<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Sosok Istri Soekarno yang Paling Setia hingga Napas Terakhir</title><description>Namun, di antara banyak istri tersebut, ada satu nama yang disebut sebagai yang paling setia mendampingi sang proklamator
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889894/ini-sosok-istri-soekarno-yang-paling-setia-hingga-napas-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889894/ini-sosok-istri-soekarno-yang-paling-setia-hingga-napas-terakhir"/><item><title>Ini Sosok Istri Soekarno yang Paling Setia hingga Napas Terakhir</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889894/ini-sosok-istri-soekarno-yang-paling-setia-hingga-napas-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2889894/ini-sosok-istri-soekarno-yang-paling-setia-hingga-napas-terakhir</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2889894/ini-sosok-istri-soekarno-yang-paling-setia-hingga-napas-terakhir-fEDwzzgjZV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hartini, sosok istri Soekarno yang paling setia/Foto: Perpusnas </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2889894/ini-sosok-istri-soekarno-yang-paling-setia-hingga-napas-terakhir-fEDwzzgjZV.jpg</image><title>Hartini, sosok istri Soekarno yang paling setia/Foto: Perpusnas </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOS8xLzE3MDg2Ny81L3g4bzZkamg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden pertama Indonesia, Soekarno, dikenal memiliki banyak istri. Namun, di antara banyak istri tersebut, ada satu nama yang disebut sebagai yang paling setia mendampingi sang proklamator.

Ia adalah Hartini Soekarno, yang memiliki nama asli Siti Suhartini. Hartini merupakan istri keempat dari &quot;Putra sang Fajar&quot;. Mereka menikah pada 7 Juli tahun 1953.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Benarkah Ada Keterlibatan Ir Soekarno dalam Peristiwa G30S PKI?

Hartini disebut-sebut sebagai istri Soekarno yang paling setia karena menemani Soekarno hingga akhir hayatnya.

Hartini lahir pada tanggal 20 September 1924 di Jakarta. Ia merupakan anak kedua dari pasangan Osan Murawi dan Mairah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Inilah Profil Toto Suryawan Soekarnoputra Anak Presiden Soekarno yang Jarang Terdengar

Hartini lulus SD di Malang dan melanjutkan sekolah di Nijverheidsschool (Sekolah Kepandaian Putri) Bandung.

Pada tahun 1952, Hartini dan Soekarno bertemu di Salatiga. Saat itu Soekarno, dalam perjalanan menuju Yogyakarta untuk meresmikan Masjid Syuhada.

Satu tahun kemudian Hartini dan Soekarno bertemu saat peresmian teater terbuka Ramayana di Candi Prambanan. Hubungan mereka semakin akrab karena Soekarno sering mengirim surat kepada Hartini melalui temannya menggunakan nama samaran &amp;lsquo;Srihana&amp;rsquo;.



Akhirnya di tahun 1953, Soekarno meminta izin kepada istrinya Fatmawati untuk menikahi Hartini. Fatmawati pun memberikan izin namun, tindakan Bung Karno ini mendapatkan protes dari berbagai organisasi wanita yang dimotori Perwari yang anti poligami.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Oknum TNI Pembunuh Imam Masykur Ternyata Sudah 14 Kali Siksa dan Culik Orang



Pernikahan pun tetap dilaksanakan di Istana Cipanas. Hartini merupakan seorang yang sangat berpengaruh saat Soekarno terpuruk karena gejolak revolusi menerjang Indonesia.



Setelah Bung Karno turun dari jabatannnya sebagai presiden, Hartini tetap setia untuk mendukungnya. Walaupun Soekarno menikahi wanita lain, ia tetap setia dan menerima keadaan dengan lapang dada. Bahkan ia menemani Bung Karno hingga akhir hayatnya.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOS8xLzE3MDg2Ny81L3g4bzZkamg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden pertama Indonesia, Soekarno, dikenal memiliki banyak istri. Namun, di antara banyak istri tersebut, ada satu nama yang disebut sebagai yang paling setia mendampingi sang proklamator.

Ia adalah Hartini Soekarno, yang memiliki nama asli Siti Suhartini. Hartini merupakan istri keempat dari &quot;Putra sang Fajar&quot;. Mereka menikah pada 7 Juli tahun 1953.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Benarkah Ada Keterlibatan Ir Soekarno dalam Peristiwa G30S PKI?

Hartini disebut-sebut sebagai istri Soekarno yang paling setia karena menemani Soekarno hingga akhir hayatnya.

Hartini lahir pada tanggal 20 September 1924 di Jakarta. Ia merupakan anak kedua dari pasangan Osan Murawi dan Mairah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Inilah Profil Toto Suryawan Soekarnoputra Anak Presiden Soekarno yang Jarang Terdengar

Hartini lulus SD di Malang dan melanjutkan sekolah di Nijverheidsschool (Sekolah Kepandaian Putri) Bandung.

Pada tahun 1952, Hartini dan Soekarno bertemu di Salatiga. Saat itu Soekarno, dalam perjalanan menuju Yogyakarta untuk meresmikan Masjid Syuhada.

Satu tahun kemudian Hartini dan Soekarno bertemu saat peresmian teater terbuka Ramayana di Candi Prambanan. Hubungan mereka semakin akrab karena Soekarno sering mengirim surat kepada Hartini melalui temannya menggunakan nama samaran &amp;lsquo;Srihana&amp;rsquo;.



Akhirnya di tahun 1953, Soekarno meminta izin kepada istrinya Fatmawati untuk menikahi Hartini. Fatmawati pun memberikan izin namun, tindakan Bung Karno ini mendapatkan protes dari berbagai organisasi wanita yang dimotori Perwari yang anti poligami.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Oknum TNI Pembunuh Imam Masykur Ternyata Sudah 14 Kali Siksa dan Culik Orang



Pernikahan pun tetap dilaksanakan di Istana Cipanas. Hartini merupakan seorang yang sangat berpengaruh saat Soekarno terpuruk karena gejolak revolusi menerjang Indonesia.



Setelah Bung Karno turun dari jabatannnya sebagai presiden, Hartini tetap setia untuk mendukungnya. Walaupun Soekarno menikahi wanita lain, ia tetap setia dan menerima keadaan dengan lapang dada. Bahkan ia menemani Bung Karno hingga akhir hayatnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
