<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>El Nino dan Kemarau, BMKG: 10 Hari Terakhir, Suhu Maksimum di Sejumlah Wilayah Capai 35-37 Celcius </title><description>Diketahui, cuaca panas terik melanda Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (28/9/2023) siang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2891422/el-nino-dan-kemarau-bmkg-10-hari-terakhir-suhu-maksimum-di-sejumlah-wilayah-capai-35-37-celcius</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2891422/el-nino-dan-kemarau-bmkg-10-hari-terakhir-suhu-maksimum-di-sejumlah-wilayah-capai-35-37-celcius"/><item><title>El Nino dan Kemarau, BMKG: 10 Hari Terakhir, Suhu Maksimum di Sejumlah Wilayah Capai 35-37 Celcius </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2891422/el-nino-dan-kemarau-bmkg-10-hari-terakhir-suhu-maksimum-di-sejumlah-wilayah-capai-35-37-celcius</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/28/337/2891422/el-nino-dan-kemarau-bmkg-10-hari-terakhir-suhu-maksimum-di-sejumlah-wilayah-capai-35-37-celcius</guid><pubDate>Kamis 28 September 2023 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/28/337/2891422/el-nino-dan-kemarau-bmkg-10-hari-terakhir-suhu-maksimum-di-sejumlah-wilayah-capai-35-37-celcius-GiBFYsrsy4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi suhu panas (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/28/337/2891422/el-nino-dan-kemarau-bmkg-10-hari-terakhir-suhu-maksimum-di-sejumlah-wilayah-capai-35-37-celcius-GiBFYsrsy4.jpg</image><title>Ilustrasi suhu panas (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto membeberkan bahwa suhu udara maksimum di sejumlah wilayah Indonesia dalam 10 hari terakhir berada dikisaran 35-37 derajat celcius. Diketahui, cuaca panas terik melanda Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (28/9/2023) siang.
&quot;Suhu udara maksimum di wilayah Indonesia 10 hari terakhir terpantau mencapai 35 - 37 derajat celcius. Kondisi ini  merupakan hal yang biasa dan normal terjadi pada musim kemarau dan periode peralihan musim,&quot; kata Guswanto kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (28/9/2023).

BACA JUGA:
Kenapa Suhu Jakarta dan Sekitarnya Panas Terik Hari Ini? Ini Kata BMKG


Guswanto mengatakan, sejumlah wilayah yang berada di bagian Selatan garis Equator termasuk Ibu Kota masih masuk musim kemarau. Tak hanya itu, fenomena El Nino pun menjadi salah satu penyebab pembentukan awan hujan relatif rendah.

&quot;Sebagian wilayah Indonesia, khususnya wilayah bagian Selatan equator (Termasuk DKI Jakarta) cenderung masih musim kemarau, hal tersebut akibat dari angin timuran yang berasal dari Belahan Bumi Selatan yang membawa massa udara kering masih cukup kuat berhembus,&quot; ujarnya.

&quot;Pengaruh El Nino dan IOD Positif menyebabkan potensi pembentukan awan hujan relatif menjadi lebih rendah sehingga musim hujan akan menjadi lebih lambat sebagian besar terjadi pada bulan November,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Sempat DPO Sebulan, Pembacok Pasutri di Warakas Akhirnya Ditangkap!


Lebih lanjut, Guswanto menyebut akibat dari kondisi atmosfer yang relatif kering sehingga polutan yang udara sulit terdispersi dan tercuci oleh curah hujan sulit terjadi.

&quot;Selain itu, potensi kebakaran hutan dan Lahan di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa lebih sering terjadi,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto membeberkan bahwa suhu udara maksimum di sejumlah wilayah Indonesia dalam 10 hari terakhir berada dikisaran 35-37 derajat celcius. Diketahui, cuaca panas terik melanda Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (28/9/2023) siang.
&quot;Suhu udara maksimum di wilayah Indonesia 10 hari terakhir terpantau mencapai 35 - 37 derajat celcius. Kondisi ini  merupakan hal yang biasa dan normal terjadi pada musim kemarau dan periode peralihan musim,&quot; kata Guswanto kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (28/9/2023).

BACA JUGA:
Kenapa Suhu Jakarta dan Sekitarnya Panas Terik Hari Ini? Ini Kata BMKG


Guswanto mengatakan, sejumlah wilayah yang berada di bagian Selatan garis Equator termasuk Ibu Kota masih masuk musim kemarau. Tak hanya itu, fenomena El Nino pun menjadi salah satu penyebab pembentukan awan hujan relatif rendah.

&quot;Sebagian wilayah Indonesia, khususnya wilayah bagian Selatan equator (Termasuk DKI Jakarta) cenderung masih musim kemarau, hal tersebut akibat dari angin timuran yang berasal dari Belahan Bumi Selatan yang membawa massa udara kering masih cukup kuat berhembus,&quot; ujarnya.

&quot;Pengaruh El Nino dan IOD Positif menyebabkan potensi pembentukan awan hujan relatif menjadi lebih rendah sehingga musim hujan akan menjadi lebih lambat sebagian besar terjadi pada bulan November,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Sempat DPO Sebulan, Pembacok Pasutri di Warakas Akhirnya Ditangkap!


Lebih lanjut, Guswanto menyebut akibat dari kondisi atmosfer yang relatif kering sehingga polutan yang udara sulit terdispersi dan tercuci oleh curah hujan sulit terjadi.

&quot;Selain itu, potensi kebakaran hutan dan Lahan di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa lebih sering terjadi,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
