<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tipu Calon Prajurit Ratusan Juta Rupiah, TNI Gadungan Ditangkap!</title><description>IL ditangkap atas dasar laporan korban calon prajurit Angkatan Darat.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/30/340/2892378/tipu-calon-prajurit-ratusan-juta-rupiah-tni-gadungan-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/30/340/2892378/tipu-calon-prajurit-ratusan-juta-rupiah-tni-gadungan-ditangkap"/><item><title>Tipu Calon Prajurit Ratusan Juta Rupiah, TNI Gadungan Ditangkap!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/30/340/2892378/tipu-calon-prajurit-ratusan-juta-rupiah-tni-gadungan-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/30/340/2892378/tipu-calon-prajurit-ratusan-juta-rupiah-tni-gadungan-ditangkap</guid><pubDate>Sabtu 30 September 2023 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>edy gustan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/30/340/2892378/tipu-calon-prajurit-ratusan-juta-rupiah-tni-gadungan-ditangkap-IP3Be9fW5C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti (Foto: Edy Gustan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/30/340/2892378/tipu-calon-prajurit-ratusan-juta-rupiah-tni-gadungan-ditangkap-IP3Be9fW5C.jpg</image><title>Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti (Foto: Edy Gustan)</title></images><description>MATARAM - Anggota Korem 162/Whira Bahkti menangkap tentara gadungan berinisial IL. Pria asal Kabupaten Bima itu diringkus di rumahnya di Lombok Barat pada Jum'at (29/9/2023). IL ditangkap atas dasar laporan korban calon prajurit Angkatan Darat.

Dari penyelidikan tim Intel Korem 162/WB, IL diduga menipu dengan menjanjikan bisa lulus seleksi menjadi prajurit TNI AD. Dalam aksinya, IL mengaku sebagai anggota TNI AD berpangkat Letnan Kolonel (Letkol).

BACA JUGA:
Tingkatkan Keterampilan Anak Muda, Relawan Ganjar Gelar Workshop dan Lomba Fotografi di Kediri


Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti, mengatakan, IL menjadi salah satu target orang yang diselidiki sesuai laporan masyarakat. Menurutnya, upaya penyelidikan terhadap siapapun yang mengaku bisa membantu meloloskan Calon Prajurit saat penerimaan TNI adalah menjadi atensi seluruh Korem atas Perintah KASAD melalui Pangdam.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, lanjut  Agus, korban bersedia menyerahkan uang Rp400 juta untuk lolos seleksi sebagai prajurit TNI AD.

BACA JUGA:
 Lakukan Penipuan Jual Beli Mobil Online, Pelaku Ini Akui Belajar dari Lapas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Saat Pengumuman kelulusan, korban ternyata tidak lulus dan meminta kembali uang yang disehkam tersebut, akan tetapi IL hanya mengembalikan Rp150 juta sehingga masih tersisa Rp250 juta.

&quot;Atas laporan dan keterangan yang disampaikan korban kami melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan,&quot; ujar Agus.

Danrem 162/WB dengan tegas menyatakan jika IL bukan anggota TNI. Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa atribut TNI AD, senjata, peluru. Sementara barang bukti lainnya masih dalam proses pengembangan.



&quot;Yang jelas pucuk-pucuk senjata yang kita amankan tersebut sesuai hasil pemeriksaan tidak terdapat nomor seri yang sesuai dengan yang dimiliki jajaran Korem 162. Jadi kami pastikan barang tersebut bukan yang dimiliki Korem 162,&quot; tegasnya.

BACA JUGA:
Polisi Bongkar Modus Penipuan Jual-Beli Mobil Online, Cek agar Terhindar!




Agus menjelaskan, pengembangan asal usul atribut yang dimiliki IL masih dilakukan proses penyelidikan. Pihaknya akan menyerahkan pelaku kepada kepolisian lantaran IL merupakan warga sipil.

</description><content:encoded>MATARAM - Anggota Korem 162/Whira Bahkti menangkap tentara gadungan berinisial IL. Pria asal Kabupaten Bima itu diringkus di rumahnya di Lombok Barat pada Jum'at (29/9/2023). IL ditangkap atas dasar laporan korban calon prajurit Angkatan Darat.

Dari penyelidikan tim Intel Korem 162/WB, IL diduga menipu dengan menjanjikan bisa lulus seleksi menjadi prajurit TNI AD. Dalam aksinya, IL mengaku sebagai anggota TNI AD berpangkat Letnan Kolonel (Letkol).

BACA JUGA:
Tingkatkan Keterampilan Anak Muda, Relawan Ganjar Gelar Workshop dan Lomba Fotografi di Kediri


Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti, mengatakan, IL menjadi salah satu target orang yang diselidiki sesuai laporan masyarakat. Menurutnya, upaya penyelidikan terhadap siapapun yang mengaku bisa membantu meloloskan Calon Prajurit saat penerimaan TNI adalah menjadi atensi seluruh Korem atas Perintah KASAD melalui Pangdam.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, lanjut  Agus, korban bersedia menyerahkan uang Rp400 juta untuk lolos seleksi sebagai prajurit TNI AD.

BACA JUGA:
 Lakukan Penipuan Jual Beli Mobil Online, Pelaku Ini Akui Belajar dari Lapas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Saat Pengumuman kelulusan, korban ternyata tidak lulus dan meminta kembali uang yang disehkam tersebut, akan tetapi IL hanya mengembalikan Rp150 juta sehingga masih tersisa Rp250 juta.

&quot;Atas laporan dan keterangan yang disampaikan korban kami melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan,&quot; ujar Agus.

Danrem 162/WB dengan tegas menyatakan jika IL bukan anggota TNI. Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa atribut TNI AD, senjata, peluru. Sementara barang bukti lainnya masih dalam proses pengembangan.



&quot;Yang jelas pucuk-pucuk senjata yang kita amankan tersebut sesuai hasil pemeriksaan tidak terdapat nomor seri yang sesuai dengan yang dimiliki jajaran Korem 162. Jadi kami pastikan barang tersebut bukan yang dimiliki Korem 162,&quot; tegasnya.

BACA JUGA:
Polisi Bongkar Modus Penipuan Jual-Beli Mobil Online, Cek agar Terhindar!




Agus menjelaskan, pengembangan asal usul atribut yang dimiliki IL masih dilakukan proses penyelidikan. Pihaknya akan menyerahkan pelaku kepada kepolisian lantaran IL merupakan warga sipil.

</content:encoded></item></channel></rss>
