<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Berlangsung 12 Jam, Penyidik KPK Masih Geledah Gedung A Kementan</title><description>Sebanyak empat aparat kepolisian dengan senjata laras panjang masih berjaga di depan kantor Kementan Gedung A.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892166/sudah-berlangsung-12-jam-penyidik-kpk-masih-geledah-gedung-a-kementan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892166/sudah-berlangsung-12-jam-penyidik-kpk-masih-geledah-gedung-a-kementan"/><item><title>Sudah Berlangsung 12 Jam, Penyidik KPK Masih Geledah Gedung A Kementan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892166/sudah-berlangsung-12-jam-penyidik-kpk-masih-geledah-gedung-a-kementan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/29/337/2892166/sudah-berlangsung-12-jam-penyidik-kpk-masih-geledah-gedung-a-kementan</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2892166/sudah-berlangsung-12-jam-penyidik-kpk-masih-geledah-gedung-a-kementan-jLJocegCAi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK geledah kantor Kementan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/337/2892166/sudah-berlangsung-12-jam-penyidik-kpk-masih-geledah-gedung-a-kementan-jLJocegCAi.jpg</image><title>KPK geledah kantor Kementan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTQxMi81L3g4b2Ywb3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus melakukan penggeledahan Gedung A Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (29/9/2023) malam.
Pantauan MNC Portal Indonesia, tim penyidik tiba di kantor Kementan sekitar pukul 10.40 WIB dan pukul 12.48 WIB. Hingga kini, pukul 22.13 WIB malam, yang berarti para penyidik sudah hampir 12 jam menggeledah Gedung A di Kementan.
Sebanyak empat aparat kepolisian dengan senjata laras panjang masih berjaga di depan kantor Kementan Gedung A. Hingga kini, para penyidik terpantau belum terlihat sudah menyelesaikan penggeledahannya di kantor menteri Syahrul Yasin Limpo itu.

BACA JUGA:
Larangan TikTok Shop Cs, DPR: Ciptakan Keseimbangan Antara Pasar Digital dan Konvensional

Saat siang hari sejumlah penyidik sempat terlihat keluar gedung A lengkap dengan rompi KPK. Namun belum membawa alat bukti atas dugaan kasus korupsi di lingkungan Kementan RI yang menyeret Menteri Syahrul Yasin Limpo dan sejumlah pejabat lainnya.
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan bahwa penggeledahan dalam rangka pengumpulan alat bukti dalam dugaan kasus korupsi di lingkungan Kementan.

BACA JUGA:
Rakernas PDI Perjuangan Tak Sekadar Dansa-Dansa Politik

&quot;Karena ini proses penggeledahan dalam rangka untuk pengumpulan alat bukti tentunya. Sehingga kami mengonfirmasi tidak ada pihak yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK,&quot; ujar Ali di Kantor KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Sekadar informasi, tim KPK menggeledah rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo sejak Kamis, 28 September 2023, sore, hingga siang tadi. Penggeledahan diduga kuat berkaitan dengan pengusutan kasus dugaan korupsi di Kementan.KPK dikabarkan telah meningkatkan status penyelidikan terkait sejumlah dugaan korupsi di Kementan ke tahap penyidikan. Salah satu kasus yang sedang diusut KPK di Kementan yakni terkait dengan jual beli jabatan.

BACA JUGA:
 Wihara di Sunter Agung Terbakar, 6 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Sejalan dengan itu, KPK dikabarkan juga telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Ketiga tersangka itu yakni, Mentan Syahrul Yasin Limpo; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Kasdi Subagyono; serta Direktur Alat Mesin Pertanian, Muhammad Hatta.

Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari Syahrul Yasin Limpo ihwal penetapan tersangka hingga penggeledahan oleh KPK di rumahnya. Pun demikian dari Kasdi Subagyono dan M Hatta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Doa Bersama Akhiri Silaturahmi Hary Tanoesoedibjo Bersama Romo dan Romani di Tangerang

Berdasarkan informasi yang diterima MNC Portal Indonesia, Syahrul Yasin Limpo saat ini sedang berada di Roma, Italia, dalam rangka menghadiri Konferensi Global tentang Peternakan Berkelanjutan Transformasi. Syahrul dijadwalkan tiba kembali di Jakarta pada Sabtu, 30 September 2023, malam.


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTQxMi81L3g4b2Ywb3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus melakukan penggeledahan Gedung A Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (29/9/2023) malam.
Pantauan MNC Portal Indonesia, tim penyidik tiba di kantor Kementan sekitar pukul 10.40 WIB dan pukul 12.48 WIB. Hingga kini, pukul 22.13 WIB malam, yang berarti para penyidik sudah hampir 12 jam menggeledah Gedung A di Kementan.
Sebanyak empat aparat kepolisian dengan senjata laras panjang masih berjaga di depan kantor Kementan Gedung A. Hingga kini, para penyidik terpantau belum terlihat sudah menyelesaikan penggeledahannya di kantor menteri Syahrul Yasin Limpo itu.

BACA JUGA:
Larangan TikTok Shop Cs, DPR: Ciptakan Keseimbangan Antara Pasar Digital dan Konvensional

Saat siang hari sejumlah penyidik sempat terlihat keluar gedung A lengkap dengan rompi KPK. Namun belum membawa alat bukti atas dugaan kasus korupsi di lingkungan Kementan RI yang menyeret Menteri Syahrul Yasin Limpo dan sejumlah pejabat lainnya.
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan bahwa penggeledahan dalam rangka pengumpulan alat bukti dalam dugaan kasus korupsi di lingkungan Kementan.

BACA JUGA:
Rakernas PDI Perjuangan Tak Sekadar Dansa-Dansa Politik

&quot;Karena ini proses penggeledahan dalam rangka untuk pengumpulan alat bukti tentunya. Sehingga kami mengonfirmasi tidak ada pihak yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK,&quot; ujar Ali di Kantor KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Sekadar informasi, tim KPK menggeledah rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo sejak Kamis, 28 September 2023, sore, hingga siang tadi. Penggeledahan diduga kuat berkaitan dengan pengusutan kasus dugaan korupsi di Kementan.KPK dikabarkan telah meningkatkan status penyelidikan terkait sejumlah dugaan korupsi di Kementan ke tahap penyidikan. Salah satu kasus yang sedang diusut KPK di Kementan yakni terkait dengan jual beli jabatan.

BACA JUGA:
 Wihara di Sunter Agung Terbakar, 6 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Sejalan dengan itu, KPK dikabarkan juga telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Ketiga tersangka itu yakni, Mentan Syahrul Yasin Limpo; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Kasdi Subagyono; serta Direktur Alat Mesin Pertanian, Muhammad Hatta.

Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari Syahrul Yasin Limpo ihwal penetapan tersangka hingga penggeledahan oleh KPK di rumahnya. Pun demikian dari Kasdi Subagyono dan M Hatta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Doa Bersama Akhiri Silaturahmi Hary Tanoesoedibjo Bersama Romo dan Romani di Tangerang

Berdasarkan informasi yang diterima MNC Portal Indonesia, Syahrul Yasin Limpo saat ini sedang berada di Roma, Italia, dalam rangka menghadiri Konferensi Global tentang Peternakan Berkelanjutan Transformasi. Syahrul dijadwalkan tiba kembali di Jakarta pada Sabtu, 30 September 2023, malam.


</content:encoded></item></channel></rss>
