<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Soroti Illegal Fishing, Sebut Negara Rugi Ratusan Triliun Rupiah</title><description>Ganjar Pranowo menyoroti praktik penangkapan ikan secara ilegal atau ilegal fishing yang terjadi di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892104/ganjar-soroti-illegal-fishing-sebut-negara-rugi-ratusan-triliun-rupiah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892104/ganjar-soroti-illegal-fishing-sebut-negara-rugi-ratusan-triliun-rupiah"/><item><title>Ganjar Soroti Illegal Fishing, Sebut Negara Rugi Ratusan Triliun Rupiah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892104/ganjar-soroti-illegal-fishing-sebut-negara-rugi-ratusan-triliun-rupiah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892104/ganjar-soroti-illegal-fishing-sebut-negara-rugi-ratusan-triliun-rupiah</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 19:36 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2892104/ganjar-soroti-ilegal-fishing-sebut-negara-rugi-ratusan-triliun-rupiah-Zi85YDPoOW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar sebut illegal fishing merugikan negara hingga ratusan triliun rupian (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2892104/ganjar-soroti-ilegal-fishing-sebut-negara-rugi-ratusan-triliun-rupiah-Zi85YDPoOW.jpg</image><title>Ganjar sebut illegal fishing merugikan negara hingga ratusan triliun rupian (Foto : Okezone.com)</title></images><description>


JAKARTA - Bakal calon presiden (capres)  yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menyoroti praktik penangkapan ikan secara ilegal atau ilegal fishing yang terjadi di Indonesia. Ganjar meminta praktik tersebut bisa dihentikan secepatnya lantaran telah merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.
Menurut Ganjar, penghentian ilegal fishing penting dengan tujuan agar Indonesia bisa benar-benar mewujudkan cita-citanya menjadi negara yang memiliki kedaulatan pangan.

BACA JUGA:
Teruskan Fondasi Ekonomi yang Dibangun Jokowi, Ganjar: Kita Mesti Jaga dan Dukung

&quot;Biarkan laut itu hidup dan menjadi tempat ikan-ikan berenang, karena itu akan menjadi sumber pangan kita juga,&quot; kata Ganjar dalam pidatonya di acara Rakernas IV PDIP yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9/2023).
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menjelaskan upaya meningkatkan nilai pangan di tanah air tidak hanya memperbaiki satu aspek saja, melainkan dari hulu hingga hilir.

BACA JUGA:
Bisikan Jokowi Sinyal Kuat dari Presiden Terhadap Ganjar Pranowo

&quot;Pemerintah sudah menghitung, kira-kira jika seluruh syarat itu bisa dipenuhi, maka di tahun depan kita bisa menghasilkan kurang lebih 12 juta ton ikan tangkap secara sustainable, saya kira kementerian sedang melakukan itu,&quot; ujarnya.
Di sisi lain, Ganjar menegaskan pentingnya melakukan pengawasan dengan menggunakan pendekatan hukum yang terukur melalui modernisasi.&quot;Tinggal bagaimana kita menjaganya melalui pengawasan yang riil di lapangan, melalui pendekatan hukum, melalui penangkapan yang terukur, melalui modernisasi budidaya perikanan serta perbaikan sistem apa yang ada termasuk akses permodalan, termasuk efisiensi logistik dalam logistik management,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Jokowi Bisik-Bisik ke Ganjar: Habis Dilantik, Langsung Kerjakan Kedaulatan Pangan!

Ganjar menambahkan, akibat praktik ilegal fishing negara mengalami kerugian sekira Rp356 triliun.
&quot;Kita stop proses ilegal fishing yang merugikan negara kita sampai Rp356 triliun, stop! Mesti kita tarik menjadi kepentingan kita sendiri,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Bakal calon presiden (capres)  yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menyoroti praktik penangkapan ikan secara ilegal atau ilegal fishing yang terjadi di Indonesia. Ganjar meminta praktik tersebut bisa dihentikan secepatnya lantaran telah merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.
Menurut Ganjar, penghentian ilegal fishing penting dengan tujuan agar Indonesia bisa benar-benar mewujudkan cita-citanya menjadi negara yang memiliki kedaulatan pangan.

BACA JUGA:
Teruskan Fondasi Ekonomi yang Dibangun Jokowi, Ganjar: Kita Mesti Jaga dan Dukung

&quot;Biarkan laut itu hidup dan menjadi tempat ikan-ikan berenang, karena itu akan menjadi sumber pangan kita juga,&quot; kata Ganjar dalam pidatonya di acara Rakernas IV PDIP yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9/2023).
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menjelaskan upaya meningkatkan nilai pangan di tanah air tidak hanya memperbaiki satu aspek saja, melainkan dari hulu hingga hilir.

BACA JUGA:
Bisikan Jokowi Sinyal Kuat dari Presiden Terhadap Ganjar Pranowo

&quot;Pemerintah sudah menghitung, kira-kira jika seluruh syarat itu bisa dipenuhi, maka di tahun depan kita bisa menghasilkan kurang lebih 12 juta ton ikan tangkap secara sustainable, saya kira kementerian sedang melakukan itu,&quot; ujarnya.
Di sisi lain, Ganjar menegaskan pentingnya melakukan pengawasan dengan menggunakan pendekatan hukum yang terukur melalui modernisasi.&quot;Tinggal bagaimana kita menjaganya melalui pengawasan yang riil di lapangan, melalui pendekatan hukum, melalui penangkapan yang terukur, melalui modernisasi budidaya perikanan serta perbaikan sistem apa yang ada termasuk akses permodalan, termasuk efisiensi logistik dalam logistik management,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Jokowi Bisik-Bisik ke Ganjar: Habis Dilantik, Langsung Kerjakan Kedaulatan Pangan!

Ganjar menambahkan, akibat praktik ilegal fishing negara mengalami kerugian sekira Rp356 triliun.
&quot;Kita stop proses ilegal fishing yang merugikan negara kita sampai Rp356 triliun, stop! Mesti kita tarik menjadi kepentingan kita sendiri,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
