<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta 4 Ribu Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual Sepanjang 2023</title><description>Dia melaporkan ada sebanyak 4.000 kasus sepanjang 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2890891/5-fakta-4-ribu-anak-jadi-korban-kekerasan-seksual-sepanjang-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2890891/5-fakta-4-ribu-anak-jadi-korban-kekerasan-seksual-sepanjang-2023"/><item><title>5 Fakta 4 Ribu Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual Sepanjang 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2890891/5-fakta-4-ribu-anak-jadi-korban-kekerasan-seksual-sepanjang-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2890891/5-fakta-4-ribu-anak-jadi-korban-kekerasan-seksual-sepanjang-2023</guid><pubDate>Kamis 28 September 2023 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/27/337/2890891/5-fakta-4-ribu-anak-jadi-korban-kekerasan-seksual-sepanjang-2023-wNR43OjnuH.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/27/337/2890891/5-fakta-4-ribu-anak-jadi-korban-kekerasan-seksual-sepanjang-2023-wNR43OjnuH.jpeg</image><title>Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNy8yLzE3MTI4Mi81L3g4b2N5NXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Penjabat sementara Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Lia Latifah mencatat terjadi peningkatan kasus kekerasan seksual pada anak dari tahun sebelumnya.
Okezone mengulas 5 fakta peningkatan kasus kekerasan seksual pada anak sepanjang 2023. Berikut ulasannya:
1. Komnas PA Catat 4 Ribu Kasus Kekerasan Seksual Sepanjang 2023
Dia melaporkan ada sebanyak 4.000 kasus sepanjang 2023.
&quot;Ini kita data se-Indonesia ya sampai dengan pertengahan tahun kemarin bulan Juli kasus kekerasan seksual yang dilaporkan ke Komnas Anak itu jumlahnya sudah hampir 4.000 kasus. Itu angka tahun 2023 dari bulan Januari sampai dengan Juni semester awal,&quot; kata Lia kepada wartawan Rabu (27/9/2023).

BACA JUGA:
Xi Jinping Ingin Buat Alquran Versi China, Ini Alasannya

2. Angka Kekerasan Seksual Alami Kenaikan dari Tahun Sebelumnya
Dia mengatakan angka tersebut memang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Cara Merawat Ban Tubeless Motor, Nomor 7 Wajib Dilakukan

&quot;Sudah ada peningkatan, kemarin aja 1 hari kemarin sudah ada kasus yang sama. Dari satu hari kemarin tanggal 26 ada 6 laporan, tapi memang bukan dari Jakarta ya,&quot; ucapnya.3. Komnas PA Siapkan Program Turunkan Angka Kekerasan Seksual

Adapun pihaknya tengah menyiapkan sejumlah program guna menurunkan angka kekerasan seksual pada anak dengan cara mitigasi risiko melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

4. Komnas PA Akan Edukasi ke Warga tentang Kekerasan Seksual Anak

Program itu nantinya akan dimulai pada awal Oktober 2023 salah satunya ke Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

BACA JUGA:
Head to Head Timnas Indonesia vs Timnas Uzbekistan: Garuda Muda Tidak Meyakinkan Jelang Duel di 16 Besar Asian Games 2023

&quot;Iya jadi nanti ada sosialisasi dan edukasi kepada warga. Yang paling penting adalah meningkatkan kewaspadaan orang tua dalam mengawasi anak-anaknya, terutama yang ada di permukiman padat,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Sosialisasi KTA Berasuransi di Cigombong Bogor

5. Komnas PA Catat Banyak Anak Jadi Korban Narkoba

&quot;Kita akan ada program lanjutan, kita terjun langsung ke masyarakat kemudian titik mana saja yang sering terjadi pelecehan seksual, kekerasan seksual. Kemudian ada anak-anak yang menjadi narkoba gitu ya, nah itu yang sudah mulai dipetakan wilayahnya, khususnya di Tambora,&quot; tutur dia.


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNy8yLzE3MTI4Mi81L3g4b2N5NXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Penjabat sementara Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Lia Latifah mencatat terjadi peningkatan kasus kekerasan seksual pada anak dari tahun sebelumnya.
Okezone mengulas 5 fakta peningkatan kasus kekerasan seksual pada anak sepanjang 2023. Berikut ulasannya:
1. Komnas PA Catat 4 Ribu Kasus Kekerasan Seksual Sepanjang 2023
Dia melaporkan ada sebanyak 4.000 kasus sepanjang 2023.
&quot;Ini kita data se-Indonesia ya sampai dengan pertengahan tahun kemarin bulan Juli kasus kekerasan seksual yang dilaporkan ke Komnas Anak itu jumlahnya sudah hampir 4.000 kasus. Itu angka tahun 2023 dari bulan Januari sampai dengan Juni semester awal,&quot; kata Lia kepada wartawan Rabu (27/9/2023).

BACA JUGA:
Xi Jinping Ingin Buat Alquran Versi China, Ini Alasannya

2. Angka Kekerasan Seksual Alami Kenaikan dari Tahun Sebelumnya
Dia mengatakan angka tersebut memang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Cara Merawat Ban Tubeless Motor, Nomor 7 Wajib Dilakukan

&quot;Sudah ada peningkatan, kemarin aja 1 hari kemarin sudah ada kasus yang sama. Dari satu hari kemarin tanggal 26 ada 6 laporan, tapi memang bukan dari Jakarta ya,&quot; ucapnya.3. Komnas PA Siapkan Program Turunkan Angka Kekerasan Seksual

Adapun pihaknya tengah menyiapkan sejumlah program guna menurunkan angka kekerasan seksual pada anak dengan cara mitigasi risiko melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

4. Komnas PA Akan Edukasi ke Warga tentang Kekerasan Seksual Anak

Program itu nantinya akan dimulai pada awal Oktober 2023 salah satunya ke Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

BACA JUGA:
Head to Head Timnas Indonesia vs Timnas Uzbekistan: Garuda Muda Tidak Meyakinkan Jelang Duel di 16 Besar Asian Games 2023

&quot;Iya jadi nanti ada sosialisasi dan edukasi kepada warga. Yang paling penting adalah meningkatkan kewaspadaan orang tua dalam mengawasi anak-anaknya, terutama yang ada di permukiman padat,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Sosialisasi KTA Berasuransi di Cigombong Bogor

5. Komnas PA Catat Banyak Anak Jadi Korban Narkoba

&quot;Kita akan ada program lanjutan, kita terjun langsung ke masyarakat kemudian titik mana saja yang sering terjadi pelecehan seksual, kekerasan seksual. Kemudian ada anak-anak yang menjadi narkoba gitu ya, nah itu yang sudah mulai dipetakan wilayahnya, khususnya di Tambora,&quot; tutur dia.


</content:encoded></item></channel></rss>
