<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emak-Emak Antre Pembagian Beras Berjam-jam di Mandailing Natal</title><description>Untuk memperolah jatah beras 10 kilogram, para emak-emak ini harus rela mengantre hingga lebih dari 3 jam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/25/608/2889264/emak-emak-antre-pembagian-beras-berjam-jam-di-mandailing-natal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/25/608/2889264/emak-emak-antre-pembagian-beras-berjam-jam-di-mandailing-natal"/><item><title>Emak-Emak Antre Pembagian Beras Berjam-jam di Mandailing Natal</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/25/608/2889264/emak-emak-antre-pembagian-beras-berjam-jam-di-mandailing-natal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/25/608/2889264/emak-emak-antre-pembagian-beras-berjam-jam-di-mandailing-natal</guid><pubDate>Senin 25 September 2023 14:16 WIB</pubDate><dc:creator> Ahmad Husein Lubis</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/25/608/2889264/emak-emak-antre-pembagian-beras-di-mandailing-natal-zXMQWrd1UX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emak-Emak antre beras di Kantor Pos</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/25/608/2889264/emak-emak-antre-pembagian-beras-di-mandailing-natal-zXMQWrd1UX.jpg</image><title>Emak-Emak antre beras di Kantor Pos</title></images><description>


MADINA - Sebanyak ratusan emak-emak menyerbu Kantor Pos Siabu, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, untuk menerima bantuan beras pemerintah yang mulai dibagikan sebagai upaya meringankan beban warga miskin yang kesulitan membeli beras di tengah melambungnya harga beras saat ini.
Untuk memperolah jatah beras 10 kilogram, para emak-emak ini harus rela mengantre hingga lebih dari 3 jam.
Sejak pagi hari, ratusan warga yang didominasi emak-emak ini sudah memadati kantor Pos Siabu, demi mendapatkan bantuan beras pemerintah yang mulai disalurkan pihak kantor pos.

BACA JUGA:
Andy Gunawan Ubah Nama Jadi Awan Senna, Tandai Awal Karier dengan Single Lebih Baik Sendiri

Pihak kantor pos telah menyiapkan 3 loket pembagian beras namun warga tetap harus mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan jatah 10 kilogram beras per rumah tangga.

BACA JUGA:
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Warga Pulau Rempang

Salah seorang warga, Halimah mengaku meski telah mengantre hingga lebih dari 3 jam, namun dirinya belum juga menerima beras karena masih menunggu giliran.
Bantuan beras kali ini dirasakan warga sangat membantu karena harga beras yang masih tinggi mencapai Rp15 ribu hingga Rp17 ribu rupiah per kilogram.Kepala Kantor Pos Siabu Maerul Saldi mengatakan bahwa pembagian beras ini berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan ditargetkan selesai dalam waktu 4 hari.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sebabkan Gangguan Suplai Listrik Jawa-Bali, Polisi dan PLN Razia Layangan

&quot;Warga penerima bantuan beras adalah mereka yang sudah didata sebelumnya dengan dilengkapi persyaratan membawa KTP dan Kartu Keluarga,&quot; ujarnya, Senin (9/25/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil Asian Games 2023: Indonesia Tambah 1 Medali Perunggu dari Cabor Menembak

Saat ini kantor Pos Siabu ditugaskan menyalurkan beras bantuan pemerintah ini bagi 5 ribu lebih keluarga penerima manfaat yang berada di 3 kecamatan di Madina.</description><content:encoded>


MADINA - Sebanyak ratusan emak-emak menyerbu Kantor Pos Siabu, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, untuk menerima bantuan beras pemerintah yang mulai dibagikan sebagai upaya meringankan beban warga miskin yang kesulitan membeli beras di tengah melambungnya harga beras saat ini.
Untuk memperolah jatah beras 10 kilogram, para emak-emak ini harus rela mengantre hingga lebih dari 3 jam.
Sejak pagi hari, ratusan warga yang didominasi emak-emak ini sudah memadati kantor Pos Siabu, demi mendapatkan bantuan beras pemerintah yang mulai disalurkan pihak kantor pos.

BACA JUGA:
Andy Gunawan Ubah Nama Jadi Awan Senna, Tandai Awal Karier dengan Single Lebih Baik Sendiri

Pihak kantor pos telah menyiapkan 3 loket pembagian beras namun warga tetap harus mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan jatah 10 kilogram beras per rumah tangga.

BACA JUGA:
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Warga Pulau Rempang

Salah seorang warga, Halimah mengaku meski telah mengantre hingga lebih dari 3 jam, namun dirinya belum juga menerima beras karena masih menunggu giliran.
Bantuan beras kali ini dirasakan warga sangat membantu karena harga beras yang masih tinggi mencapai Rp15 ribu hingga Rp17 ribu rupiah per kilogram.Kepala Kantor Pos Siabu Maerul Saldi mengatakan bahwa pembagian beras ini berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan ditargetkan selesai dalam waktu 4 hari.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sebabkan Gangguan Suplai Listrik Jawa-Bali, Polisi dan PLN Razia Layangan

&quot;Warga penerima bantuan beras adalah mereka yang sudah didata sebelumnya dengan dilengkapi persyaratan membawa KTP dan Kartu Keluarga,&quot; ujarnya, Senin (9/25/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil Asian Games 2023: Indonesia Tambah 1 Medali Perunggu dari Cabor Menembak

Saat ini kantor Pos Siabu ditugaskan menyalurkan beras bantuan pemerintah ini bagi 5 ribu lebih keluarga penerima manfaat yang berada di 3 kecamatan di Madina.</content:encoded></item></channel></rss>
