<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG Ungkap Jenis dan Dampak Gempa M5.4 Sukabumi   </title><description>Ini analisis BMKG terkait gempa M5,4 di Sukabumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/01/525/2892715/bmkg-ungkap-jenis-dan-dampak-gempa-m5-4-sukabumi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/01/525/2892715/bmkg-ungkap-jenis-dan-dampak-gempa-m5-4-sukabumi"/><item><title>BMKG Ungkap Jenis dan Dampak Gempa M5.4 Sukabumi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/01/525/2892715/bmkg-ungkap-jenis-dan-dampak-gempa-m5-4-sukabumi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/01/525/2892715/bmkg-ungkap-jenis-dan-dampak-gempa-m5-4-sukabumi</guid><pubDate>Minggu 01 Oktober 2023 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/01/525/2892715/bmkg-ungkap-jenis-dan-dampak-gempa-m5-4-sukabumi-7mCzOnq66S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa M5,4 guncang Sukabumi. (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/01/525/2892715/bmkg-ungkap-jenis-dan-dampak-gempa-m5-4-sukabumi-7mCzOnq66S.jpg</image><title>Gempa M5,4 guncang Sukabumi. (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M)5.4 terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terjadi akibat adanya pergerakan dari lempeng Indo-Australia.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah Jawa Barat.

&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust,&quot; kata Daryono, Minggu (1/10/2023).

BACA JUGA:


BMKG Pastikan Gempa M5,4 di Kabupaten Sukabumi Tak Berpotensi Tsunami&amp;nbsp;
Lebih dalam, Daryono mengungkap bahwa, gempa bumi berdampak dan dirasakan di daerah Cisolok, Kota Sukabumi, dan Kota Sukabumi dengan skala intensitas IV MMI.

&quot;Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah,&quot; ujar Daryono.

Kemudian, daerah Sawarna, Pelabuhan Ratu, Soreang, Cianjur, dan Cipanas dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Bumi M5,4 Guncang Kabupaten Sukabumi Jabar

Lalu, daerah Cibadak dan Bandung dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.Selanjutnya, daerah Bogor dan Lebak dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.



&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; ucap Daryono.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M)5.4 terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terjadi akibat adanya pergerakan dari lempeng Indo-Australia.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah Jawa Barat.

&quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust,&quot; kata Daryono, Minggu (1/10/2023).

BACA JUGA:


BMKG Pastikan Gempa M5,4 di Kabupaten Sukabumi Tak Berpotensi Tsunami&amp;nbsp;
Lebih dalam, Daryono mengungkap bahwa, gempa bumi berdampak dan dirasakan di daerah Cisolok, Kota Sukabumi, dan Kota Sukabumi dengan skala intensitas IV MMI.

&quot;Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah,&quot; ujar Daryono.

Kemudian, daerah Sawarna, Pelabuhan Ratu, Soreang, Cianjur, dan Cipanas dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Bumi M5,4 Guncang Kabupaten Sukabumi Jabar

Lalu, daerah Cibadak dan Bandung dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.Selanjutnya, daerah Bogor dan Lebak dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.



&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&quot; ucap Daryono.</content:encoded></item></channel></rss>
