<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh! Jarak Pandang di Pekanbaru Terganggu Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan</title><description>Kebakaran saat ini juga terjadi di Kabupaten Kampar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/01/340/2892723/waduh-jarak-pandang-di-pekanbaru-terganggu-akibat-kebakaran-hutan-dan-lahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/01/340/2892723/waduh-jarak-pandang-di-pekanbaru-terganggu-akibat-kebakaran-hutan-dan-lahan"/><item><title>Waduh! Jarak Pandang di Pekanbaru Terganggu Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/01/340/2892723/waduh-jarak-pandang-di-pekanbaru-terganggu-akibat-kebakaran-hutan-dan-lahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/01/340/2892723/waduh-jarak-pandang-di-pekanbaru-terganggu-akibat-kebakaran-hutan-dan-lahan</guid><pubDate>Minggu 01 Oktober 2023 13:24 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/01/340/2892723/waduh-jarak-pandang-di-pekanbaru-terganggu-akibat-kebakaran-hutan-dan-lahan-2QZPSwZIUO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabut asap menghambat jarak pandang. (Foto: Ilustrasi/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/01/340/2892723/waduh-jarak-pandang-di-pekanbaru-terganggu-akibat-kebakaran-hutan-dan-lahan-2QZPSwZIUO.jpg</image><title>Kabut asap menghambat jarak pandang. (Foto: Ilustrasi/Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMS8xLzE3MTQ2MC81L3g4b2cwOW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKANBARU - Kota Pekanbaru pagi tadi diselimuti kabut asap hingga menggangu jarak pandang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa saat ini masih terjadi kebakaran di sejumlah wilayah di Riau.

Kepala BMKG Pekanbaru Ramlan Djambak mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Aqni, masih terjadi kebakaran di beberapa wilayah. Kebakaran saat ini juga terjadi di Kabupaten Kampar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Karhutla di Palangkaraya Terus Meluas, Nyaris Menyambar Kandang Ternak Warga

&quot;Kebakaran terjadi di Kabupaten Pelalawan, dan juga terjadi hujan ringan di wilayah Pelalawan kemarin, sehingga asap yang tercampur dengan sedikit air akan mengakibatkan udara semakin kabur dan berat lambat utk bergerak,&quot; katanya, Minggu (1/10/2023).

Dengan kondisi ini warga diminta waspada dan mengurangi aktitasi di luar rumah jika tidak ada keperluan.

&quot;Untuk itu sebaiknya bila beraktivitas di luar rumah, tetap menggunakan masker,&quot; imbaunya.

BACA JUGA:


Jarak Pandang Terganggu, Sejumlah Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu&amp;nbsp;
Sementara itu, kondisi kabut asap bercampur air mengakibatkan hari ini aktivitas penerbangan terganggu. Pihak Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menyatakan ada delapan penerbangan terganggu. Dimana jarak pandang di sekitaran Bandara SSK Pekanbaru turun hingga 100 meter. Ini jauh dari atas ambang aman yakni 800 meter.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMS8xLzE3MTQ2MC81L3g4b2cwOW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKANBARU - Kota Pekanbaru pagi tadi diselimuti kabut asap hingga menggangu jarak pandang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan bahwa saat ini masih terjadi kebakaran di sejumlah wilayah di Riau.

Kepala BMKG Pekanbaru Ramlan Djambak mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Aqni, masih terjadi kebakaran di beberapa wilayah. Kebakaran saat ini juga terjadi di Kabupaten Kampar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Karhutla di Palangkaraya Terus Meluas, Nyaris Menyambar Kandang Ternak Warga

&quot;Kebakaran terjadi di Kabupaten Pelalawan, dan juga terjadi hujan ringan di wilayah Pelalawan kemarin, sehingga asap yang tercampur dengan sedikit air akan mengakibatkan udara semakin kabur dan berat lambat utk bergerak,&quot; katanya, Minggu (1/10/2023).

Dengan kondisi ini warga diminta waspada dan mengurangi aktitasi di luar rumah jika tidak ada keperluan.

&quot;Untuk itu sebaiknya bila beraktivitas di luar rumah, tetap menggunakan masker,&quot; imbaunya.

BACA JUGA:


Jarak Pandang Terganggu, Sejumlah Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu&amp;nbsp;
Sementara itu, kondisi kabut asap bercampur air mengakibatkan hari ini aktivitas penerbangan terganggu. Pihak Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menyatakan ada delapan penerbangan terganggu. Dimana jarak pandang di sekitaran Bandara SSK Pekanbaru turun hingga 100 meter. Ini jauh dari atas ambang aman yakni 800 meter.
</content:encoded></item></channel></rss>
