<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Amankan Pemilu 2024, Polri Kerahkan 434.197 Personel</title><description>Amankan Pemilu 2024, Polri Kerahkan 434.197 Personel
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2891336/amankan-pemilu-2024-polri-kerahkan-434-197-personel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2891336/amankan-pemilu-2024-polri-kerahkan-434-197-personel"/><item><title>Amankan Pemilu 2024, Polri Kerahkan 434.197 Personel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2891336/amankan-pemilu-2024-polri-kerahkan-434-197-personel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2891336/amankan-pemilu-2024-polri-kerahkan-434-197-personel</guid><pubDate>Kamis 28 September 2023 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/28/337/2891336/amankan-pemilu-2024-polri-kerahkan-434-197-personel-HohpoPz79U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/28/337/2891336/amankan-pemilu-2024-polri-kerahkan-434-197-personel-HohpoPz79U.jpg</image><title>Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho. (Ist)</title></images><description>

JAKARTA - Polri mengerahkan 434.197 personel untuk mengamankan Pemilu serentak tahun 2024 dalam operasi bersandi Mantap Brata.

&quot;Pada pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024, Polri menurunkan personel sebanyak 434.197 personel,&quot; kata Kepala Divisi  Humas Polri Irjen Sandi Nugroho kepada awak media, Jakarta, Kamis (28/9/2023).

Ratusan ribu personel kepolisian itu dikerahkan baik dari tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran se-Indonesia.

Sandi menjelaskan, untuk pelaksanaan Pemilu nantinya pengamanan dilakukan mulai dari awal hingga akhir dari pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu.

&quot;Pemilu bisa kita laksanakan secara dan tentunya yang menjadi puncaknya nanti pada waktu pelaksanaan pemilu langsung di TPS disesuaikan dengan karakteristik wilayah yang ada,&quot; ujar Sandi.

Menurut Sandi, karakteristik atau pola pengamanan di wilayah yang melaksanakan Pemilu terbagi dalam kategori aman dan rawan. Sehingga, penjagaan bakal disesuaikan dengan kondisi daerah setempat.






BACA JUGA:
Kawal Pemilu 2024, Polri Siapkan Operasi Mantap Brata










&quot;Jadi kalau wilayahnya aman, rawan ataupun yang rawan satu itu tentunya akan berbeda dengan daerah-daerah tertentu yang dinyatakan rawan pada waktu tertentu. Penentuan daerah rawan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Bawaslu ataupun Badan Intelijen Keamanan Polri,&quot; ucap Sandi.


Sebelumnya, dua Jenderal Bintang Tiga atau Komjen Polri memimpin langsung Operasi Mantap Brata, dalam rangka mengamankan kamtibmas di dalam seluruh rangkaian Pemilu serentak tahun 2024.







BACA JUGA:
TNI Siapkan Regulasi Internal Jaga Netralitas Pemilu 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;











Keduanya adalah Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran ditunjuk sebagai Kepala Operasi (Ka Ops) Mantap Brata. Dan, Dankor Brimob Polri Komjen Anang Revandoko bertugas sebagai Waka Ops Mantap Brata.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Polri mengerahkan 434.197 personel untuk mengamankan Pemilu serentak tahun 2024 dalam operasi bersandi Mantap Brata.

&quot;Pada pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024, Polri menurunkan personel sebanyak 434.197 personel,&quot; kata Kepala Divisi  Humas Polri Irjen Sandi Nugroho kepada awak media, Jakarta, Kamis (28/9/2023).

Ratusan ribu personel kepolisian itu dikerahkan baik dari tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran se-Indonesia.

Sandi menjelaskan, untuk pelaksanaan Pemilu nantinya pengamanan dilakukan mulai dari awal hingga akhir dari pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu.

&quot;Pemilu bisa kita laksanakan secara dan tentunya yang menjadi puncaknya nanti pada waktu pelaksanaan pemilu langsung di TPS disesuaikan dengan karakteristik wilayah yang ada,&quot; ujar Sandi.

Menurut Sandi, karakteristik atau pola pengamanan di wilayah yang melaksanakan Pemilu terbagi dalam kategori aman dan rawan. Sehingga, penjagaan bakal disesuaikan dengan kondisi daerah setempat.






BACA JUGA:
Kawal Pemilu 2024, Polri Siapkan Operasi Mantap Brata










&quot;Jadi kalau wilayahnya aman, rawan ataupun yang rawan satu itu tentunya akan berbeda dengan daerah-daerah tertentu yang dinyatakan rawan pada waktu tertentu. Penentuan daerah rawan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Bawaslu ataupun Badan Intelijen Keamanan Polri,&quot; ucap Sandi.


Sebelumnya, dua Jenderal Bintang Tiga atau Komjen Polri memimpin langsung Operasi Mantap Brata, dalam rangka mengamankan kamtibmas di dalam seluruh rangkaian Pemilu serentak tahun 2024.







BACA JUGA:
TNI Siapkan Regulasi Internal Jaga Netralitas Pemilu 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;











Keduanya adalah Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran ditunjuk sebagai Kepala Operasi (Ka Ops) Mantap Brata. Dan, Dankor Brimob Polri Komjen Anang Revandoko bertugas sebagai Waka Ops Mantap Brata.

</content:encoded></item></channel></rss>
