<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD Minta Polri Turut Perhatikan Kesehatan Penyelenggara Pemilu</title><description>Kondisi kesehatan penyelanggaraan pemilu ini yang dulu selalu jadi masalah distribusi logistik sering jadi berita.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/27/337/2890619/mahfud-md-minta-polri-turut-perhatikan-kesehatan-penyelenggara-pemilu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/27/337/2890619/mahfud-md-minta-polri-turut-perhatikan-kesehatan-penyelenggara-pemilu"/><item><title>Mahfud MD Minta Polri Turut Perhatikan Kesehatan Penyelenggara Pemilu</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/27/337/2890619/mahfud-md-minta-polri-turut-perhatikan-kesehatan-penyelenggara-pemilu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/27/337/2890619/mahfud-md-minta-polri-turut-perhatikan-kesehatan-penyelenggara-pemilu</guid><pubDate>Rabu 27 September 2023 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/27/337/2890619/mahfud-md-minta-polri-turut-perhatikan-kesehatan-penyelenggara-pemilu-2WWz5YJ4fn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Mahfud MD minta Polri turut perhatikan kesehatan penyelenggara Pemilu (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/27/337/2890619/mahfud-md-minta-polri-turut-perhatikan-kesehatan-penyelenggara-pemilu-2WWz5YJ4fn.jpg</image><title>Menko Polhukam Mahfud MD minta Polri turut perhatikan kesehatan penyelenggara Pemilu (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNS8xLzE3MTE5MS81L3g4b2I4dnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD meminta kepada seluruh jajaran kepolisian untuk ikut memperhatikan kesehatan dari penyelenggara Pemilu serentak 2024.

&quot;Aspek kesiapan penyelenggaraan pemilu mencakup kesiapan distribusi logistik Pemilu. Kondisi kesehatan penyelanggaraan pemilu ini yang dulu selalu jadi masalah distribusi logistik sering jadi berita yang kadang kala mencemaskan karena kadang kala ada penghadangan, ada pemalsuan di tengah penyelenggaraan, ini mestinya sudah diperhatikan betul,&quot; kata Mahfud MD di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2023).


BACA JUGA:
Mahfud MD : Polri Harus Solid Amankan Pemilu 2024


Untuk diketahui, pada Pemilu 2019 tercatat ada 894 Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia. Oleh karena itu, diharapkan hal tersebut tidak kembali terulang pada Pemilu 2024 mendatang.

Di sisi lain, Mahfud juga mengingatkan kepada jajaran kepolisian untuk mengantisipasi soal kondisi cuaca ketika berlangsungnya tahapan pesta demokrasi.


BACA JUGA:
Mahfud MD Minta Polri Antisipasi Isu Purnawirawan Dukung Capres Tertentu


&quot;Karena BMKG, memprediksi awak musim hujan secara umum terjadi November 2023 dan puncaknya nantinya pada Januari dan Februari ini mungkin terjadi banjir dimana-mana. Sehingga bisa menggangu logistik, persiapan teknis, dan sebagainya. Disini Polri diharapkan mengantisipasinya,&quot; ujar Mahfud.

Mahfud menjelaskan, terkait aspek pelanggaran Pemilu perlu ada komitmen yang tegas. Kemudian juga terkait dengan keprofesionalan penyelenggara Pemilu.&quot;Itu mungkin kalau di pusat atau provinsi itu baik, tapi penyelengara Pemilu itu kan sampai ke desa sampai ke TPS, kecamatan,&quot; ucap Mahfud.

Tak hanya itu, Mahfud menyebut, Polri juga harus melakukan antisipasi pengamanan ketika terjadinya momen gugatan hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

&quot;Banyak kasus sidang di MK itu, dulu kan banyak perubahan suara itu diantara para caleg, partai yang sudah jelas kalah menggambungkan suaranya ke sesama kalah lalu menandatangan itu yabg tadinya tidak dapat jadi dapat, itu yang sering terjadi perkara di mahkamah konstitusi,&quot; tutup Mahfud.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNS8xLzE3MTE5MS81L3g4b2I4dnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD meminta kepada seluruh jajaran kepolisian untuk ikut memperhatikan kesehatan dari penyelenggara Pemilu serentak 2024.

&quot;Aspek kesiapan penyelenggaraan pemilu mencakup kesiapan distribusi logistik Pemilu. Kondisi kesehatan penyelanggaraan pemilu ini yang dulu selalu jadi masalah distribusi logistik sering jadi berita yang kadang kala mencemaskan karena kadang kala ada penghadangan, ada pemalsuan di tengah penyelenggaraan, ini mestinya sudah diperhatikan betul,&quot; kata Mahfud MD di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2023).


BACA JUGA:
Mahfud MD : Polri Harus Solid Amankan Pemilu 2024


Untuk diketahui, pada Pemilu 2019 tercatat ada 894 Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia. Oleh karena itu, diharapkan hal tersebut tidak kembali terulang pada Pemilu 2024 mendatang.

Di sisi lain, Mahfud juga mengingatkan kepada jajaran kepolisian untuk mengantisipasi soal kondisi cuaca ketika berlangsungnya tahapan pesta demokrasi.


BACA JUGA:
Mahfud MD Minta Polri Antisipasi Isu Purnawirawan Dukung Capres Tertentu


&quot;Karena BMKG, memprediksi awak musim hujan secara umum terjadi November 2023 dan puncaknya nantinya pada Januari dan Februari ini mungkin terjadi banjir dimana-mana. Sehingga bisa menggangu logistik, persiapan teknis, dan sebagainya. Disini Polri diharapkan mengantisipasinya,&quot; ujar Mahfud.

Mahfud menjelaskan, terkait aspek pelanggaran Pemilu perlu ada komitmen yang tegas. Kemudian juga terkait dengan keprofesionalan penyelenggara Pemilu.&quot;Itu mungkin kalau di pusat atau provinsi itu baik, tapi penyelengara Pemilu itu kan sampai ke desa sampai ke TPS, kecamatan,&quot; ucap Mahfud.

Tak hanya itu, Mahfud menyebut, Polri juga harus melakukan antisipasi pengamanan ketika terjadinya momen gugatan hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

&quot;Banyak kasus sidang di MK itu, dulu kan banyak perubahan suara itu diantara para caleg, partai yang sudah jelas kalah menggambungkan suaranya ke sesama kalah lalu menandatangan itu yabg tadinya tidak dapat jadi dapat, itu yang sering terjadi perkara di mahkamah konstitusi,&quot; tutup Mahfud.</content:encoded></item></channel></rss>
