<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lidah dan Perut Rakyat Tak Boleh Terjajah Makanan Impor</title><description>Apa yang disampaikan oleh Bung Karno bahwa dari lidah dan perut rakyat Indonesia tidak boleh terjajah oleh makanan impor</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892089/lidah-dan-perut-rakyat-tak-boleh-terjajah-makanan-impor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892089/lidah-dan-perut-rakyat-tak-boleh-terjajah-makanan-impor"/><item><title>Lidah dan Perut Rakyat Tak Boleh Terjajah Makanan Impor</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892089/lidah-dan-perut-rakyat-tak-boleh-terjajah-makanan-impor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892089/lidah-dan-perut-rakyat-tak-boleh-terjajah-makanan-impor</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2892089/lidah-dan-perut-rakyat-tak-boleh-terjajah-makanan-impor-JX2S9v4A9R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Megawati Soekarnoputri menegaskan lidah dan perut rakyat tidak boleh terjajah makanan impor (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2892089/lidah-dan-perut-rakyat-tak-boleh-terjajah-makanan-impor-JX2S9v4A9R.jpg</image><title>Megawati Soekarnoputri menegaskan lidah dan perut rakyat tidak boleh terjajah makanan impor (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTM5My81L3g4b2VzbWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengingatkan agar lidah dan perut rakyat Indonesia tidak boleh terjajah oleh makanan impor. Menurutnya, hal tersebut merupakan pesan yang pernah disampaikan oleh sang proklamator, Soekarno atau Bung Karno.

Awalnya, Megawati mengatakan bahwa persoalan pangan tidak hanya bisa dijawab secara teknokratis.


BACA JUGA:
Megawati: Jangan Pernah Gentar dengan Kepungan Manuver Politik Praktis!


Sebab, masalah pangan sangat erat dengan aspek ideologis tentang keberpihakan serta komitmen Indonesia untuk  berdiri di atas kaki sendiri di bidang pangan.

&quot;Karena itulah, apa yang disampaikan oleh Bung Karno bahwa dari lidah dan perut rakyat Indonesia tidak boleh terjajah oleh makanan impor,&quot; kata Mega dalam pidato pembukaan Rakernas IV PDIP, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9/2023).


BACA JUGA:
Momen Kebersamaan Megawati, Jokowi, dan Ganjar Resmikan Mobil Bioskop Keliling


Karena itu, Megawati meminta kepada elemen partai, terutama yang berada di legislatif untuk memperhatikan betul apa yang menjadi pesan Bung Karno dalam menyikapi kebijakan pangan di Indonesia.

&quot;(Ini) bisa menjadi bahan untuk kritik atas fraksi ideologi di bidang pangan,&quot; ujarnya.Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada seluruh kadernya untuk tidak pernah gentar dengan kepungan manuver politik praktis. Pesan ini disampaikan Megawati dalam pembukaan Rakernas IV yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta.


BACA JUGA:
Marhaenisme Dicap Komunis, Megawati: Tidak Tahu Sejarah!


Awalnya, Megawati mengingatkan kepada kader partai, seluruh simpatisan hingga sukarelawan PDIP bahwa rakyat itu merupakan cakrawati perjuangan.

&quot;Kepada merekalah dedikasi politik selalu ditujukan. Kita berjuang karena keyakinan politik,&quot; kata Megawati di hadapan kadernya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTM5My81L3g4b2VzbWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengingatkan agar lidah dan perut rakyat Indonesia tidak boleh terjajah oleh makanan impor. Menurutnya, hal tersebut merupakan pesan yang pernah disampaikan oleh sang proklamator, Soekarno atau Bung Karno.

Awalnya, Megawati mengatakan bahwa persoalan pangan tidak hanya bisa dijawab secara teknokratis.


BACA JUGA:
Megawati: Jangan Pernah Gentar dengan Kepungan Manuver Politik Praktis!


Sebab, masalah pangan sangat erat dengan aspek ideologis tentang keberpihakan serta komitmen Indonesia untuk  berdiri di atas kaki sendiri di bidang pangan.

&quot;Karena itulah, apa yang disampaikan oleh Bung Karno bahwa dari lidah dan perut rakyat Indonesia tidak boleh terjajah oleh makanan impor,&quot; kata Mega dalam pidato pembukaan Rakernas IV PDIP, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9/2023).


BACA JUGA:
Momen Kebersamaan Megawati, Jokowi, dan Ganjar Resmikan Mobil Bioskop Keliling


Karena itu, Megawati meminta kepada elemen partai, terutama yang berada di legislatif untuk memperhatikan betul apa yang menjadi pesan Bung Karno dalam menyikapi kebijakan pangan di Indonesia.

&quot;(Ini) bisa menjadi bahan untuk kritik atas fraksi ideologi di bidang pangan,&quot; ujarnya.Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada seluruh kadernya untuk tidak pernah gentar dengan kepungan manuver politik praktis. Pesan ini disampaikan Megawati dalam pembukaan Rakernas IV yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta.


BACA JUGA:
Marhaenisme Dicap Komunis, Megawati: Tidak Tahu Sejarah!


Awalnya, Megawati mengingatkan kepada kader partai, seluruh simpatisan hingga sukarelawan PDIP bahwa rakyat itu merupakan cakrawati perjuangan.

&quot;Kepada merekalah dedikasi politik selalu ditujukan. Kita berjuang karena keyakinan politik,&quot; kata Megawati di hadapan kadernya.</content:encoded></item></channel></rss>
