<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika Ganjar Pranowo Kepincut Mobil RI-1 Concept di IMLE 2023</title><description>Dalam ajang tersebut, berbagai modifikasi otomotif karya anak bangsa yang dipamerkan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/30/337/2892545/ketika-ganjar-pranowo-kepincut-mobil-ri-1-concept-di-imle-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/30/337/2892545/ketika-ganjar-pranowo-kepincut-mobil-ri-1-concept-di-imle-2023"/><item><title>Ketika Ganjar Pranowo Kepincut Mobil RI-1 Concept di IMLE 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/30/337/2892545/ketika-ganjar-pranowo-kepincut-mobil-ri-1-concept-di-imle-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/30/337/2892545/ketika-ganjar-pranowo-kepincut-mobil-ri-1-concept-di-imle-2023</guid><pubDate>Sabtu 30 September 2023 22:19 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/30/337/2892545/ketika-ganjar-pranowo-kepincut-mobil-ri-1-concept-di-imle-2023-6LNKMXzslU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo tertarik mobil RI 1 Concept di IMLE 2023 (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/30/337/2892545/ketika-ganjar-pranowo-kepincut-mobil-ri-1-concept-di-imle-2023-6LNKMXzslU.jpg</image><title>Ganjar Pranowo tertarik mobil RI 1 Concept di IMLE 2023 (Foto: Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOC8xLzE3MDgxNi81L3g4bzVtMW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) 2024, Ganjar Pranowo mengunjungi pameran Indonesia Modification dan Lifestyle Expo (IMLE) 2023 di JCC Jakarta, Sabtu (30/9/2023). Dalam ajang tersebut, berbagai modifikasi otomotif karya anak bangsa yang dipamerkan.

Didampingi pembalap nasional, Rifat Sungkar, Ganjar berkeliling melihat satu demi satu koleksi mobil modifikasi yang dipamerkan. Bacapres yang didukung Partai Perindo itu pun dibuat berdecak kagum.

&quot;Keren lho ini, berapa lama buat seperti ini? Detilnya oke sekali,&quot; puji Ganjar yang menyempatkan ngobrol dengan sejumlah builder atau modifikator.

BACA JUGA:
Survei Indikator: Ganjar Pranowo Capres yang Paling Didukung Jokowi


Sejumlah mobil cukup menarik perhatian Ganjar. Salah satunya adalah mobil merk Hyundai yang dimodifikasi. Ia tertarik karena modifikasinya tidak biasa, yakni di plat mobil tersebut bertuliskan RI-1 Concept berwarna merah.

&quot;Wah ada mobil presiden ini,&quot; katanya.

Mobil tersebut terlibat seperti mobil biasa jika dilihat secara sekilas. Padahal, design interior maupun eksteriornya berbeda dengan mobil lainnya. Ternyata mobil tersebut sengaja didesain khusus untuk mengakomodasi kinerja presiden.

&quot;Mobil ini kami design khusus untuk mengakomodasi kinerja presiden pak. Konsepnya mobil kepresidenan. Designnya khusus dan pas dengan medan di segala daerah di Indonesia,&quot; kata salah satu modifikator kepada Ganjar.

BACA JUGA:
Ganjar Didominasi Strong Voters, Pemilih yang Tak Akan Pindah Pilihan Politik


Sementara Rifat Sungkar menjelaskan, mobil tersebut merupakan satu-satunya mobil custom di Indonesia yang mengusung konsep mobil kepresidenan. Mobil dibuat oleh anak bangsa dari berbagai daerah di Indonesia.

&quot;Ini satu-satunya mobil custom tema kepresidenan pak Ganjar. Idenya memang sangat menarik,&quot; tuturnya.

Dengan teliti Ganjar melihat detil mobil tersebutdari bagian luar hingga dalam mobil sambil tersenyum. &quot;Keren modifikasinya, idenya juga menarik,&quot; ucapnya.



&quot;Pas buat Pak Ganjar nanti kalau sudah dilantik jadi presiden,&quot; kata sejumlah modifikator.

BACA JUGA:
Survei Indikator: Sebagai Capres, Elektabilitas Ganjar Tertinggi Kalahkan Prabowo dan Anies




Kesempatan bertemu Ganjar ternyata juga dimanfaatkan para modifikator untuk menyampaikan keluh kesah. Kreasi mereka kerap terhalang oleh kebijakan negara yang dirasa kurang mendukung.



&quot;Pak tolong pak, aturannya dipermudah. Kami selalu terkendala karena aturan yang dirasa tidak mendukung. Misalnya harus mengganti mesin mobil, itu tidak laku dijual karena di jalan selalu dipermasalahkan petugas,&quot; curhat para modifikator.

BACA JUGA:
Ganjar Dampingi Megawati Lihat Pameran Pangan Plus di Rakernas PDIP




Ganjar meresponnya bahwa di tengah situasi yang berubah dengan cepat termasuk otomotif, harus ada kejelasan agar mereka bisa berkarya. &quot;Misalnya, ada mesin motor yang dibuat untuk mobil, ada mereka yang berkarya di bagian body. Pertanyaannya, industri yang sangat kreatif ini belum mendapatkan keluesan untuk berbisnis,&quot; kata Ganjar.



Negara harus terlibat memberikan solusi, menurut Ganjar, terutama mengenai karya para modifikator yang belum bisa berkembang karena tidak ada surat-surat.



&quot;Ketika ada mesin motor dibuat mobil dan suratnya nggak ada, maka ini mesti diadakan. Ini masuk kategori X sehingga mereka para modifikator ini mendapatkan ruang. Maka inilah industri kreatif yang aturannya juga harus kreatif lagi,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOC8xLzE3MDgxNi81L3g4bzVtMW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) 2024, Ganjar Pranowo mengunjungi pameran Indonesia Modification dan Lifestyle Expo (IMLE) 2023 di JCC Jakarta, Sabtu (30/9/2023). Dalam ajang tersebut, berbagai modifikasi otomotif karya anak bangsa yang dipamerkan.

Didampingi pembalap nasional, Rifat Sungkar, Ganjar berkeliling melihat satu demi satu koleksi mobil modifikasi yang dipamerkan. Bacapres yang didukung Partai Perindo itu pun dibuat berdecak kagum.

&quot;Keren lho ini, berapa lama buat seperti ini? Detilnya oke sekali,&quot; puji Ganjar yang menyempatkan ngobrol dengan sejumlah builder atau modifikator.

BACA JUGA:
Survei Indikator: Ganjar Pranowo Capres yang Paling Didukung Jokowi


Sejumlah mobil cukup menarik perhatian Ganjar. Salah satunya adalah mobil merk Hyundai yang dimodifikasi. Ia tertarik karena modifikasinya tidak biasa, yakni di plat mobil tersebut bertuliskan RI-1 Concept berwarna merah.

&quot;Wah ada mobil presiden ini,&quot; katanya.

Mobil tersebut terlibat seperti mobil biasa jika dilihat secara sekilas. Padahal, design interior maupun eksteriornya berbeda dengan mobil lainnya. Ternyata mobil tersebut sengaja didesain khusus untuk mengakomodasi kinerja presiden.

&quot;Mobil ini kami design khusus untuk mengakomodasi kinerja presiden pak. Konsepnya mobil kepresidenan. Designnya khusus dan pas dengan medan di segala daerah di Indonesia,&quot; kata salah satu modifikator kepada Ganjar.

BACA JUGA:
Ganjar Didominasi Strong Voters, Pemilih yang Tak Akan Pindah Pilihan Politik


Sementara Rifat Sungkar menjelaskan, mobil tersebut merupakan satu-satunya mobil custom di Indonesia yang mengusung konsep mobil kepresidenan. Mobil dibuat oleh anak bangsa dari berbagai daerah di Indonesia.

&quot;Ini satu-satunya mobil custom tema kepresidenan pak Ganjar. Idenya memang sangat menarik,&quot; tuturnya.

Dengan teliti Ganjar melihat detil mobil tersebutdari bagian luar hingga dalam mobil sambil tersenyum. &quot;Keren modifikasinya, idenya juga menarik,&quot; ucapnya.



&quot;Pas buat Pak Ganjar nanti kalau sudah dilantik jadi presiden,&quot; kata sejumlah modifikator.

BACA JUGA:
Survei Indikator: Sebagai Capres, Elektabilitas Ganjar Tertinggi Kalahkan Prabowo dan Anies




Kesempatan bertemu Ganjar ternyata juga dimanfaatkan para modifikator untuk menyampaikan keluh kesah. Kreasi mereka kerap terhalang oleh kebijakan negara yang dirasa kurang mendukung.



&quot;Pak tolong pak, aturannya dipermudah. Kami selalu terkendala karena aturan yang dirasa tidak mendukung. Misalnya harus mengganti mesin mobil, itu tidak laku dijual karena di jalan selalu dipermasalahkan petugas,&quot; curhat para modifikator.

BACA JUGA:
Ganjar Dampingi Megawati Lihat Pameran Pangan Plus di Rakernas PDIP




Ganjar meresponnya bahwa di tengah situasi yang berubah dengan cepat termasuk otomotif, harus ada kejelasan agar mereka bisa berkarya. &quot;Misalnya, ada mesin motor yang dibuat untuk mobil, ada mereka yang berkarya di bagian body. Pertanyaannya, industri yang sangat kreatif ini belum mendapatkan keluesan untuk berbisnis,&quot; kata Ganjar.



Negara harus terlibat memberikan solusi, menurut Ganjar, terutama mengenai karya para modifikator yang belum bisa berkembang karena tidak ada surat-surat.



&quot;Ketika ada mesin motor dibuat mobil dan suratnya nggak ada, maka ini mesti diadakan. Ini masuk kategori X sehingga mereka para modifikator ini mendapatkan ruang. Maka inilah industri kreatif yang aturannya juga harus kreatif lagi,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
