<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Penemuan Jasad Anak Perwira TNI AU Tewas Terbakar di Lanud Halim   </title><description>Kejadian ini terungkap dengan adanya laporan dari saksi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/338/2890294/kronologi-penemuan-jasad-anak-perwira-tni-au-tewas-terbakar-di-lanud-halim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/26/338/2890294/kronologi-penemuan-jasad-anak-perwira-tni-au-tewas-terbakar-di-lanud-halim"/><item><title>Kronologi Penemuan Jasad Anak Perwira TNI AU Tewas Terbakar di Lanud Halim   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/338/2890294/kronologi-penemuan-jasad-anak-perwira-tni-au-tewas-terbakar-di-lanud-halim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/26/338/2890294/kronologi-penemuan-jasad-anak-perwira-tni-au-tewas-terbakar-di-lanud-halim</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 21:27 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/338/2890294/kronologi-penemuan-jasad-anak-perwira-tni-au-tewas-terbakar-di-lanud-halim-XkiunWjiNX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kronologi penemuan jasad anak perwira TNI AU yang tewas terbakar. (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/338/2890294/kronologi-penemuan-jasad-anak-perwira-tni-au-tewas-terbakar-di-lanud-halim-XkiunWjiNX.jpg</image><title>Kronologi penemuan jasad anak perwira TNI AU yang tewas terbakar. (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Timur (Jaktim) Kombes Pol Leonardus Simarmata menceritakan kronologi temuan mayat anak Perwira Menengah (Pamen) TNI AU berinisial CHR (16). Kejadian ini terungkap dengan adanya laporan dari saksi.
Leonardus mengatakan informasi awal&amp;nbsp;dari saksi, telah terjadi peristiwa kebakaran. Kejadian itu menyebabkan&amp;nbsp;korban meninggal dengan kondisi terbakar di Pos Spion (Ujung Landasan 24) Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Minggu (24/9/2023) malam.
&quot;Peristiwa ini memang ada saksi yang mengetahui, dua orang. Dari saksi ini lah yang memberikan informasi, sehingga awalnya informasinya adalah kebakaran,&quot; ucap Leonardus kepada wartawan, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Polisi Temukan Tas Selempang di Tubuh Mayat di Kepulauan Seribu, Ini Isinya

Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih dalam terkait luka yang dialami CHR. Termasuk, menunggu hasil visum dan autopsi serta memeriksa sejumlah saksi.

BACA JUGA:
Identitas Mayat Tanpa Kepala di Lampung Mulai Temukan Titik Terang

&quot;Untuk yang sudah diperiksa sementara ada 5 dan ada tambahan hari ini ada tiga yang akan diperiksa dan total sama hari ini 8,&quot; ujarnya.Kendati demikian, kata Leonardus, pihaknya belum bisa menentukan siapa tersangka. Sehingga, pihaknya mengumpulkan sejumlah CCTV dan menunggu keterangan dokter terkait penyebab kematian CHR.
&quot;Untuk ditetapkan tersangka tadi kan saya sudah jelaskan belum dapat penyebabnya saja kita belum tahu dan untuk mengungkap ini kita butuh scientific crime investigation tidak bisa kita secara cepat dan kita butuh waktu karena dokter belum tahu juga penyebab kematiannya,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Timur (Jaktim) Kombes Pol Leonardus Simarmata menceritakan kronologi temuan mayat anak Perwira Menengah (Pamen) TNI AU berinisial CHR (16). Kejadian ini terungkap dengan adanya laporan dari saksi.
Leonardus mengatakan informasi awal&amp;nbsp;dari saksi, telah terjadi peristiwa kebakaran. Kejadian itu menyebabkan&amp;nbsp;korban meninggal dengan kondisi terbakar di Pos Spion (Ujung Landasan 24) Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Minggu (24/9/2023) malam.
&quot;Peristiwa ini memang ada saksi yang mengetahui, dua orang. Dari saksi ini lah yang memberikan informasi, sehingga awalnya informasinya adalah kebakaran,&quot; ucap Leonardus kepada wartawan, Selasa (26/9/2023).

BACA JUGA:
Polisi Temukan Tas Selempang di Tubuh Mayat di Kepulauan Seribu, Ini Isinya

Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih dalam terkait luka yang dialami CHR. Termasuk, menunggu hasil visum dan autopsi serta memeriksa sejumlah saksi.

BACA JUGA:
Identitas Mayat Tanpa Kepala di Lampung Mulai Temukan Titik Terang

&quot;Untuk yang sudah diperiksa sementara ada 5 dan ada tambahan hari ini ada tiga yang akan diperiksa dan total sama hari ini 8,&quot; ujarnya.Kendati demikian, kata Leonardus, pihaknya belum bisa menentukan siapa tersangka. Sehingga, pihaknya mengumpulkan sejumlah CCTV dan menunggu keterangan dokter terkait penyebab kematian CHR.
&quot;Untuk ditetapkan tersangka tadi kan saya sudah jelaskan belum dapat penyebabnya saja kita belum tahu dan untuk mengungkap ini kita butuh scientific crime investigation tidak bisa kita secara cepat dan kita butuh waktu karena dokter belum tahu juga penyebab kematiannya,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
