<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-30 Abuya Amin</title><description>Dia lantas menjelaskan, alasan ulama-ulama ini perlu dibentuk, karena ulama yang telah ada tidak akan hidup selamanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891503/wapres-hadiri-peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-dan-haul-ke-30-abuya-amin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891503/wapres-hadiri-peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-dan-haul-ke-30-abuya-amin"/><item><title>Wapres Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-30 Abuya Amin</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891503/wapres-hadiri-peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-dan-haul-ke-30-abuya-amin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891503/wapres-hadiri-peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-dan-haul-ke-30-abuya-amin</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 05:06 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2891503/wapres-hadiri-peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-dan-haul-ke-30-abuya-amin-7nDJXh8ZvK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2891503/wapres-hadiri-peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-dan-haul-ke-30-abuya-amin-7nDJXh8ZvK.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNS8xLzE3MTE0OC81L3g4b2FyZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wapres Ma&amp;rsquo;ruf Amin menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Al Maghfurlah KH Muhammad Amin (Abuya Amin) yang ke-30 di Masjid Jami&amp;rsquo; Baitul Muhtadin, Tegal Kamal, Tangerang, Banten pada Kamis (28/9/2023) malam.
Di hadapan ratusan tamu undangan serta masyarakat yang hadir, Wapres berpesan pentingnya mencetak ulama bagi keselamatan generasi berikutnya.
&amp;ldquo;Untuk menyelamatkan generasi kita, maka kita  perlu mencetak betul ulama-ulama,&amp;rdquo; ujar Wapres dalam keterangan resminya.
Dia lantas menjelaskan, alasan ulama-ulama ini perlu dibentuk, karena ulama yang telah ada tidak akan hidup selamanya.

BACA JUGA:
Dua Penumpang Kapal Pembawa Sawit yang Tenggelam di Inhil Ditemukan Tewas

&amp;ldquo;Kenapa, karena para ulama tidak selalu hidup. Kyai juga meninggal. Kalau kita sudah meninggal, ilmunya itu dibawa,&amp;rdquo; urai Wapres.
&amp;ldquo;Allah tidak akan mengambil ilmu dari bumi dengan mencabutnya, melainkan Allah akan mengambil ilmu dengan mewafatkan para pemilik ilmu,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Kemlu: 8 WNI Jadi Korban Ledakan Tabung Gas di Taiwan

Selain itu, Wapres juga menekankan bahwa dengan berkontribusi kepada negara, umat Islam juga termasuk berjihad dalam agamanya.
&amp;ldquo;Selain kita harus menyiapkan almutafaqquun (orang yang bertakwa), kita juga diminta menyiapkan [generasi] yang memakmurkan bumi,&amp;rdquo; tuturnya.Lebih jauh Wapres meluruskan pandangan terkait cinta kepada dunia (hubuddunyaa) dengan merujuk pada pemikiran ulama besar Syekh Nawawi Al Bantani.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Jokowi, Wapres hingga Seskab Akan Hadiri Rakernas PDIP Hari Ini

&amp;ldquo;Mencari rizki seperti apa yang digambarkan oleh Syekh Nawawi, itu merupakan al jihadul akbar,&amp;rdquo; urainya.

&amp;ldquo;Jadi kita harus menyeimbangkan keduanya. Saya melihat pandangan Syekh Nawawi, bahwa kita juga harus membangun dunia ini,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cuaca DKI Jakarta Akan Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

Sebelumnya, K.H. Bunyanudin Amin sebagai ketua panitia, menyampaikan ucapan terima kasih atas keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan acara ini.

Sebelum meninggalkan tempat acara, Wapres menyempatkan diri menyimak tausiyah yang dibawakan oleh Ketua MUI Kec. Gunung Kaler, K.H. Fahaddudin. Dia didaulat untuk memberikan tausiyah kepada masyarakat menggantikan Habib Lutfhi bin Yahya yang berhalangan hadir pada detik terakhir menjelang acara.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNS8xLzE3MTE0OC81L3g4b2FyZTY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wapres Ma&amp;rsquo;ruf Amin menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Al Maghfurlah KH Muhammad Amin (Abuya Amin) yang ke-30 di Masjid Jami&amp;rsquo; Baitul Muhtadin, Tegal Kamal, Tangerang, Banten pada Kamis (28/9/2023) malam.
Di hadapan ratusan tamu undangan serta masyarakat yang hadir, Wapres berpesan pentingnya mencetak ulama bagi keselamatan generasi berikutnya.
&amp;ldquo;Untuk menyelamatkan generasi kita, maka kita  perlu mencetak betul ulama-ulama,&amp;rdquo; ujar Wapres dalam keterangan resminya.
Dia lantas menjelaskan, alasan ulama-ulama ini perlu dibentuk, karena ulama yang telah ada tidak akan hidup selamanya.

BACA JUGA:
Dua Penumpang Kapal Pembawa Sawit yang Tenggelam di Inhil Ditemukan Tewas

&amp;ldquo;Kenapa, karena para ulama tidak selalu hidup. Kyai juga meninggal. Kalau kita sudah meninggal, ilmunya itu dibawa,&amp;rdquo; urai Wapres.
&amp;ldquo;Allah tidak akan mengambil ilmu dari bumi dengan mencabutnya, melainkan Allah akan mengambil ilmu dengan mewafatkan para pemilik ilmu,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Kemlu: 8 WNI Jadi Korban Ledakan Tabung Gas di Taiwan

Selain itu, Wapres juga menekankan bahwa dengan berkontribusi kepada negara, umat Islam juga termasuk berjihad dalam agamanya.
&amp;ldquo;Selain kita harus menyiapkan almutafaqquun (orang yang bertakwa), kita juga diminta menyiapkan [generasi] yang memakmurkan bumi,&amp;rdquo; tuturnya.Lebih jauh Wapres meluruskan pandangan terkait cinta kepada dunia (hubuddunyaa) dengan merujuk pada pemikiran ulama besar Syekh Nawawi Al Bantani.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Jokowi, Wapres hingga Seskab Akan Hadiri Rakernas PDIP Hari Ini

&amp;ldquo;Mencari rizki seperti apa yang digambarkan oleh Syekh Nawawi, itu merupakan al jihadul akbar,&amp;rdquo; urainya.

&amp;ldquo;Jadi kita harus menyeimbangkan keduanya. Saya melihat pandangan Syekh Nawawi, bahwa kita juga harus membangun dunia ini,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cuaca DKI Jakarta Akan Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

Sebelumnya, K.H. Bunyanudin Amin sebagai ketua panitia, menyampaikan ucapan terima kasih atas keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan acara ini.

Sebelum meninggalkan tempat acara, Wapres menyempatkan diri menyimak tausiyah yang dibawakan oleh Ketua MUI Kec. Gunung Kaler, K.H. Fahaddudin. Dia didaulat untuk memberikan tausiyah kepada masyarakat menggantikan Habib Lutfhi bin Yahya yang berhalangan hadir pada detik terakhir menjelang acara.

</content:encoded></item></channel></rss>
