<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Batas Usia Capres-Cawapres, Mahfud MD: MK Terlalu Lama Memutus</title><description>Menurutnya yang berhak menentukan adalah positif legislator dalam hal ini DPR dan Pemerintah</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889874/soal-batas-usia-capres-cawapres-mahfud-md-mk-terlalu-lama-memutus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889874/soal-batas-usia-capres-cawapres-mahfud-md-mk-terlalu-lama-memutus"/><item><title>Soal Batas Usia Capres-Cawapres, Mahfud MD: MK Terlalu Lama Memutus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889874/soal-batas-usia-capres-cawapres-mahfud-md-mk-terlalu-lama-memutus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889874/soal-batas-usia-capres-cawapres-mahfud-md-mk-terlalu-lama-memutus</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2889874/soal-batas-usia-capres-cawapres-mahfud-md-mk-terlalu-lama-memutus-SuffyN0H8s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD bicara soal batas usia Capres - Cawapres/Foto: Raka Dwi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2889874/soal-batas-usia-capres-cawapres-mahfud-md-mk-terlalu-lama-memutus-SuffyN0H8s.jpg</image><title>Mahfud MD bicara soal batas usia Capres - Cawapres/Foto: Raka Dwi </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNS8xLzE3MTE0My81L3g4b2Fwazg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa, aturan batas usia Capres-Cawapres merupakan kebijakan hukum yang sifatnya terbuka atau open legal policy. Menurutnya yang berhak menentukan adalah positif legislator dalam hal ini DPR dan Pemerintah.

&quot;Soal batas usia calon presiden dan wakil presiden baik minimal 35 tahun atau maksimal 70 tahun, menurut saya itu open legal policy yang menentukan itu adalah positif legislator. Legislator itu DPR dan pemerintah,&quot; kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahfud MD Tegaskan Hakim Konstitusi Tak Boleh Diintervensi Putus Gugatan Batas Usia Cawapres

Mahfud menjelaskan bahwa, Mahkamah Konstitusi (MK) termasuk ke dalam negative legislator yang artinya hanya membatalkan. Menurutnya MK tidak boleh membatalkan sesuatu yang tidak dilarang oleh konstitusi.

&quot;Nah kalau itu dipersoalkan, minimal harus 35 maksimal 70 itu siapa yang boleh menetapkan? itu bukan MK. itu open legal policy artinya harus DPR. itu teori hukumnya. Ketika MK lahir pertama kali di Austria tahun 1920 Hans Kelsen membentuk pengadilan dengan dalil MK itu adalah negative legislator sedangkan parlemen adalah positif legislator. Dia yang membuat, MK yang membatalkan kalau salah. Itu aja yang saya jelaskan dan kita tidak boleh mengintervensi mahkamah konsitusi. ilmu ini sudah diketahui oleh semua hakim konstitusi,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Kembali Tegaskan Urusan Capres dan Cawapres Bukan Urusan Presiden

Maka dari itu, Mantan Ketua MK itu berharap semua pihak untuk tidak mengintervensi MK dalam memutuskan gugatan batas minimal dan maksimal umur Capres-Cawapres. Meski begitu, dirinya berharap MK dapat segera memutuskan secara cepat gugatan tersebut.

&quot;Sehingga kita tidak boleh mengintervensi biar dia melihat sendiri apakah benar ini open legal policy atau nggak. kalau ini tidak open legal policy ada masalah yang harus segera diselesaikan apa alasannya. Itu harus jelas nanti di dalam putusannya. Menurut saya sederhana sih kok terlalu lama memutus,&quot; kata Mahfud.


</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNS8xLzE3MTE0My81L3g4b2Fwazg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa, aturan batas usia Capres-Cawapres merupakan kebijakan hukum yang sifatnya terbuka atau open legal policy. Menurutnya yang berhak menentukan adalah positif legislator dalam hal ini DPR dan Pemerintah.

&quot;Soal batas usia calon presiden dan wakil presiden baik minimal 35 tahun atau maksimal 70 tahun, menurut saya itu open legal policy yang menentukan itu adalah positif legislator. Legislator itu DPR dan pemerintah,&quot; kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahfud MD Tegaskan Hakim Konstitusi Tak Boleh Diintervensi Putus Gugatan Batas Usia Cawapres

Mahfud menjelaskan bahwa, Mahkamah Konstitusi (MK) termasuk ke dalam negative legislator yang artinya hanya membatalkan. Menurutnya MK tidak boleh membatalkan sesuatu yang tidak dilarang oleh konstitusi.

&quot;Nah kalau itu dipersoalkan, minimal harus 35 maksimal 70 itu siapa yang boleh menetapkan? itu bukan MK. itu open legal policy artinya harus DPR. itu teori hukumnya. Ketika MK lahir pertama kali di Austria tahun 1920 Hans Kelsen membentuk pengadilan dengan dalil MK itu adalah negative legislator sedangkan parlemen adalah positif legislator. Dia yang membuat, MK yang membatalkan kalau salah. Itu aja yang saya jelaskan dan kita tidak boleh mengintervensi mahkamah konsitusi. ilmu ini sudah diketahui oleh semua hakim konstitusi,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Kembali Tegaskan Urusan Capres dan Cawapres Bukan Urusan Presiden

Maka dari itu, Mantan Ketua MK itu berharap semua pihak untuk tidak mengintervensi MK dalam memutuskan gugatan batas minimal dan maksimal umur Capres-Cawapres. Meski begitu, dirinya berharap MK dapat segera memutuskan secara cepat gugatan tersebut.

&quot;Sehingga kita tidak boleh mengintervensi biar dia melihat sendiri apakah benar ini open legal policy atau nggak. kalau ini tidak open legal policy ada masalah yang harus segera diselesaikan apa alasannya. Itu harus jelas nanti di dalam putusannya. Menurut saya sederhana sih kok terlalu lama memutus,&quot; kata Mahfud.


</content:encoded></item></channel></rss>
