<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Ibu Erupsi, Letusannya hingga 1.100 Meter di Atas Puncak</title><description>Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pagi ini, pukul 09.26 WIT.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893045/gunung-ibu-erupsi-letusannya-hingga-1-100-meter-di-atas-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893045/gunung-ibu-erupsi-letusannya-hingga-1-100-meter-di-atas-puncak"/><item><title>Gunung Ibu Erupsi, Letusannya hingga 1.100 Meter di Atas Puncak</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893045/gunung-ibu-erupsi-letusannya-hingga-1-100-meter-di-atas-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893045/gunung-ibu-erupsi-letusannya-hingga-1-100-meter-di-atas-puncak</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 08:13 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/337/2893045/gunung-ibu-erupsi-letusannya-hingga-1-100-meter-di-atas-puncak-tFxPrRwqmM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ibu erupsi pagi ini (Foto : PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/337/2893045/gunung-ibu-erupsi-letusannya-hingga-1-100-meter-di-atas-puncak-tFxPrRwqmM.jpg</image><title>Gunung Ibu erupsi pagi ini (Foto : PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pagi ini, pukul 09.26 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1100 meter di atas puncak.
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Senin, 02 Oktober 2023, pukul 09:26 WIT. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1100 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2425 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Ahmad Basuki dalam keterangannya, Senin (2/10/2023).
Ahmad mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 60 detik.

BACA JUGA:
Gunung Ibu Alami Erupsi Malam Ini, Letusan 800 Meter di Atas Puncak

Sementara itu, Ahmad meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pagi ini, pukul 09.26 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1100 meter di atas puncak.
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ibu pada hari Senin, 02 Oktober 2023, pukul 09:26 WIT. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 1100 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2425 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Ahmad Basuki dalam keterangannya, Senin (2/10/2023).
Ahmad mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 60 detik.

BACA JUGA:
Gunung Ibu Alami Erupsi Malam Ini, Letusan 800 Meter di Atas Puncak

Sementara itu, Ahmad meminta agar masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
&amp;ldquo;Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas diluar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata),&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
