<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jet Tempur Turki Bombardir Wilayah Irak Setelah Serangan Teroris Hantam Ankara</title><description>Serangan itu merupakan respon dari dua ledakan bom di Ankara pada Minggu, 1 Oktober 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/18/2893101/jet-tempur-turki-bombardir-wilayah-irak-setelah-serangan-teroris-hantam-ankara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/02/18/2893101/jet-tempur-turki-bombardir-wilayah-irak-setelah-serangan-teroris-hantam-ankara"/><item><title>Jet Tempur Turki Bombardir Wilayah Irak Setelah Serangan Teroris Hantam Ankara</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/18/2893101/jet-tempur-turki-bombardir-wilayah-irak-setelah-serangan-teroris-hantam-ankara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/02/18/2893101/jet-tempur-turki-bombardir-wilayah-irak-setelah-serangan-teroris-hantam-ankara</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 09:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/18/2893101/jet-tempur-turki-bombardir-wilayah-irak-setelah-serangan-teroris-hantam-ankara-jSEriOWHM9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/18/2893101/jet-tempur-turki-bombardir-wilayah-irak-setelah-serangan-teroris-hantam-ankara-jSEriOWHM9.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>ANKARA - Pesawat-pesawat tempur Turki melancarkan serangan udara terhadap markas besar Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di wilayah Kurdistan Irak, sebagai respons terhadap serangan bom bunuh diri di dekat markas besar Kementerian Dalam Negeri di Ankara pada Minggu, (1/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dua Ledakan Guncang Ibu Kota Turki, Serangan Bom Pertama di Ankara Sejak 2016&amp;nbsp;

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan bahwa &amp;ldquo;20 target yang digunakan oleh teroris&amp;rdquo; dihancurkan dalam &amp;ldquo;operasi udara&amp;rdquo; yang dilakukan di wilayah Metina, Hakurk, Qandil dan Gara di Irak utara sekira jam 9 malam pada Minggu.
Ankara mengatakan bahwa tujuan serangan udara tersebut adalah untuk &amp;ldquo;menetralkan PKK dan elemen teroris lainnya, mencegah serangan teroris dari Irak utara terhadap penduduk dan lembaga penegak hukum kami, serta menjamin keamanan perbatasan kami.&amp;rdquo;
Pada Minggu pagi, seorang pembom bunuh diri meledakkan peledak di luar Kementerian Dalam Negeri di Ankara, sementara komplotannya berhasil dilumpuhkan oleh pasukan keamanan. Tidak ada korban jiwa, namun dua petugas polisi terluka dalam bentrokan tersebut, menurut para pejabat.&amp;nbsp;
Kelompok militan tersebut diduga mengaku bertanggung jawab dan mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk memberikan &amp;ldquo;peringatan&amp;rdquo; kepada pemerintah Turki, menurut kantor berita Firat yang terkait dengan PKK.

BACA JUGA:
Kelompok Ultranasionalis Denmark Bakar Al Quran di Depan Kedubes Turki

Presiden Recep Tayyip Erdogan menyebut ledakan tersebut sebagai &amp;ldquo;upaya terbaru&amp;rdquo; untuk menimbulkan teror terhadap warga Turki, dan menambahkan bahwa mereka yang &amp;ldquo;mengancam perdamaian dan keamanan warga negara belum mencapai tujuan mereka dan tidak akan pernah mencapai tujuan mereka&amp;rdquo;, demikian diwartakan RT.PKK dan afiliasinya telah melancarkan pemberontakan sejak 1980an yang menuntut otonomi politik dan budaya dengan tujuan akhir mendirikan Negara Kurdi yang merdeka, mengklaim wilayah di tenggara T&amp;uuml;rki dan bagian utara Irak dan Suriah.
Serangan itu terjadi pada hari ketika parlemen T&amp;uuml;rki berkumpul kembali dari masa reses untuk sesi baru, di mana di antara mereka dijadwalkan untuk mempertimbangkan keanggotaan Swedia di NATO. Tawaran Stockholm masih belum jelas karena Ankara menuntut negara itu berbuat lebih banyak untuk memerangi Islamofobia dan mengekstradisi orang-orang yang dituduh melakukan terorisme, yaitu mereka yang dikatakan terkait dengan PKK.
Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom mengutuk serangan di Ankara, dan mengatakan pada Minggu bahwa ia &amp;ldquo;terkejut dengan bom bunuh diri tersebut,&amp;rdquo; dan bahwa negaranya &amp;ldquo;berdiri teguh dalam komitmen jangka panjang dan kemitraan dengan Turki untuk memerangi segala jenis terorisme.&amp;rdquo;</description><content:encoded>ANKARA - Pesawat-pesawat tempur Turki melancarkan serangan udara terhadap markas besar Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di wilayah Kurdistan Irak, sebagai respons terhadap serangan bom bunuh diri di dekat markas besar Kementerian Dalam Negeri di Ankara pada Minggu, (1/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dua Ledakan Guncang Ibu Kota Turki, Serangan Bom Pertama di Ankara Sejak 2016&amp;nbsp;

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan bahwa &amp;ldquo;20 target yang digunakan oleh teroris&amp;rdquo; dihancurkan dalam &amp;ldquo;operasi udara&amp;rdquo; yang dilakukan di wilayah Metina, Hakurk, Qandil dan Gara di Irak utara sekira jam 9 malam pada Minggu.
Ankara mengatakan bahwa tujuan serangan udara tersebut adalah untuk &amp;ldquo;menetralkan PKK dan elemen teroris lainnya, mencegah serangan teroris dari Irak utara terhadap penduduk dan lembaga penegak hukum kami, serta menjamin keamanan perbatasan kami.&amp;rdquo;
Pada Minggu pagi, seorang pembom bunuh diri meledakkan peledak di luar Kementerian Dalam Negeri di Ankara, sementara komplotannya berhasil dilumpuhkan oleh pasukan keamanan. Tidak ada korban jiwa, namun dua petugas polisi terluka dalam bentrokan tersebut, menurut para pejabat.&amp;nbsp;
Kelompok militan tersebut diduga mengaku bertanggung jawab dan mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk memberikan &amp;ldquo;peringatan&amp;rdquo; kepada pemerintah Turki, menurut kantor berita Firat yang terkait dengan PKK.

BACA JUGA:
Kelompok Ultranasionalis Denmark Bakar Al Quran di Depan Kedubes Turki

Presiden Recep Tayyip Erdogan menyebut ledakan tersebut sebagai &amp;ldquo;upaya terbaru&amp;rdquo; untuk menimbulkan teror terhadap warga Turki, dan menambahkan bahwa mereka yang &amp;ldquo;mengancam perdamaian dan keamanan warga negara belum mencapai tujuan mereka dan tidak akan pernah mencapai tujuan mereka&amp;rdquo;, demikian diwartakan RT.PKK dan afiliasinya telah melancarkan pemberontakan sejak 1980an yang menuntut otonomi politik dan budaya dengan tujuan akhir mendirikan Negara Kurdi yang merdeka, mengklaim wilayah di tenggara T&amp;uuml;rki dan bagian utara Irak dan Suriah.
Serangan itu terjadi pada hari ketika parlemen T&amp;uuml;rki berkumpul kembali dari masa reses untuk sesi baru, di mana di antara mereka dijadwalkan untuk mempertimbangkan keanggotaan Swedia di NATO. Tawaran Stockholm masih belum jelas karena Ankara menuntut negara itu berbuat lebih banyak untuk memerangi Islamofobia dan mengekstradisi orang-orang yang dituduh melakukan terorisme, yaitu mereka yang dikatakan terkait dengan PKK.
Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom mengutuk serangan di Ankara, dan mengatakan pada Minggu bahwa ia &amp;ldquo;terkejut dengan bom bunuh diri tersebut,&amp;rdquo; dan bahwa negaranya &amp;ldquo;berdiri teguh dalam komitmen jangka panjang dan kemitraan dengan Turki untuk memerangi segala jenis terorisme.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
