<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krishna Murti Ungkap Fakta Mengejutkan Penculikan WNI Cantik di Malaysia</title><description>Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur (KL) pun langsung bergerak cepat menanggapi laporan ini.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889842/krishna-murti-ungkap-fakta-mengejutkan-penculikan-wni-cantik-di-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889842/krishna-murti-ungkap-fakta-mengejutkan-penculikan-wni-cantik-di-malaysia"/><item><title>Krishna Murti Ungkap Fakta Mengejutkan Penculikan WNI Cantik di Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889842/krishna-murti-ungkap-fakta-mengejutkan-penculikan-wni-cantik-di-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889842/krishna-murti-ungkap-fakta-mengejutkan-penculikan-wni-cantik-di-malaysia</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2889842/krishna-murti-ungkap-fakta-mengejutkan-penculikan-wni-cantik-di-malaysia-jvR6sa7oNz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WNI Diculik di Malaysia/Ilustrasi Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2889842/krishna-murti-ungkap-fakta-mengejutkan-penculikan-wni-cantik-di-malaysia-jvR6sa7oNz.jpg</image><title>WNI Diculik di Malaysia/Ilustrasi Freepik</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy82LzE3MDU2Ni81L3g4bzFtdzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti mengungkapkan fakta terbaru soal penculikan Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia. Menurutnya, penculikan tersebut bermotif urusan bisnis.
&quot;Dia bukan penculikan yang murni minta tebusan ya, ini ada latar belakang lain urusan bisnis antara pelaku dengan keluarga korban, suami korban,&quot; kata Krishna di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Update Penculikan WNI di Malaysia, Berhasil Diselamatkan dan Kondisi Baik

Hal itu, kata Krishna berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada aparat kepolisian di Indonesia. Namun, Krishna memastikan, WNI itu sudah selamat dan dikembalikan ke tanah air.
&quot;Nanti kita tindaklanjuti semuanya. Sedang dikordinasikan dengan otoritas Malaysia. Ya kan kita tidak tahu bisnisnya apa. Yang tau, polisi Malaysia, lagi didalami lagi cek, mereka belum detail ngasih. Kita belum dapat akses masuk ke pelaku,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Praka Riswandi Manik Lakukan Penculikan Lain, TNI AD Minta Korban Melapor

Sekadar diketahui, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Medan dilaporkan diculik di Malaysia. WNI berjenis kelamin wanita ini diketahui dikurung, dan disiksa oleh sekelompok pria selama 10 hari di sejumlah lokasi berbeda di beberapa negara bagian saat diculik.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur (KL) pun langsung bergerak cepat menanggapi laporan ini.
KBRI melaporkan pada 14 September 2023, KBRI KL menerima pengaduan penculikan dan penyiksaan terhadap seorang WNI dengan inisial F. KBRI segera lakukan pendalaman atas laporan tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan melaporkannya ke PDRM (Kepolisian Malaysia).



Paska penyelidikan PDRM, penculikan dan penyiksaan tersebut terkonfirmasi terjadi di wilayah Penang. Melalui koordinasi erat antara KBRI KL, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang serta kerja sama erat dengan Kepolisian Malaysia, Sdri. F berhasil diselamatkan pada 15 September 2023.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy82LzE3MDU2Ni81L3g4bzFtdzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti mengungkapkan fakta terbaru soal penculikan Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia. Menurutnya, penculikan tersebut bermotif urusan bisnis.
&quot;Dia bukan penculikan yang murni minta tebusan ya, ini ada latar belakang lain urusan bisnis antara pelaku dengan keluarga korban, suami korban,&quot; kata Krishna di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Update Penculikan WNI di Malaysia, Berhasil Diselamatkan dan Kondisi Baik

Hal itu, kata Krishna berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada aparat kepolisian di Indonesia. Namun, Krishna memastikan, WNI itu sudah selamat dan dikembalikan ke tanah air.
&quot;Nanti kita tindaklanjuti semuanya. Sedang dikordinasikan dengan otoritas Malaysia. Ya kan kita tidak tahu bisnisnya apa. Yang tau, polisi Malaysia, lagi didalami lagi cek, mereka belum detail ngasih. Kita belum dapat akses masuk ke pelaku,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Praka Riswandi Manik Lakukan Penculikan Lain, TNI AD Minta Korban Melapor

Sekadar diketahui, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Medan dilaporkan diculik di Malaysia. WNI berjenis kelamin wanita ini diketahui dikurung, dan disiksa oleh sekelompok pria selama 10 hari di sejumlah lokasi berbeda di beberapa negara bagian saat diculik.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur (KL) pun langsung bergerak cepat menanggapi laporan ini.
KBRI melaporkan pada 14 September 2023, KBRI KL menerima pengaduan penculikan dan penyiksaan terhadap seorang WNI dengan inisial F. KBRI segera lakukan pendalaman atas laporan tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan melaporkannya ke PDRM (Kepolisian Malaysia).



Paska penyelidikan PDRM, penculikan dan penyiksaan tersebut terkonfirmasi terjadi di wilayah Penang. Melalui koordinasi erat antara KBRI KL, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang serta kerja sama erat dengan Kepolisian Malaysia, Sdri. F berhasil diselamatkan pada 15 September 2023.

</content:encoded></item></channel></rss>
