<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bubarkan Pesta Miras, 2 Warga Menteng Dibacok</title><description>Bubarkan Pesta Miras, 2 Warga Menteng Dibacok
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/338/2892125/bubarkan-pesta-miras-2-warga-menteng-dibacok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/29/338/2892125/bubarkan-pesta-miras-2-warga-menteng-dibacok"/><item><title>Bubarkan Pesta Miras, 2 Warga Menteng Dibacok</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/338/2892125/bubarkan-pesta-miras-2-warga-menteng-dibacok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/29/338/2892125/bubarkan-pesta-miras-2-warga-menteng-dibacok</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/338/2892125/bubarkan-pesta-miras-2-warga-menteng-dibacok-HvD1pyGSnT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bubarkan pesta miras, dua warga Menteng, Jakpus, dibacok. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/338/2892125/bubarkan-pesta-miras-2-warga-menteng-dibacok-HvD1pyGSnT.jpg</image><title>Bubarkan pesta miras, dua warga Menteng, Jakpus, dibacok. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOC8xLzE3MTMyMS81L3g4b2RyZHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dua orang warga Menteng, Jakarta Pusat, yaitu Abdul Rahman dan Deka Widi Laksono menjadi korban penganiayaan di Jalan Anyer Ujung belakang SMP 8 pada Kamis (28/9/2023) dini hari. Mereka dianiaya usai membubarkan remaja yang tengah pesta miras.

Warga sekaligus saksi mata, Fiki Wijaya mengatakan, saat itu dirinya tengah di rumah. Kemudian ada kawannya bernama Deka Widi Laksono yang mengabarkan dirinya kena bacok di belakang SMP 8.

&quot;Tahu ada kabar itu, saya dan teman lainnya mendatangi lokasi. Terus pas ketemu kita langsung diserang. Mereka pada bawa senjata tajam (sajam) seperti celurit,&quot; ujar Fiki kepada wartawan, Jumat (29/9/2023).

Ia sempat kabur saat bertemu kawanan remaja yang tengah pesta miras tersebut. Ia memperkirakan remaja tersebut berusia di bawah 17 tahun.

&quot;Saya terbebas dari bacokan karena abang saya datang dan langsung mendorong pelaku yang bawa sajam. Infonya sudah ada yang ditangkap dan sekarang berada di Polsek Metro Menteng,&quot; ucapnya.






BACA JUGA:
Seorang Wanita Ditemukan Bersimbah Darah di Parit Sawah, Diduga Dibacok Suaminya










Senada, Abdul Rahman abang dari Fika Wijaya mengatakan dirinya mendapat sejumlah luka bacokan dan hantaman benda tumpul. Saat itu ia melihat adiknya nyaris dibacok. Ia pun langsung menghampiri dan mendorong remaja yang hendak membacok.

&quot;Pas saya dorong, adik saya berhasil kabur. Saat saya hendak kabur, tapi saya justru kepeleset dan terjatuh. Saat terjatuh saya dihantam stik golf hingga empat gigi saya rontok,&quot; ucapnya.





BACA JUGA:
Tiga Tahun Beroperasi, Polisi Tangkap Tiga Pelaku Produsen Miras Oplosan di Jakarta Barat








Abdul mengalami luka pada bagian kepala akibat dibacok dan mendapat 10 jahitan. Kemudian di bagian kaki sebelah kanan bawah mendapat lima jahitan.

&quot;Punggung saya juga kena sabetan sajam tapi tidak robek hanya lecet,&quot; ucapnya.

Kejadian itu telah dilaporkan ke Polsek Metro Menteng dan Abdul sudah melakukan visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Ia berharap para pelaku yang diperkirakan lebih dari 10 orang bisa ditangkap.



&quot;Mereka itu cukup banyak. Kepala saya juga bukan hanya dibacok tapi dihajar pakai botol minuman keras (miras),&quot; ungkapnya.







BACA JUGA:
 Jual Miras di Solo, Pria Asal Bali Ditangkap Polisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;










Di tempat terpisah, Camat Menteng Suprayogi membenarkan adanya peristiwa penganiayaan terhadap warga Rw 09 oleh RW remaja RW 02, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat.



&quot;Iya benar ada peristiwa tersebut. Infonya anak di bawah umur yang melakukan penganiayaan terhadap korban. Kami juga masih menunggu laporan dari polsek terkait pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP),&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOC8xLzE3MTMyMS81L3g4b2RyZHQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dua orang warga Menteng, Jakarta Pusat, yaitu Abdul Rahman dan Deka Widi Laksono menjadi korban penganiayaan di Jalan Anyer Ujung belakang SMP 8 pada Kamis (28/9/2023) dini hari. Mereka dianiaya usai membubarkan remaja yang tengah pesta miras.

Warga sekaligus saksi mata, Fiki Wijaya mengatakan, saat itu dirinya tengah di rumah. Kemudian ada kawannya bernama Deka Widi Laksono yang mengabarkan dirinya kena bacok di belakang SMP 8.

&quot;Tahu ada kabar itu, saya dan teman lainnya mendatangi lokasi. Terus pas ketemu kita langsung diserang. Mereka pada bawa senjata tajam (sajam) seperti celurit,&quot; ujar Fiki kepada wartawan, Jumat (29/9/2023).

Ia sempat kabur saat bertemu kawanan remaja yang tengah pesta miras tersebut. Ia memperkirakan remaja tersebut berusia di bawah 17 tahun.

&quot;Saya terbebas dari bacokan karena abang saya datang dan langsung mendorong pelaku yang bawa sajam. Infonya sudah ada yang ditangkap dan sekarang berada di Polsek Metro Menteng,&quot; ucapnya.






BACA JUGA:
Seorang Wanita Ditemukan Bersimbah Darah di Parit Sawah, Diduga Dibacok Suaminya










Senada, Abdul Rahman abang dari Fika Wijaya mengatakan dirinya mendapat sejumlah luka bacokan dan hantaman benda tumpul. Saat itu ia melihat adiknya nyaris dibacok. Ia pun langsung menghampiri dan mendorong remaja yang hendak membacok.

&quot;Pas saya dorong, adik saya berhasil kabur. Saat saya hendak kabur, tapi saya justru kepeleset dan terjatuh. Saat terjatuh saya dihantam stik golf hingga empat gigi saya rontok,&quot; ucapnya.





BACA JUGA:
Tiga Tahun Beroperasi, Polisi Tangkap Tiga Pelaku Produsen Miras Oplosan di Jakarta Barat








Abdul mengalami luka pada bagian kepala akibat dibacok dan mendapat 10 jahitan. Kemudian di bagian kaki sebelah kanan bawah mendapat lima jahitan.

&quot;Punggung saya juga kena sabetan sajam tapi tidak robek hanya lecet,&quot; ucapnya.

Kejadian itu telah dilaporkan ke Polsek Metro Menteng dan Abdul sudah melakukan visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Ia berharap para pelaku yang diperkirakan lebih dari 10 orang bisa ditangkap.



&quot;Mereka itu cukup banyak. Kepala saya juga bukan hanya dibacok tapi dihajar pakai botol minuman keras (miras),&quot; ungkapnya.







BACA JUGA:
 Jual Miras di Solo, Pria Asal Bali Ditangkap Polisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;










Di tempat terpisah, Camat Menteng Suprayogi membenarkan adanya peristiwa penganiayaan terhadap warga Rw 09 oleh RW remaja RW 02, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat.



&quot;Iya benar ada peristiwa tersebut. Infonya anak di bawah umur yang melakukan penganiayaan terhadap korban. Kami juga masih menunggu laporan dari polsek terkait pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP),&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
