<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Motif Siswa SMP Bullying Adik Kelas di Cilacap, Kesal Gengnya Dicatut Tantang Sekolah Lain</title><description>Aparat Kepolisian Polresta Cilacap, Jawa Tengah mengungkap motif bullying atau perundungan pelajar SMP di Cimanggu</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/512/2891688/terungkap-motif-siswa-smp-bullying-adik-kelas-di-cilacap-kesal-gengnya-dicatut-tantang-sekolah-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/29/512/2891688/terungkap-motif-siswa-smp-bullying-adik-kelas-di-cilacap-kesal-gengnya-dicatut-tantang-sekolah-lain"/><item><title>Terungkap! Motif Siswa SMP Bullying Adik Kelas di Cilacap, Kesal Gengnya Dicatut Tantang Sekolah Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/29/512/2891688/terungkap-motif-siswa-smp-bullying-adik-kelas-di-cilacap-kesal-gengnya-dicatut-tantang-sekolah-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/29/512/2891688/terungkap-motif-siswa-smp-bullying-adik-kelas-di-cilacap-kesal-gengnya-dicatut-tantang-sekolah-lain</guid><pubDate>Jum'at 29 September 2023 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Susanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/29/512/2891688/terungkap-motif-siswa-smp-bullying-adik-kelas-di-cilacap-kesal-gengnya-dicatut-tantang-sekolah-lain-NdiKOiY8Xe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siswa SMP bullying adik kelas di Cilacap (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/29/512/2891688/terungkap-motif-siswa-smp-bullying-adik-kelas-di-cilacap-kesal-gengnya-dicatut-tantang-sekolah-lain-NdiKOiY8Xe.jpg</image><title>Siswa SMP bullying adik kelas di Cilacap (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>CILACAP - Aparat Kepolisian Polresta Cilacap, Jawa Tengah mengungkap motif bullying atau perundungan pelajar SMP di Cimanggu. Dari aksi bullying tersebut, polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni K (15) dan W (14).
Menurut Kapolresta Cilacap Kombes Fannky Ani Sugiharto motif kasus perundungan ini dipicu kemarahan pelaku yang dikenal sebagai ketua geng atau kelompok barisan siswa. Pelaku kesal karena korban mengaku sebagai anggota geng barisan siswa untuk menantang sekolah lain.

BACA JUGA:
4 Fakta Bullying Siswa SMP Ditendang hingga Terkapar, Korban Sudah Minta Ampun

Padahal, korban bukanlah anggota kelompok barisan siswa yang dipimpin pelaku. Alasan itulah yang memicu terjadinya perundungan terhadap korban hingga tersebar luas di media sosial.
Kedua pelaku adalah kakak kelas korban yang duduk di kelas 9 dan 8 sebuah SMP di Cimanggu. Polisi juga sudah menggelar pertemuan dengan pihak sekolah, dinas pendidikan, kejaksaan, bupati serta TNI pada Rabu 27 September 2023.

BACA JUGA:
Viral Siswa SMP Bully Adik Kelas, Korban Ditendang hingga Terkapar

Meski tersangka berstatus anak-anak, polisi tetap memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku dengan menggunakan sistem peradilan anak. Jika terbukti, pelaku terancam hukuman penjara selama 3,6 tahun.
Sementara itu, Kepala Sekolah Wuri Handayani mengungkapkan, peristiwa perundungan ini membuat pihak sekolah terkejut. Pasalnya, pelaku dikenal sebagai pelajar yang berprestasi dengan segala penghargaan yang diraihnya.Namun, pihak sekolah tetap mendukung dan menghormati proses hukuman yang sedang berjalan terhadap siswanya.
Peristiwa perundungan terjadi di lapangan bola voli di Desa Negarajati, Cimanggu usai pulang sekolah. Pelaku menganiaya dengan menendang dan memukul korban di hadapan siswa lainnya.

BACA JUGA:
Dinas Pendidikan DKI Bilang Siswa SD Jatuh dari Lantai 4 Bukan karena Bullying

Meski telah meminta ampun, namun pelaku yang merupakan kakak kelas korban terus menganiaya hingga korban tersungkur.
Video perundungan ini kemudian beredar luas dan menimbulkan kemarahan warga. Ratusan warga mendatangi rumah pelaku dan memaksa pelaku keluar rumah pada Selasa malam. Beruntung pelaku dapat diamankan polisi dan membawanya ke Mapolresta Cilacap.</description><content:encoded>CILACAP - Aparat Kepolisian Polresta Cilacap, Jawa Tengah mengungkap motif bullying atau perundungan pelajar SMP di Cimanggu. Dari aksi bullying tersebut, polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni K (15) dan W (14).
Menurut Kapolresta Cilacap Kombes Fannky Ani Sugiharto motif kasus perundungan ini dipicu kemarahan pelaku yang dikenal sebagai ketua geng atau kelompok barisan siswa. Pelaku kesal karena korban mengaku sebagai anggota geng barisan siswa untuk menantang sekolah lain.

BACA JUGA:
4 Fakta Bullying Siswa SMP Ditendang hingga Terkapar, Korban Sudah Minta Ampun

Padahal, korban bukanlah anggota kelompok barisan siswa yang dipimpin pelaku. Alasan itulah yang memicu terjadinya perundungan terhadap korban hingga tersebar luas di media sosial.
Kedua pelaku adalah kakak kelas korban yang duduk di kelas 9 dan 8 sebuah SMP di Cimanggu. Polisi juga sudah menggelar pertemuan dengan pihak sekolah, dinas pendidikan, kejaksaan, bupati serta TNI pada Rabu 27 September 2023.

BACA JUGA:
Viral Siswa SMP Bully Adik Kelas, Korban Ditendang hingga Terkapar

Meski tersangka berstatus anak-anak, polisi tetap memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku dengan menggunakan sistem peradilan anak. Jika terbukti, pelaku terancam hukuman penjara selama 3,6 tahun.
Sementara itu, Kepala Sekolah Wuri Handayani mengungkapkan, peristiwa perundungan ini membuat pihak sekolah terkejut. Pasalnya, pelaku dikenal sebagai pelajar yang berprestasi dengan segala penghargaan yang diraihnya.Namun, pihak sekolah tetap mendukung dan menghormati proses hukuman yang sedang berjalan terhadap siswanya.
Peristiwa perundungan terjadi di lapangan bola voli di Desa Negarajati, Cimanggu usai pulang sekolah. Pelaku menganiaya dengan menendang dan memukul korban di hadapan siswa lainnya.

BACA JUGA:
Dinas Pendidikan DKI Bilang Siswa SD Jatuh dari Lantai 4 Bukan karena Bullying

Meski telah meminta ampun, namun pelaku yang merupakan kakak kelas korban terus menganiaya hingga korban tersungkur.
Video perundungan ini kemudian beredar luas dan menimbulkan kemarahan warga. Ratusan warga mendatangi rumah pelaku dan memaksa pelaku keluar rumah pada Selasa malam. Beruntung pelaku dapat diamankan polisi dan membawanya ke Mapolresta Cilacap.</content:encoded></item></channel></rss>
