<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Dapatkan Sampel Sidik Jari Pelaku Pembunuhan Siswi SMK di Bogor</title><description>&quot;Sampel sidik jari memang sudah ada hasil, namun dikaitkan beberapa contoh sampel memang untuk sementara hasilnya non identik,&quot; sambungnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/30/338/2892202/polisi-dapatkan-sampel-sidik-jari-pelaku-pembunuhan-siswi-smk-di-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/30/338/2892202/polisi-dapatkan-sampel-sidik-jari-pelaku-pembunuhan-siswi-smk-di-bogor"/><item><title>Polisi Dapatkan Sampel Sidik Jari Pelaku Pembunuhan Siswi SMK di Bogor</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/30/338/2892202/polisi-dapatkan-sampel-sidik-jari-pelaku-pembunuhan-siswi-smk-di-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/30/338/2892202/polisi-dapatkan-sampel-sidik-jari-pelaku-pembunuhan-siswi-smk-di-bogor</guid><pubDate>Sabtu 30 September 2023 04:00 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/30/338/2892202/polisi-dapatkan-sampel-sidik-jari-pelaku-pembunuhan-siswi-smk-di-bogor-bnMNH2bwQS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/30/338/2892202/polisi-dapatkan-sampel-sidik-jari-pelaku-pembunuhan-siswi-smk-di-bogor-bnMNH2bwQS.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTQxOS81L3g4b2YycTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR - Polisi sudah mendapatkan sampel sidik jari dari terduga pelaku pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya (18) di Kota Bogor. Tetapi, belum yang menjukan hasil indetik terhadap terduga pelaku.
&quot;Terkait masalah penemuan barang bukti, kita lakukan dua permohonan penelitian pengujian. Pertama, adalah ke Puslabfor berkaitan pengecekan sidik jari laten ataupun pemeriksaan adanya sampel DNA. Itu sudah kita ajukan,&quot; kata Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila, Jumat (29/9/2023).
&quot;Sampel sidik jari memang sudah ada hasil, namun dikaitkan beberapa contoh sampel memang untuk sementara hasilnya non identik,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Pemprov DKI Sanksi 11 Perusahaan, 4 di Antaranya Disegel Usai Jadi Biang Kerok Polusi

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan beberapa langkah lainnya untuk mengusut kasus ini. Salah satunya melacak pertemanan korban dari media sosial untuk dimintai keterangannya sebagai saksi.

BACA JUGA:
Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Wanita di Dekat Lobi Mal Central Park

&quot;Lebih lanjut, terkait rencana tindak lanjutnya, ada beberapa saksi-saksi yang sudah kita periksa. Bukan bersumber dari sekolah, tapi berdasarkan perkawanan dari media sosial. Saat ini tim kita akan luncurkan untuk mengecek kembali saksi-saksi yang hasil perkembangan via media sosial tersebut akan kita cocokkan atau kita sinkronan dengan alat bukti yang saat ini sudah penyidik dapatkan,&quot; ungkapnya.Rizka menambahkan, semua perkembangan kasus ini disampaikan kepada orangtua korban. Sekecil apapun perkembangan akan penyidik sampaikan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Atasi Polusi Udara, Pemprov DKI: 125 Water Mist Terpasang di 109 Gedung

&quot;Pihak penyidik juga telah bertemu dengan ayah dan ibu korban, dan kita juga sudah menjelaskan sejauh mana proses perkembangan penyidikan terkait kasus Noven ini. Beliau juga mengapresiasi baik dan juga ada beberapa informasi yang disampaikan ke penyidik untuk segera ditindaklanjuti. Sekecil perkembangan apapun kami dari akan mengirimkan ke SP2HP kepada pihak korban,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bibit Siklon Tropis 93W Terdeteksi, BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi

Seperti diketahui, Andriana Yubelia Noven Cahya (18) tewas dalam gang kecil di Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor. Korban meregang nyawa setelah ditusuk oleh orang tak dikenal pada Selasa, 8 Januari 2019.

Korban diketahui ditusuk saat pulang sekolah saat melewati gang tersebut dan sempat terekam kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil autopsi, korban mengalami luka tusuk di dada kiri sedalam 25 sentimeter dengan lebar 3 sentimeter.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOS8xLzE3MTQxOS81L3g4b2YycTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR - Polisi sudah mendapatkan sampel sidik jari dari terduga pelaku pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya (18) di Kota Bogor. Tetapi, belum yang menjukan hasil indetik terhadap terduga pelaku.
&quot;Terkait masalah penemuan barang bukti, kita lakukan dua permohonan penelitian pengujian. Pertama, adalah ke Puslabfor berkaitan pengecekan sidik jari laten ataupun pemeriksaan adanya sampel DNA. Itu sudah kita ajukan,&quot; kata Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila, Jumat (29/9/2023).
&quot;Sampel sidik jari memang sudah ada hasil, namun dikaitkan beberapa contoh sampel memang untuk sementara hasilnya non identik,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Pemprov DKI Sanksi 11 Perusahaan, 4 di Antaranya Disegel Usai Jadi Biang Kerok Polusi

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan beberapa langkah lainnya untuk mengusut kasus ini. Salah satunya melacak pertemanan korban dari media sosial untuk dimintai keterangannya sebagai saksi.

BACA JUGA:
Polisi Periksa Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Wanita di Dekat Lobi Mal Central Park

&quot;Lebih lanjut, terkait rencana tindak lanjutnya, ada beberapa saksi-saksi yang sudah kita periksa. Bukan bersumber dari sekolah, tapi berdasarkan perkawanan dari media sosial. Saat ini tim kita akan luncurkan untuk mengecek kembali saksi-saksi yang hasil perkembangan via media sosial tersebut akan kita cocokkan atau kita sinkronan dengan alat bukti yang saat ini sudah penyidik dapatkan,&quot; ungkapnya.Rizka menambahkan, semua perkembangan kasus ini disampaikan kepada orangtua korban. Sekecil apapun perkembangan akan penyidik sampaikan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Atasi Polusi Udara, Pemprov DKI: 125 Water Mist Terpasang di 109 Gedung

&quot;Pihak penyidik juga telah bertemu dengan ayah dan ibu korban, dan kita juga sudah menjelaskan sejauh mana proses perkembangan penyidikan terkait kasus Noven ini. Beliau juga mengapresiasi baik dan juga ada beberapa informasi yang disampaikan ke penyidik untuk segera ditindaklanjuti. Sekecil perkembangan apapun kami dari akan mengirimkan ke SP2HP kepada pihak korban,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bibit Siklon Tropis 93W Terdeteksi, BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi

Seperti diketahui, Andriana Yubelia Noven Cahya (18) tewas dalam gang kecil di Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor. Korban meregang nyawa setelah ditusuk oleh orang tak dikenal pada Selasa, 8 Januari 2019.

Korban diketahui ditusuk saat pulang sekolah saat melewati gang tersebut dan sempat terekam kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil autopsi, korban mengalami luka tusuk di dada kiri sedalam 25 sentimeter dengan lebar 3 sentimeter.

</content:encoded></item></channel></rss>
