<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Ilham Aidit, Anak Kandung DN Aidit yang Sering Dibully saat Sekolah</title><description>DN Aidit sendiri meninggalkan seorang istri dan lima orang anak, yang salah satunya adalah Ilham Aidit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2890104/profil-ilham-aidit-anak-kandung-dn-aidit-yang-sering-dibully-saat-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2890104/profil-ilham-aidit-anak-kandung-dn-aidit-yang-sering-dibully-saat-sekolah"/><item><title>Profil Ilham Aidit, Anak Kandung DN Aidit yang Sering Dibully saat Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2890104/profil-ilham-aidit-anak-kandung-dn-aidit-yang-sering-dibully-saat-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/26/337/2890104/profil-ilham-aidit-anak-kandung-dn-aidit-yang-sering-dibully-saat-sekolah</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>Diana Aslamiyyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2890104/profil-ilham-aidit-anak-kandung-dn-aidit-yang-sering-dibully-saat-sekolah-BvqDdeKsjw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Profil Ilham Aidit, Anak Kandung DN Aidit. Foto: Ant/Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/337/2890104/profil-ilham-aidit-anak-kandung-dn-aidit-yang-sering-dibully-saat-sekolah-BvqDdeKsjw.jpg</image><title>Profil Ilham Aidit, Anak Kandung DN Aidit. Foto: Ant/Ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8zMS8xLzE0NjU0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Dipa Nusantara Aidit atau yang lebih dikenal dengan DN Aidit merupakan pimpinan dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia menerima hukuman mati setelah diduga sebagai otak utama dari peristiwa G30S PKI. Ia dieksekusi pada bulan November 1965.
DN Aidit sendiri meninggalkan seorang istri dan lima orang anak, yang salah satunya adalah Ilham Aidit.

BACA JUGA:
Menelusuri Jejak DN Aidit, Dalang Pembantaian Jenderal TNI AD saat G30SPKI

Dilansir beragam sumber, Selasa (26/9/2023) Ilham Aidit dilahirkan pada 18 Mei 1959. Ia merupakan anak keempat dari DN Aidit dan istrinya yang bernama dr. Soetanti. Ilham terlahir kembar bersama saudaranya yang bernama Irfan Aidit.
Ilham merupakan seorang pegawai sipil dan arsitek lulusan Teknik Arsitektur Universitas Katholik Parahyangan, Bandung. Ia juga menjadi seorang pemrakarsa sekaligus pendiri dari Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB).

BACA JUGA:
Profil Murad Aidit, Adik Kandung DN Aidit yang Pernah Ditahan 16 Tahun di Pulau Buru

Saat peristiwa G30S PKI, Ilham baru berusia 6,5 tahun. Setelah ayahnya dibawa pergi oleh tiga orang tentara, Ilham dan saudaranya yang lain berada dibawah asuhan kakeknya sebab ibunya, Soetanti, pergi tanpa pamit.Hidupnya pun tak sama seperti yang lalu setelah peristiwa itu terjadi. Ia kerap dirundung oleh teman-temannya dengan sebutan 'Adit Gantung' saat dirinya menempuh pendidikan di jenjang SMP. Hal ini kemudian menjadikan dirinya kerap berkelahi.

Ilham sendiri sempat berusaha keras untuk menyembunyikan nama belakangnya, yakni Aidit. Baru pada tahun 2003, Ilham mulai menuliskan nama lengkapnya dengan Ilham Aidit.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8zMS8xLzE0NjU0NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Dipa Nusantara Aidit atau yang lebih dikenal dengan DN Aidit merupakan pimpinan dari Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia menerima hukuman mati setelah diduga sebagai otak utama dari peristiwa G30S PKI. Ia dieksekusi pada bulan November 1965.
DN Aidit sendiri meninggalkan seorang istri dan lima orang anak, yang salah satunya adalah Ilham Aidit.

BACA JUGA:
Menelusuri Jejak DN Aidit, Dalang Pembantaian Jenderal TNI AD saat G30SPKI

Dilansir beragam sumber, Selasa (26/9/2023) Ilham Aidit dilahirkan pada 18 Mei 1959. Ia merupakan anak keempat dari DN Aidit dan istrinya yang bernama dr. Soetanti. Ilham terlahir kembar bersama saudaranya yang bernama Irfan Aidit.
Ilham merupakan seorang pegawai sipil dan arsitek lulusan Teknik Arsitektur Universitas Katholik Parahyangan, Bandung. Ia juga menjadi seorang pemrakarsa sekaligus pendiri dari Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB).

BACA JUGA:
Profil Murad Aidit, Adik Kandung DN Aidit yang Pernah Ditahan 16 Tahun di Pulau Buru

Saat peristiwa G30S PKI, Ilham baru berusia 6,5 tahun. Setelah ayahnya dibawa pergi oleh tiga orang tentara, Ilham dan saudaranya yang lain berada dibawah asuhan kakeknya sebab ibunya, Soetanti, pergi tanpa pamit.Hidupnya pun tak sama seperti yang lalu setelah peristiwa itu terjadi. Ia kerap dirundung oleh teman-temannya dengan sebutan 'Adit Gantung' saat dirinya menempuh pendidikan di jenjang SMP. Hal ini kemudian menjadikan dirinya kerap berkelahi.

Ilham sendiri sempat berusaha keras untuk menyembunyikan nama belakangnya, yakni Aidit. Baru pada tahun 2003, Ilham mulai menuliskan nama lengkapnya dengan Ilham Aidit.

</content:encoded></item></channel></rss>
