2889004/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-tinggi-letusan-1-500-meter-di-atas-puncak"/><item><title>Gunung Ibu Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan 1.500 Meter di Atas Puncak</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/25/340/2889004/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-tinggi-letusan-1-500-meter-di-atas-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/25/340/2889004/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-tinggi-letusan-1-500-meter-di-atas-puncak</guid><pubDate>Senin 25 September 2023 08:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/25/340/2889004/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-tinggi-letusan-1-500-meter-di-atas-puncak-Gn5ncK0g7m.png" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/25/340/2889004/gunung-ibu-erupsi-pagi-ini-tinggi-letusan-1-500-meter-di-atas-puncak-Gn5ncK0g7m.png</image><title>Ilustrasi/Foto: Istimewa</title></images><description>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNC8xLzE3MDYwMC81L3g4bzI4Y3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA -&amp;nbsp;Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pagi ini, Senin 25 September 2023, pukul 07.12 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.500 meter di atas puncak.



&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Senin, 25 September 2023, pukul 07:12 WIT. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2825 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Ahmad Basuki dalam keterangannya, Senin (25/9/2023).


&amp;nbsp;BACA JUGA:

2 WNI Disekap Perusahaan Online Scam di Kamboja, 1 Korban Perempuan


Ahmad mengatakan abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 96 detik.



Sementara itu, Ahmad meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.


BACA JUGA:
Siskaeee Diperiksa soal Pemeran Film Porno Indonesia, Kembali Mangkir?

&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.

</description><content:encoded>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNC8xLzE3MDYwMC81L3g4bzI4Y3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA -&amp;nbsp;Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pagi ini, Senin 25 September 2023, pukul 07.12 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1.500 meter di atas puncak.



&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Senin, 25 September 2023, pukul 07:12 WIT. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1500 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2825 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Ahmad Basuki dalam keterangannya, Senin (25/9/2023).


&amp;nbsp;BACA JUGA:

2 WNI Disekap Perusahaan Online Scam di Kamboja, 1 Korban Perempuan


Ahmad mengatakan abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 96 detik.



Sementara itu, Ahmad meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.


BACA JUGA:
Siskaeee Diperiksa soal Pemeran Film Porno Indonesia, Kembali Mangkir?

&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.

</content:encoded></item></channel></rss>
