<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Korupsi di Kementan, Mahfud MD : Kalau Ada Kesulitan Saya Turun Tangan</title><description>Mahfud MD menegaskan akan turun tangan jika penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementan menglami kesulitan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893084/kasus-korupsi-di-kementan-mahfud-md-kalau-ada-kesulitan-saya-turun-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893084/kasus-korupsi-di-kementan-mahfud-md-kalau-ada-kesulitan-saya-turun-tangan"/><item><title>Kasus Korupsi di Kementan, Mahfud MD : Kalau Ada Kesulitan Saya Turun Tangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893084/kasus-korupsi-di-kementan-mahfud-md-kalau-ada-kesulitan-saya-turun-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893084/kasus-korupsi-di-kementan-mahfud-md-kalau-ada-kesulitan-saya-turun-tangan</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 09:17 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/337/2893084/kasus-korupsi-di-kementan-mahfud-md-kalau-ada-kesulitan-saya-turun-tangan-51lKEImn7F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Mahfud MD akan turun tangan jika penanangan kasus korupsi di Kementan mengalami kesulitan (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/337/2893084/kasus-korupsi-di-kementan-mahfud-md-kalau-ada-kesulitan-saya-turun-tangan-51lKEImn7F.jpg</image><title>Menko Polhukam Mahfud MD akan turun tangan jika penanangan kasus korupsi di Kementan mengalami kesulitan (Foto : Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8zMC8xLzE3MTQyMS81L3g4b2Zka3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menegaskan akan turun tangan jika penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) menglami kesulitan.

&quot;Kalau ada kesulitan di situ, bilang ke saya, saya turun tangan,&quot; kata Mahfud Md saat ditemui setelah upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur, Minggu 1 Oktober 2023.


BACA JUGA:
5 Fakta KPK Temukan Sejumlah Dokumen Korupsi Kementan, Diduga Hendak Dimusnahkan!


Sebelumnya, terdapat informasi yang mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami kesulitan saat menggeledah kantor kementan, sebab ada upaya menghilangkan barang bukti.

Mahfud pun mengatakan dirinya belum mendengar informasi tersebut. Namun, kata Mahfud, tindakan menghilangkan dokumen juga perlu diusut, dan dipisahkan dengan dugaan korupsi yang tengah diselidiki KPK.


BACA JUGA:
 Nyaris 14 Jam Geledah Kantor Kementan, Penyidik KPK Amankan 5 Koper


&quot;Ya harus diusut, itu tindak pidana sendiri kalau memang ada, saya tidak tahu, belum dengar. Tapi kalau itu memang ada harus diusut,&quot; kata Mahfud MD.

&quot;Satu, korupsinya sendiri itu adalah tindak pidana. Penghilangan dokumen tindak pidana juga. Ada hukumnya sendiri, itu harus dikejar,&quot; sambungnya.Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan penggeledahan di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) di Jalan Ragunan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi Sabtu (30/9/2023) sekira pukul 00.40 WIB dini hari, salah satu penyidik KPK keluar dari gedung Kementan. Terlihat penyidik keluar dengan membawa dua koper berwarna hitam.

Berselang 15 menit kemudian, terlihat penyidik lainnya keluar dengan membawa tiga koper yang dibawa menuju kendaraan KPK. Dengan begitu, total ada lima koper yang diamankan dari Kantor Kementerian Pertahanan selama hampir 14 jam penggeledahan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8zMC8xLzE3MTQyMS81L3g4b2Zka3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menegaskan akan turun tangan jika penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) menglami kesulitan.

&quot;Kalau ada kesulitan di situ, bilang ke saya, saya turun tangan,&quot; kata Mahfud Md saat ditemui setelah upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur, Minggu 1 Oktober 2023.


BACA JUGA:
5 Fakta KPK Temukan Sejumlah Dokumen Korupsi Kementan, Diduga Hendak Dimusnahkan!


Sebelumnya, terdapat informasi yang mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami kesulitan saat menggeledah kantor kementan, sebab ada upaya menghilangkan barang bukti.

Mahfud pun mengatakan dirinya belum mendengar informasi tersebut. Namun, kata Mahfud, tindakan menghilangkan dokumen juga perlu diusut, dan dipisahkan dengan dugaan korupsi yang tengah diselidiki KPK.


BACA JUGA:
 Nyaris 14 Jam Geledah Kantor Kementan, Penyidik KPK Amankan 5 Koper


&quot;Ya harus diusut, itu tindak pidana sendiri kalau memang ada, saya tidak tahu, belum dengar. Tapi kalau itu memang ada harus diusut,&quot; kata Mahfud MD.

&quot;Satu, korupsinya sendiri itu adalah tindak pidana. Penghilangan dokumen tindak pidana juga. Ada hukumnya sendiri, itu harus dikejar,&quot; sambungnya.Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan penggeledahan di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) di Jalan Ragunan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi Sabtu (30/9/2023) sekira pukul 00.40 WIB dini hari, salah satu penyidik KPK keluar dari gedung Kementan. Terlihat penyidik keluar dengan membawa dua koper berwarna hitam.

Berselang 15 menit kemudian, terlihat penyidik lainnya keluar dengan membawa tiga koper yang dibawa menuju kendaraan KPK. Dengan begitu, total ada lima koper yang diamankan dari Kantor Kementerian Pertahanan selama hampir 14 jam penggeledahan.</content:encoded></item></channel></rss>
