<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngeri! Belasan Senjata Api Ditemukan di Rumah Dinas Mentan Syahrul, Untuk Apa?</title><description>Pihaknya juga mengamankan uang asing dan pecahan rupiah dari rumah dinas Mentan tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891931/ngeri-belasan-senjata-api-ditemukan-di-rumah-dinas-mentan-syahrul-untuk-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891931/ngeri-belasan-senjata-api-ditemukan-di-rumah-dinas-mentan-syahrul-untuk-apa"/><item><title>Ngeri! Belasan Senjata Api Ditemukan di Rumah Dinas Mentan Syahrul, Untuk Apa?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891931/ngeri-belasan-senjata-api-ditemukan-di-rumah-dinas-mentan-syahrul-untuk-apa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2891931/ngeri-belasan-senjata-api-ditemukan-di-rumah-dinas-mentan-syahrul-untuk-apa</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2891931/ngeri-belasan-senjata-api-ditemukan-di-rumah-dinas-mentan-syahrul-untuk-apa-byx7tuek7Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">12 Senpi Ditemukan di Rumah Dinas Mentan Syahrul/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2891931/ngeri-belasan-senjata-api-ditemukan-di-rumah-dinas-mentan-syahrul-untuk-apa-byx7tuek7Y.jpg</image><title>12 Senpi Ditemukan di Rumah Dinas Mentan Syahrul/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTM4MS81L3g4b2VxMzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah  Rumah Dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Jalan Widya Chandra V Nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Penyidik komisi antirasuah menemukan 12 senjata api (senpi) di rumah dinas tersebut. Namun belum diketahui jenis senjata api tersebut.

BACA JUGA:
Dikabarkan Jadi Tersangka, Mentan Syahrul Berada di Roma Italia

&amp;ldquo;Ada 12 senjata api (senpi) yang ditemukan,&amp;rdquo; kata sumber MNC Portal Indonesia di KPK, Jumat (29/9/2023).
Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan analisis hasil temuan barang bukti itu.
&quot;Apakah betul ada senpi, kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian daerah DKI Jakarta, tentunya terkait dengan temuan yang ada dalam proses penggeledahan yang dimaksud,&quot; ujar Ali Fikri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2023).

BACA JUGA:
Menteri Syahrul di Ujung Tanduk, Penyidik KPK Masih Geledah Gedung Kementan

&quot;Karena sekali lagi apa yang berikutnya kami lakukan analisis adalah yang berkaitan langsung dengan perkara yang sedang kami tangani,&quot; lanjnya.
Selain itu, pihaknya juga mengamankan uang asing dan pecahan rupiah dari rumah dinas Mentan tersebut.

&quot;Dari informasi yang kami peroleh, dari tim penyidik di lapangan, ditemukan antara lain sejumlah uang rupiah dan bentuk mata uang asing,&quot; imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Ali juga mengakui bahwa tim KPK membawa alat mesin penghitung uang saat menggeledah rumah dinas Syahrul Yasin Limpo. Hal itu dilakukan agar uang yang diamankan dapat dihitung secara akurat.

&quot;Dibawa alat penghitung uang, betul, tim penyidik membawa untuk menghitung secara akurat jumlah uang yang ditemukan dalam proses penggeledahan,&quot; tutup Ali.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTM4MS81L3g4b2VxMzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah  Rumah Dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Jalan Widya Chandra V Nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Penyidik komisi antirasuah menemukan 12 senjata api (senpi) di rumah dinas tersebut. Namun belum diketahui jenis senjata api tersebut.

BACA JUGA:
Dikabarkan Jadi Tersangka, Mentan Syahrul Berada di Roma Italia

&amp;ldquo;Ada 12 senjata api (senpi) yang ditemukan,&amp;rdquo; kata sumber MNC Portal Indonesia di KPK, Jumat (29/9/2023).
Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan analisis hasil temuan barang bukti itu.
&quot;Apakah betul ada senpi, kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian daerah DKI Jakarta, tentunya terkait dengan temuan yang ada dalam proses penggeledahan yang dimaksud,&quot; ujar Ali Fikri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2023).

BACA JUGA:
Menteri Syahrul di Ujung Tanduk, Penyidik KPK Masih Geledah Gedung Kementan

&quot;Karena sekali lagi apa yang berikutnya kami lakukan analisis adalah yang berkaitan langsung dengan perkara yang sedang kami tangani,&quot; lanjnya.
Selain itu, pihaknya juga mengamankan uang asing dan pecahan rupiah dari rumah dinas Mentan tersebut.

&quot;Dari informasi yang kami peroleh, dari tim penyidik di lapangan, ditemukan antara lain sejumlah uang rupiah dan bentuk mata uang asing,&quot; imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Ali juga mengakui bahwa tim KPK membawa alat mesin penghitung uang saat menggeledah rumah dinas Syahrul Yasin Limpo. Hal itu dilakukan agar uang yang diamankan dapat dihitung secara akurat.

&quot;Dibawa alat penghitung uang, betul, tim penyidik membawa untuk menghitung secara akurat jumlah uang yang ditemukan dalam proses penggeledahan,&quot; tutup Ali.</content:encoded></item></channel></rss>
