<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhan: Inggris Ingin Kirim Personel Militernya ke Ukraina</title><description>Inggris hingga saat ini menghindari kehadiran militernya di Ukraina karena potensi konflik langsung dengan Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/01/18/2892848/menhan-inggris-ingin-kirim-personel-militernya-ke-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/01/18/2892848/menhan-inggris-ingin-kirim-personel-militernya-ke-ukraina"/><item><title>Menhan: Inggris Ingin Kirim Personel Militernya ke Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/01/18/2892848/menhan-inggris-ingin-kirim-personel-militernya-ke-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/01/18/2892848/menhan-inggris-ingin-kirim-personel-militernya-ke-ukraina</guid><pubDate>Minggu 01 Oktober 2023 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/01/18/2892848/inggris-ingin-kirim-personel-militernya-ke-ukraina-qVFfHyw7tk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu dengan Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps di Kyiv, Ukraina, 28 September 2023. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/01/18/2892848/inggris-ingin-kirim-personel-militernya-ke-ukraina-qVFfHyw7tk.jpg</image><title>Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu dengan Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps di Kyiv, Ukraina, 28 September 2023. (Foto: Reuters)</title></images><description>LONDON - Pemerintah Inggris ingin mengerahkan instruktur militer ke Ukraina, selain melatih angkatan bersenjata Ukraina di Inggris atau negara-negara Barat lainnya seperti saat ini, kata Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps dalam sebuah wawancara surat kabar.&amp;nbsp;
Hingga saat ini, Inggris dan sekutunya menghindari kehadiran militer formal di Ukraina untuk mengurangi risiko konflik langsung dengan Rusia.

BACA JUGA:
Putin Perintahkan Eks Komandan Wagner Ambil Alih Unit Sukarelawan di Ukraina

Inggris telah memberikan kursus pelatihan militer selama lima minggu kepada sekira 20.000 warga Ukraina selama setahun terakhir, dan bermaksud untuk melatih jumlah yang sama di masa depan.
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Sunday Telegraph, Shapps mengatakan ada ruang untuk menawarkan pelatihan militer di Ukraina setelah berdiskusi pada Jumat, (28/9/2023) dengan para pemimpin militer Inggris.

BACA JUGA:
Ukraina dan Prancis Akan Mulai Produksi Senjata Bersama

&amp;ldquo;Saya berbicara hari ini tentang kemungkinan membawa pelatihan tersebut lebih dekat dan benar-benar ke Ukraina juga,&amp;rdquo; katanya sebagaimana dilansir Reuters. &amp;ldquo;Khususnya di wilayah barat negara ini, saya pikir peluangnya sekarang adalah membawa lebih banyak hal 'di dalam negeri',&amp;rdquo; tambahnya.
Shapps menambahkan bahwa dia berharap perusahaan pertahanan Inggris seperti BAE Systems akan melanjutkan rencana mendirikan pabrik senjata di Ukraina.Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Sabtu, (30/9/2023) bahwa ia ingin mengubah industri pertahanan negaranya menjadi &amp;ldquo;pusat militer besar&amp;rdquo; dengan bermitra dengan produsen senjata Barat untuk meningkatkan pasokan senjata untuk serangan balasan Kyiv terhadap Rusia.
Perdana Menteri Rishi Sunak mengangkat Shapps menjadi menteri pertahanan pada 1 September, setelah pendahulunya Ben Wallace mengundurkan diri.</description><content:encoded>LONDON - Pemerintah Inggris ingin mengerahkan instruktur militer ke Ukraina, selain melatih angkatan bersenjata Ukraina di Inggris atau negara-negara Barat lainnya seperti saat ini, kata Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps dalam sebuah wawancara surat kabar.&amp;nbsp;
Hingga saat ini, Inggris dan sekutunya menghindari kehadiran militer formal di Ukraina untuk mengurangi risiko konflik langsung dengan Rusia.

BACA JUGA:
Putin Perintahkan Eks Komandan Wagner Ambil Alih Unit Sukarelawan di Ukraina

Inggris telah memberikan kursus pelatihan militer selama lima minggu kepada sekira 20.000 warga Ukraina selama setahun terakhir, dan bermaksud untuk melatih jumlah yang sama di masa depan.
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Sunday Telegraph, Shapps mengatakan ada ruang untuk menawarkan pelatihan militer di Ukraina setelah berdiskusi pada Jumat, (28/9/2023) dengan para pemimpin militer Inggris.

BACA JUGA:
Ukraina dan Prancis Akan Mulai Produksi Senjata Bersama

&amp;ldquo;Saya berbicara hari ini tentang kemungkinan membawa pelatihan tersebut lebih dekat dan benar-benar ke Ukraina juga,&amp;rdquo; katanya sebagaimana dilansir Reuters. &amp;ldquo;Khususnya di wilayah barat negara ini, saya pikir peluangnya sekarang adalah membawa lebih banyak hal 'di dalam negeri',&amp;rdquo; tambahnya.
Shapps menambahkan bahwa dia berharap perusahaan pertahanan Inggris seperti BAE Systems akan melanjutkan rencana mendirikan pabrik senjata di Ukraina.Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Sabtu, (30/9/2023) bahwa ia ingin mengubah industri pertahanan negaranya menjadi &amp;ldquo;pusat militer besar&amp;rdquo; dengan bermitra dengan produsen senjata Barat untuk meningkatkan pasokan senjata untuk serangan balasan Kyiv terhadap Rusia.
Perdana Menteri Rishi Sunak mengangkat Shapps menjadi menteri pertahanan pada 1 September, setelah pendahulunya Ben Wallace mengundurkan diri.</content:encoded></item></channel></rss>
