<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri Harap Polri Aktif Petakan Potensi Konflik di Pemilu hingga Pilkada 2024</title><description>Tito menjelaskan, berdasarkan pengamatannya beberapa konflik yang muncul tidak langsung terjadi begitu saja, tetapi ada proses yang melatarbelakanginya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891497/mendagri-harap-polri-aktif-petakan-potensi-konflik-di-pemilu-hingga-pilkada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891497/mendagri-harap-polri-aktif-petakan-potensi-konflik-di-pemilu-hingga-pilkada-2024"/><item><title>Mendagri Harap Polri Aktif Petakan Potensi Konflik di Pemilu hingga Pilkada 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891497/mendagri-harap-polri-aktif-petakan-potensi-konflik-di-pemilu-hingga-pilkada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891497/mendagri-harap-polri-aktif-petakan-potensi-konflik-di-pemilu-hingga-pilkada-2024</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 02:44 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2891497/mendagri-harap-polri-aktif-petakan-potensi-konflik-di-pemilu-hingga-pilkada-2024-tnHUCfFWwv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2891497/mendagri-harap-polri-aktif-petakan-potensi-konflik-di-pemilu-hingga-pilkada-2024-tnHUCfFWwv.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNS8xLzE3MTE0OC81L3g4b2FyZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap jajaran Polri aktif memetakan potensi konflik untuk mensukseskan Pemilu dan Pilkada serentak 2024. Apalagi, peran aparat keamanan merupakan salah satu kunci menjaga situasi tetap aman dan stabil termasuk saat pemilu dan pilkada 2024.
&amp;ldquo;Dari kepolisian saya harapkan betul, tidak hanya bekerja responsif, tetapi bekerja proaktif untuk mendinginkan suasana dan membaca potensi konflik dengan tepat dan akurat,&amp;rdquo; ujar Tito  dalam keterangan resminya, Kamis (28/9/2023).
Lebih lanjut, Tito menjelaskan, berdasarkan pengamatannya beberapa konflik yang muncul tidak langsung terjadi begitu saja, tetapi ada proses yang melatarbelakanginya. Oleh karena itu, dibutuhkan prediksi melalui pemetaan potensi konflik yang lebih baik sehingga tidak meletup.

BACA JUGA:
Wanita Muda Ditemukan Tewas dengan Luka Sayatan di Bibir Bawah, Korban Diduga Dibunuh

Tito pun berharap, pada Pemilu nanti intelijen di daerah maupun pusat betul-betul diperkuat. Terlebih, seluruh daerah menggelar pilkada dan membutuhkan pengamanan. Kondisi ini membuat sistem backup pengamanan antarwilayah tak seperti saat pilkada berlangsung di sebagian daerah.

BACA JUGA:
Usai DPO Sebulan, Pembacok Pasutri dari Gengster North Side Warrior Berhasil Ditangkap

&amp;ldquo;Betul-betul dipetakan daerah itu yang mana yang aman, mana yang rawan, mana yang sangat rawan sekali, sehingga yang sangat rawan bisa menjadi tambah kekuatan di situ,&amp;rdquo; ujarnya.Tito kembali menegaskan, akurasi pemetaan kerawanan menjadi sangat penting untuk mendukung keberhasilan pilkada. Dia tak ingin polri baru bergerak setelah konflik terjadi. Selain itu, perlu juga adanya penyebaran pasukan di wilayah tertentu berdasarkan tingkat kerawanannya, sehingga sigap bergerak dan tak menunggu pasukan bantuan dari pusat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rumah Menteri Syahrul Yasin Limpo Digeledah KPK, Begini Perjalanan Kasusnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Jadi kuncinya adalah sekali lagi masalah akurasi dan mohon dilakukan simulasi-simulasi untuk memperkuat sinergi antara TNI/Polri, Satpol PP, dan Satlinmas,&amp;rdquo; jelas Tito.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa M4,3 Guncang Melonguane Sulut

Tito meyakini bahwa polri dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam mendukung pemilu dan pilkada 2024. &amp;ldquo;Apalagi saat ini kepercayaan publik terhadap polri makin lama kian meningkat, sehingga menjadi modal untuk mengamankan agenda yang berlangsung secara massal tersebut,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNS8xLzE3MTE0OC81L3g4b2FyZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berharap jajaran Polri aktif memetakan potensi konflik untuk mensukseskan Pemilu dan Pilkada serentak 2024. Apalagi, peran aparat keamanan merupakan salah satu kunci menjaga situasi tetap aman dan stabil termasuk saat pemilu dan pilkada 2024.
&amp;ldquo;Dari kepolisian saya harapkan betul, tidak hanya bekerja responsif, tetapi bekerja proaktif untuk mendinginkan suasana dan membaca potensi konflik dengan tepat dan akurat,&amp;rdquo; ujar Tito  dalam keterangan resminya, Kamis (28/9/2023).
Lebih lanjut, Tito menjelaskan, berdasarkan pengamatannya beberapa konflik yang muncul tidak langsung terjadi begitu saja, tetapi ada proses yang melatarbelakanginya. Oleh karena itu, dibutuhkan prediksi melalui pemetaan potensi konflik yang lebih baik sehingga tidak meletup.

BACA JUGA:
Wanita Muda Ditemukan Tewas dengan Luka Sayatan di Bibir Bawah, Korban Diduga Dibunuh

Tito pun berharap, pada Pemilu nanti intelijen di daerah maupun pusat betul-betul diperkuat. Terlebih, seluruh daerah menggelar pilkada dan membutuhkan pengamanan. Kondisi ini membuat sistem backup pengamanan antarwilayah tak seperti saat pilkada berlangsung di sebagian daerah.

BACA JUGA:
Usai DPO Sebulan, Pembacok Pasutri dari Gengster North Side Warrior Berhasil Ditangkap

&amp;ldquo;Betul-betul dipetakan daerah itu yang mana yang aman, mana yang rawan, mana yang sangat rawan sekali, sehingga yang sangat rawan bisa menjadi tambah kekuatan di situ,&amp;rdquo; ujarnya.Tito kembali menegaskan, akurasi pemetaan kerawanan menjadi sangat penting untuk mendukung keberhasilan pilkada. Dia tak ingin polri baru bergerak setelah konflik terjadi. Selain itu, perlu juga adanya penyebaran pasukan di wilayah tertentu berdasarkan tingkat kerawanannya, sehingga sigap bergerak dan tak menunggu pasukan bantuan dari pusat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rumah Menteri Syahrul Yasin Limpo Digeledah KPK, Begini Perjalanan Kasusnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Jadi kuncinya adalah sekali lagi masalah akurasi dan mohon dilakukan simulasi-simulasi untuk memperkuat sinergi antara TNI/Polri, Satpol PP, dan Satlinmas,&amp;rdquo; jelas Tito.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa M4,3 Guncang Melonguane Sulut

Tito meyakini bahwa polri dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam mendukung pemilu dan pilkada 2024. &amp;ldquo;Apalagi saat ini kepercayaan publik terhadap polri makin lama kian meningkat, sehingga menjadi modal untuk mengamankan agenda yang berlangsung secara massal tersebut,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
