<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TPA Kopi Luhur Cirebon Terbakar, Kepulan Asap Tebal Mengarah ke Permukiman</title><description>TPA Kopi Luhur Cirebon Terbakar, Kepulan Asap Tebal Mengarah ke Permukiman
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/525/2889832/tpa-kopi-luhur-cirebon-terbakar-kepulan-asap-tebal-mengarah-ke-permukiman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/26/525/2889832/tpa-kopi-luhur-cirebon-terbakar-kepulan-asap-tebal-mengarah-ke-permukiman"/><item><title>TPA Kopi Luhur Cirebon Terbakar, Kepulan Asap Tebal Mengarah ke Permukiman</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/26/525/2889832/tpa-kopi-luhur-cirebon-terbakar-kepulan-asap-tebal-mengarah-ke-permukiman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/26/525/2889832/tpa-kopi-luhur-cirebon-terbakar-kepulan-asap-tebal-mengarah-ke-permukiman</guid><pubDate>Selasa 26 September 2023 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/26/525/2889832/tpa-kopi-luhur-cirebon-terbakar-kepulan-asap-tebal-mengarah-ke-permukiman-Y28PO5ySMx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TPA Kopi Luhur Cirebon terbakar. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/26/525/2889832/tpa-kopi-luhur-cirebon-terbakar-kepulan-asap-tebal-mengarah-ke-permukiman-Y28PO5ySMx.jpg</image><title>TPA Kopi Luhur Cirebon terbakar. (Ist)</title></images><description>





CIREBON - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, kembali terbakar. Kepulan asap tebal dari gunungan sampah mengganggu jarak pandang mata. Kepulan asap juga sempat mengarah ke area jalan Tol Palimanan-Kanci.


Kepulan asap tebal disertai bau menyengat yang terbawa angin turun ke area pemukiman warga dan sempat mengarah ke jalan tol Palimanan-Kanci. Hal ini mengganggu jarak pandang. Akibatnya, tidak sedikit pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut mengeluh.


Di lokasi TPA, gunungan sampah yang berada di bagian atas masih terdapat bara api.




Untuk mengantisipasi kobaran api yang merambat ke titik gunungan sampah lain, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon menyiagakan petugas gabungan. Selain itu, kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pendinginan.







BACA JUGA:
Dalam 3 Minggu, 5 TPA di Jawa Tengah Alami Kebakaran








Kepala Bidang Pengendalian, Pemadam dan Penyelamatan Kebakaran DPKP Kota Cirebon, Muhammad Luthfi Iqbal mengatakan, kebakaran yang melanda TPA ini terjadi pada Selasa (26/9/2023) sekitar pukul 02.30 WIB.



&quot;Petugas terima laporan sekitar pukul 02.30 WIB, langsung kita kerahkan petugas untuk pemadaman. Hingga pukul 07.00 pagi api sudah dipadamkan, dan hingga pukul 10.30 petugas masih melakukan pendinginan,&quot; katanya, Selasa (26/9/2023).







BACA JUGA:
 TPA di Kampung Buwek Bekasi Masih Terbakar, Lima Unit Mobil Damkar Dikerahkan&amp;nbsp; &amp;nbsp;








Hingga siang ini, Lutfi melanjutkan, kepulan asap tebal masih menyelimuti area TPA hingga mengarah pemukiman warga serta sempat mengarah ke Jalan Tol Palimanan-kanci. Petugas gabungan dari Unsur TNI-Polri, BPBD dan Dinas Kesehatan Kota Cirebon masih bersiaga di lokasi.




&quot;Asap tebal yang terbawa angin mengarah ke area pemukiman warga, hingga sempat ke jalan tol. Namun, saat ini sudah aman, kami saat ini masih terus melakukan pendinginan di lokasi sekitar,&quot; katanya.







BACA JUGA:
BNPB Soroti Kebakaran TPA di Pulau Jawa Semakin Meningkat&amp;nbsp; &amp;nbsp;









Pihaknya masih mengkaji penyebab keabakaran. Namun, kebakaran diduga karena faktor cuaca.





&quot;Dimungkinkan karena faktor cuaca yang memicu kebakaran kembali terjadi di TPA Kopi luhur. Kita sama-sama tahu intensitas angin belakangan ini cukup kencang,&quot; katanya.

</description><content:encoded>





CIREBON - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, kembali terbakar. Kepulan asap tebal dari gunungan sampah mengganggu jarak pandang mata. Kepulan asap juga sempat mengarah ke area jalan Tol Palimanan-Kanci.


Kepulan asap tebal disertai bau menyengat yang terbawa angin turun ke area pemukiman warga dan sempat mengarah ke jalan tol Palimanan-Kanci. Hal ini mengganggu jarak pandang. Akibatnya, tidak sedikit pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut mengeluh.


Di lokasi TPA, gunungan sampah yang berada di bagian atas masih terdapat bara api.




Untuk mengantisipasi kobaran api yang merambat ke titik gunungan sampah lain, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon menyiagakan petugas gabungan. Selain itu, kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pendinginan.







BACA JUGA:
Dalam 3 Minggu, 5 TPA di Jawa Tengah Alami Kebakaran








Kepala Bidang Pengendalian, Pemadam dan Penyelamatan Kebakaran DPKP Kota Cirebon, Muhammad Luthfi Iqbal mengatakan, kebakaran yang melanda TPA ini terjadi pada Selasa (26/9/2023) sekitar pukul 02.30 WIB.



&quot;Petugas terima laporan sekitar pukul 02.30 WIB, langsung kita kerahkan petugas untuk pemadaman. Hingga pukul 07.00 pagi api sudah dipadamkan, dan hingga pukul 10.30 petugas masih melakukan pendinginan,&quot; katanya, Selasa (26/9/2023).







BACA JUGA:
 TPA di Kampung Buwek Bekasi Masih Terbakar, Lima Unit Mobil Damkar Dikerahkan&amp;nbsp; &amp;nbsp;








Hingga siang ini, Lutfi melanjutkan, kepulan asap tebal masih menyelimuti area TPA hingga mengarah pemukiman warga serta sempat mengarah ke Jalan Tol Palimanan-kanci. Petugas gabungan dari Unsur TNI-Polri, BPBD dan Dinas Kesehatan Kota Cirebon masih bersiaga di lokasi.




&quot;Asap tebal yang terbawa angin mengarah ke area pemukiman warga, hingga sempat ke jalan tol. Namun, saat ini sudah aman, kami saat ini masih terus melakukan pendinginan di lokasi sekitar,&quot; katanya.







BACA JUGA:
BNPB Soroti Kebakaran TPA di Pulau Jawa Semakin Meningkat&amp;nbsp; &amp;nbsp;









Pihaknya masih mengkaji penyebab keabakaran. Namun, kebakaran diduga karena faktor cuaca.





&quot;Dimungkinkan karena faktor cuaca yang memicu kebakaran kembali terjadi di TPA Kopi luhur. Kita sama-sama tahu intensitas angin belakangan ini cukup kencang,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
