<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekonstruksi Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum Paspampres Tertutup di Pomdam Jaya, Hotman Paris Hadir</title><description>Danpomdam Jaya, Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar membenarkan proses rekonstruksi yang berlangsung tertutup.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889789/rekonstruksi-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-tertutup-di-pomdam-jaya-hotman-paris-hadir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889789/rekonstruksi-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-tertutup-di-pomdam-jaya-hotman-paris-hadir"/><item><title>Rekonstruksi Pembunuhan Imam Masykur oleh Oknum Paspampres Tertutup di Pomdam Jaya, Hotman Paris Hadir</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889789/rekonstruksi-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-tertutup-di-pomdam-jaya-hotman-paris-hadir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889789/rekonstruksi-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-tertutup-di-pomdam-jaya-hotman-paris-hadir</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2889789/rekonstruksi-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-tertutup-di-pomdam-jaya-hotman-paris-hadir-xjTnlAItw3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Praka Riswandi Manik Oknum Paspampres yang Aniaya Warga hingga Tewas/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2889789/rekonstruksi-pembunuhan-imam-masykur-oleh-oknum-paspampres-tertutup-di-pomdam-jaya-hotman-paris-hadir-xjTnlAItw3.jpg</image><title>Praka Riswandi Manik Oknum Paspampres yang Aniaya Warga hingga Tewas/ist</title></images><description>


JAKARTA - Rekonstruksi kasus dugaan penculikan hingga pembunuhan seorang pemuda asal Aceh bernama Imam Masykur oleh tiga oknum anggota TNI digelar di Pomdam Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Danpomdam Jaya, Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar membenarkan proses rekonstruksi yang berlangsung tertutup.
&quot;Iya betul tapi (rekonstruksi) tertutup,&quot; kata Kolonel Irsyad saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Hasil Autopsi, Imam Masykur Korban Penganiayaan Paspampres Tewas Akibat Pendarahan Otak

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi proses rekonstruksi tidak diperkenankan untuk diambil gambar oleh awak media yang telah hadir sejak pagi. Rekonstruksi dilaksanakan di area kompleks Mapomdam Jaya Guntur.
Sementara itu, terlihat pengacara kondang Hotman Paris hadir mendampingi pihak keluarga di lokasi rekonstruksi.

BACA JUGA:
Paspampres Bunuh Warga Aceh, Panglima TNI: Atas Nama Prajurit Saya Minta Maaf ke Rakyat Indonesia

&quot;Jadi rekonstruksi penganiayaan menimbulkan kematian atas seorang pemuda Aceh akan dilaksanakan hari ini tanggal 26 (September). Ini sudah pada hadir ada auditor militer, dari Pomdam, semua sudah ada akan dilakukan di Pomdam Jaya di Jalan Guntur. Penyidiknya semua sudah ada,&quot; ucap Hotman dalam laman Instagram @hotmanparisofficial.
Sekadar informasi, Imam Masykur (25), warga Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh, tewas diduga diculik dan dianiaya oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Jasad korban ditemukan di Karawang, Jawa Barat.Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengaku prihatin dan bakal mengawal kasus oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap warga asal Aceh hingga tewas.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono, beberapa waktu lalu .
Julius juga menyebut pelaku terancam dipecat dari TNI bila terbukti melakukan penganiayaan sekaligus pembunuhan.</description><content:encoded>


JAKARTA - Rekonstruksi kasus dugaan penculikan hingga pembunuhan seorang pemuda asal Aceh bernama Imam Masykur oleh tiga oknum anggota TNI digelar di Pomdam Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Danpomdam Jaya, Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar membenarkan proses rekonstruksi yang berlangsung tertutup.
&quot;Iya betul tapi (rekonstruksi) tertutup,&quot; kata Kolonel Irsyad saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Hasil Autopsi, Imam Masykur Korban Penganiayaan Paspampres Tewas Akibat Pendarahan Otak

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi proses rekonstruksi tidak diperkenankan untuk diambil gambar oleh awak media yang telah hadir sejak pagi. Rekonstruksi dilaksanakan di area kompleks Mapomdam Jaya Guntur.
Sementara itu, terlihat pengacara kondang Hotman Paris hadir mendampingi pihak keluarga di lokasi rekonstruksi.

BACA JUGA:
Paspampres Bunuh Warga Aceh, Panglima TNI: Atas Nama Prajurit Saya Minta Maaf ke Rakyat Indonesia

&quot;Jadi rekonstruksi penganiayaan menimbulkan kematian atas seorang pemuda Aceh akan dilaksanakan hari ini tanggal 26 (September). Ini sudah pada hadir ada auditor militer, dari Pomdam, semua sudah ada akan dilakukan di Pomdam Jaya di Jalan Guntur. Penyidiknya semua sudah ada,&quot; ucap Hotman dalam laman Instagram @hotmanparisofficial.
Sekadar informasi, Imam Masykur (25), warga Gampong Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh, tewas diduga diculik dan dianiaya oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Jasad korban ditemukan di Karawang, Jawa Barat.Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengaku prihatin dan bakal mengawal kasus oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap warga asal Aceh hingga tewas.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono, beberapa waktu lalu .
Julius juga menyebut pelaku terancam dipecat dari TNI bila terbukti melakukan penganiayaan sekaligus pembunuhan.</content:encoded></item></channel></rss>
