<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua DPR: Pancasila Adalah Pondasi Kuat Jaga Persatuan Indonesia!</title><description>Pancasila merupakan panduan yang kuat untuk menjaga persatuan dan keberagaman bangsa Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893645/ketua-dpr-pancasila-adalah-pondasi-kuat-jaga-persatuan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893645/ketua-dpr-pancasila-adalah-pondasi-kuat-jaga-persatuan-indonesia"/><item><title>Ketua DPR: Pancasila Adalah Pondasi Kuat Jaga Persatuan Indonesia!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893645/ketua-dpr-pancasila-adalah-pondasi-kuat-jaga-persatuan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/02/337/2893645/ketua-dpr-pancasila-adalah-pondasi-kuat-jaga-persatuan-indonesia</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/337/2893645/ketua-dpr-pancasila-adalah-pondasi-kuat-jaga-persatuan-indonesia-mUXbAIW1nk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto: Dok Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/337/2893645/ketua-dpr-pancasila-adalah-pondasi-kuat-jaga-persatuan-indonesia-mUXbAIW1nk.jpg</image><title>Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto: Dok Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani merasa, Pancasila merupakan panduan yang kuat untuk menjaga persatuan dan keberagaman bangsa Indonesia. Apalagi, saat ini dunia semakin kompleks dan cepat berubah karena era kemajuan zaman.

Pernyataan itu disampaikan Puan saat hadiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Pondok Gede, Jakarta pada Minggu 1 Oktober 2023.

&amp;ldquo;Prinsip-prinsip Pancasila dapat digunakan sebagai landasan untuk menghadapi berbagai perbedaan pendapat, agama, budaya, dan latar belakang sosial yang ada dalam masyarakat,&amp;rdquo; ujar Puan dalam keterangan resminya, Senin (2/10/2023).

BACA JUGA:
Hary Tanoe : Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila


Ia juga merasa, Pancasila bisa mengingatkan warga untuk tidak hanya menjaga aspek-aspek politik dan ekonomi, tetapi juga untuk memperhatikan hak asasi manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, Ikrar Kesaktian Pancasila sendiri harus dimaknai sebagai tekad dari seluruh rakyat untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. Ikrar tersebut juga dinilai sebagai panggilan untuk menghindari potensi yang mengancam ideologi Pancasila, termasuk ancaman akan ekstremisme dan intoleransi.

&amp;ldquo;Kita harus bersatu sebagai bangsa untuk mencegah upaya-upaya yang dapat merongrong prinsip-prinsip dasar ini,&amp;rdquo; tegas Puan.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila


Lebih lanjut, Puan berharap Ikrar Kesaktian Pancasila dapat menjadi upaya untuk mewujudkan masyarakat yang Pancasilais. Puan menegaskan, Pancasila merupakan pedoman hidup bangsa Indonesia.

&amp;ldquo;Nilai-nilai Pancasila adalah pondasi kuat bagi negara Indonesia yang beragam ini. Meninggalkan Pancasila sama halnya mencabut jati diri bangsa dari akar terdalamnya dan mengkhianati amanat para pendiri Bangsa,&amp;rdquo; ucapnya.

&amp;ldquo;Mengganti Pancasila akan berdampak pada hilangnya karakter sebagai bangsa yang ramah, toleran, dan bergotong royong,&amp;rdquo; sambung Puan.

Ia merasa, semua generasi memiliki tugas membangun bangsa dan negara dengan berlandaskan pada Pancasila. Puan juga mengingatkan pentingnya memperkuat jati diri bangsa agar tidak tergerus dengan ideologi transnasional di tengah era globalisasi serta kemajuan teknologi.



&amp;ldquo;Perkembangan teknologi memiliki tantangan yang cukup berat karena keterbukaan informasi seringkali juga meninggalkan dampak negatif apabila kita tidak dapat menyaringnya dengan baik,&amp;rdquo; tuturnya.



Puan berkata, Pancasila dapat menjadi pedoman bagi masyarakat untuk tetap memiliki karakter kuat agar tidak terlepas dari jati diri bangsa Indonesia. Ia mengingatkan agar Pancasila tak semata-mata hanya dijadikan slogan, tapi juga harus diwujudkan dalam cara berpikir, berperilaku, dan berkarya bagi seluruh elemen masyarakat bangsa.



&amp;ldquo;Pancasila menjadi bintang penuntun pemersatu rakyat Indonesia, terutama dalam menghadapi seluruh tantangan zaman. Pancasila dapat membawa arah perjalanan bangsa ini untuk menjadi lebih maju,&amp;rdquo; jelas Puan.

BACA JUGA:
SBY Bertemu Jokowi di Istana Bogor, Bahas Apa?




Oleh karenanya, momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila dinilai penting dijadikan sebagai pengingat untuk seluruh rakyat Indonesia. Khususnya, kata Puan, bagi generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa.



&amp;ldquo;Generasi muda harus dapat memahami Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa di tengah majemuknya bangsa Indonesia,&amp;rdquo; terangnya.

BACA JUGA:
Tertabrak Kereta, Pria Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan di Jaktim




&amp;ldquo;Dengan pondasi berasaskan gotong royong yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila, generasi muda akan mudah mengentaskan sikap anti-perbedaan dan keberagaman yang saat ini menjadi ancaman bagi generasi penerus bangsa,&amp;rdquo; lanjut Puan.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani merasa, Pancasila merupakan panduan yang kuat untuk menjaga persatuan dan keberagaman bangsa Indonesia. Apalagi, saat ini dunia semakin kompleks dan cepat berubah karena era kemajuan zaman.

Pernyataan itu disampaikan Puan saat hadiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Pondok Gede, Jakarta pada Minggu 1 Oktober 2023.

&amp;ldquo;Prinsip-prinsip Pancasila dapat digunakan sebagai landasan untuk menghadapi berbagai perbedaan pendapat, agama, budaya, dan latar belakang sosial yang ada dalam masyarakat,&amp;rdquo; ujar Puan dalam keterangan resminya, Senin (2/10/2023).

BACA JUGA:
Hary Tanoe : Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila


Ia juga merasa, Pancasila bisa mengingatkan warga untuk tidak hanya menjaga aspek-aspek politik dan ekonomi, tetapi juga untuk memperhatikan hak asasi manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, Ikrar Kesaktian Pancasila sendiri harus dimaknai sebagai tekad dari seluruh rakyat untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. Ikrar tersebut juga dinilai sebagai panggilan untuk menghindari potensi yang mengancam ideologi Pancasila, termasuk ancaman akan ekstremisme dan intoleransi.

&amp;ldquo;Kita harus bersatu sebagai bangsa untuk mencegah upaya-upaya yang dapat merongrong prinsip-prinsip dasar ini,&amp;rdquo; tegas Puan.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila


Lebih lanjut, Puan berharap Ikrar Kesaktian Pancasila dapat menjadi upaya untuk mewujudkan masyarakat yang Pancasilais. Puan menegaskan, Pancasila merupakan pedoman hidup bangsa Indonesia.

&amp;ldquo;Nilai-nilai Pancasila adalah pondasi kuat bagi negara Indonesia yang beragam ini. Meninggalkan Pancasila sama halnya mencabut jati diri bangsa dari akar terdalamnya dan mengkhianati amanat para pendiri Bangsa,&amp;rdquo; ucapnya.

&amp;ldquo;Mengganti Pancasila akan berdampak pada hilangnya karakter sebagai bangsa yang ramah, toleran, dan bergotong royong,&amp;rdquo; sambung Puan.

Ia merasa, semua generasi memiliki tugas membangun bangsa dan negara dengan berlandaskan pada Pancasila. Puan juga mengingatkan pentingnya memperkuat jati diri bangsa agar tidak tergerus dengan ideologi transnasional di tengah era globalisasi serta kemajuan teknologi.



&amp;ldquo;Perkembangan teknologi memiliki tantangan yang cukup berat karena keterbukaan informasi seringkali juga meninggalkan dampak negatif apabila kita tidak dapat menyaringnya dengan baik,&amp;rdquo; tuturnya.



Puan berkata, Pancasila dapat menjadi pedoman bagi masyarakat untuk tetap memiliki karakter kuat agar tidak terlepas dari jati diri bangsa Indonesia. Ia mengingatkan agar Pancasila tak semata-mata hanya dijadikan slogan, tapi juga harus diwujudkan dalam cara berpikir, berperilaku, dan berkarya bagi seluruh elemen masyarakat bangsa.



&amp;ldquo;Pancasila menjadi bintang penuntun pemersatu rakyat Indonesia, terutama dalam menghadapi seluruh tantangan zaman. Pancasila dapat membawa arah perjalanan bangsa ini untuk menjadi lebih maju,&amp;rdquo; jelas Puan.

BACA JUGA:
SBY Bertemu Jokowi di Istana Bogor, Bahas Apa?




Oleh karenanya, momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila dinilai penting dijadikan sebagai pengingat untuk seluruh rakyat Indonesia. Khususnya, kata Puan, bagi generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa.



&amp;ldquo;Generasi muda harus dapat memahami Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa di tengah majemuknya bangsa Indonesia,&amp;rdquo; terangnya.

BACA JUGA:
Tertabrak Kereta, Pria Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan di Jaktim




&amp;ldquo;Dengan pondasi berasaskan gotong royong yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila, generasi muda akan mudah mengentaskan sikap anti-perbedaan dan keberagaman yang saat ini menjadi ancaman bagi generasi penerus bangsa,&amp;rdquo; lanjut Puan.

</content:encoded></item></channel></rss>
