<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Perwira TNI AU Tewas, Polisi Amankan 18 CCTV, Hanya 4 yang Merekam Korban</title><description>Polisi menyebut hanya terdapat 4 CCTV yang merekam detik-detik anak perwira TNI berinisial CHR (16) yang tewas di Lanud Halim Perdanakusuma.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/338/2891928/anak-perwira-tni-au-tewas-polisi-amankan-18-cctv-hanya-4-yang-merekam-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/29/338/2891928/anak-perwira-tni-au-tewas-polisi-amankan-18-cctv-hanya-4-yang-merekam-korban"/><item><title>Anak Perwira TNI AU Tewas, Polisi Amankan 18 CCTV, Hanya 4 yang Merekam Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/338/2891928/anak-perwira-tni-au-tewas-polisi-amankan-18-cctv-hanya-4-yang-merekam-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/29/338/2891928/anak-perwira-tni-au-tewas-polisi-amankan-18-cctv-hanya-4-yang-merekam-korban</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/338/2891928/anak-perwira-tni-au-tewas-polisi-amankan-18-cctv-hanya-4-yang-merekam-korban-xKtgOXxITS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/338/2891928/anak-perwira-tni-au-tewas-polisi-amankan-18-cctv-hanya-4-yang-merekam-korban-xKtgOXxITS.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Polisi menyebut hanya terdapat 4 CCTV yang merekam detik-detik anak perwira TNI berinisial CHR (16) yang tewas di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Minggu 24 September 2023. Walaupun sebelumnya polisi telah mengamankan 18 CCTV di lokasi.

&quot;Lalu dari 18 titik yg diidentifikasi yang kemarin sudah kita sampaikan pada saat doorstop yang lalu. Di sekitar TKP, ternyata hasil analisa hanya 4 titik CCTV yang merekam korban. Baik itu pra dan pasca kejadian,&quot; ucap Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Leonardus Simarmata, Jumat (29/9/2023).

BACA JUGA:
Misteri Temuan Pisau Meleleh di Kasus Anak Perwira TNI Tewas Terbakar di Lanud Halim


Leonardus mengungkap, CCTV yang langsung mengarah ke TKP ternyata rusak. &quot;Adapun CCTV yang posisinya berada di depan TKP atau yang mengarah langsung tidak berfungsi,&quot; sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga menambah jumlah saksi yang awalnya hanya delapan, kini menjadi 10 orang.

&quot;Masing-masing adalah ibu korban, lalu bapak korban, wali kelas korban, guru BK korban, temen kelas korban empat orang. Security pos, lalu anggota pom angkatan udara yang piket pada saat kejadian. Ini ada 10, totalnya,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Anak Perwira Tewas Terbakar di Lanud Halim, Polisi Periksa Anggota TNI


Hingga kini, polisi belum bisa memastikan apa yang menyebabkan korban tewas dalam peristiwa itu. Leonardus mengatakan pihaknya juga belum menerima hasil autopsi jenazah korban.

&quot;Menunggu hasil pemeriksaan dari tim fisika forensik dan tim biofor puslabfor bareskrim Polri dan juga termasuk pemeriksaan digital forensik dari alat atau gadget yang kemarin kami kirimkan ke puslabfor,&quot; katanya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menyebut hanya terdapat 4 CCTV yang merekam detik-detik anak perwira TNI berinisial CHR (16) yang tewas di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Minggu 24 September 2023. Walaupun sebelumnya polisi telah mengamankan 18 CCTV di lokasi.

&quot;Lalu dari 18 titik yg diidentifikasi yang kemarin sudah kita sampaikan pada saat doorstop yang lalu. Di sekitar TKP, ternyata hasil analisa hanya 4 titik CCTV yang merekam korban. Baik itu pra dan pasca kejadian,&quot; ucap Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Leonardus Simarmata, Jumat (29/9/2023).

BACA JUGA:
Misteri Temuan Pisau Meleleh di Kasus Anak Perwira TNI Tewas Terbakar di Lanud Halim


Leonardus mengungkap, CCTV yang langsung mengarah ke TKP ternyata rusak. &quot;Adapun CCTV yang posisinya berada di depan TKP atau yang mengarah langsung tidak berfungsi,&quot; sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga menambah jumlah saksi yang awalnya hanya delapan, kini menjadi 10 orang.

&quot;Masing-masing adalah ibu korban, lalu bapak korban, wali kelas korban, guru BK korban, temen kelas korban empat orang. Security pos, lalu anggota pom angkatan udara yang piket pada saat kejadian. Ini ada 10, totalnya,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Anak Perwira Tewas Terbakar di Lanud Halim, Polisi Periksa Anggota TNI


Hingga kini, polisi belum bisa memastikan apa yang menyebabkan korban tewas dalam peristiwa itu. Leonardus mengatakan pihaknya juga belum menerima hasil autopsi jenazah korban.

&quot;Menunggu hasil pemeriksaan dari tim fisika forensik dan tim biofor puslabfor bareskrim Polri dan juga termasuk pemeriksaan digital forensik dari alat atau gadget yang kemarin kami kirimkan ke puslabfor,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
