<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lestarikan Budaya Indonesia, Relawan Ganjar Ajak Kaum Milenial Purworejo Membatik</title><description>Relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Sukarelawan Pandawa Ganjar mengajak milenial Purworejo untuk membatik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/512/2893201/lestarikan-budaya-indonesia-relawan-ganjar-ajak-kaum-milenial-purworejo-membatik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/02/512/2893201/lestarikan-budaya-indonesia-relawan-ganjar-ajak-kaum-milenial-purworejo-membatik"/><item><title>Lestarikan Budaya Indonesia, Relawan Ganjar Ajak Kaum Milenial Purworejo Membatik</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/02/512/2893201/lestarikan-budaya-indonesia-relawan-ganjar-ajak-kaum-milenial-purworejo-membatik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/02/512/2893201/lestarikan-budaya-indonesia-relawan-ganjar-ajak-kaum-milenial-purworejo-membatik</guid><pubDate>Senin 02 Oktober 2023 11:57 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/02/512/2893201/lestarikan-budaya-indonesia-relawan-ganjar-ajak-kaum-milenial-purworejo-membatik-s3xPDDMRDE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Relawan Ganjar ajak kaum melinial lestarikan budaya bangsa dengan membatik (Foto : Istimewa)  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/02/512/2893201/lestarikan-budaya-indonesia-relawan-ganjar-ajak-kaum-milenial-purworejo-membatik-s3xPDDMRDE.jpg</image><title>Relawan Ganjar ajak kaum melinial lestarikan budaya bangsa dengan membatik (Foto : Istimewa)  </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMi81LzE3MTUxNS81L3g4b2dzaXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

PURWOREJO - Relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Sukarelawan Pandawa Ganjar mengajak milenial Purworejo untuk membatik. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan kekayaan budaya yang ada di Indonesia.

Pelatihan itu berlangsung di Dusun Kesambi, Desa Loano, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu 1 Oktober 2023.

&quot;Kegiatan hari ini dari Pandawa Ganjar Jawa-Bali bersama dengan Batik Dewa Loano merangkul generasi muda masyarakat Loano untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan membatik,&quot; ujar Koordinator Wilayah (Korwil) Pandawa Ganjar Jawa-Bali Haldoko Danantyas Subandoro, dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (2/10/2023).


BACA JUGA:
Rangkul Anak Muda NTT, Relawan Ganjar Ajak Peduli Lingkungan Sehat


Kegiatan yang menyasar puluhan kaum milenial tersebut merupakan upaya melestarikan budaya kepada para penerus bangsa. Dengan Begitu, budaya membatik dapat diwariskan kepada generasi penerus berikutnya hingga kepada anak cucu nantinya.

&quot;Karena kalau generasi muda-mudanya itu tidak peduli terhadap budaya di Indonesia tentu akan punah. Sementara batik ini kan merupakan budaya Indonesia yang sudah diakui juga oleh UNESCO, maka harus sosialisasikan,&quot; tutur Danan.


BACA JUGA:
Momen Ganjar Pranowo Berbaur Bersama Warga, Makan Bareng hingga Request Lagu


Melalui pelatihan, Pandawa Ganjar mengajak kaum milenial untuk bangga terhadap batik karena batik dapat menunjukkan identitas jati diri bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

&quot;Ini juga sebagai bentuk kepedulian Pak Ganjar terhadap pengembangan mikro ekonomi, pengembangan SDM, karena memang yang kita libatkan di sini adalah generasi muda,&quot; kata Danan.Berkolaborasi dengan Batik Dewa Loano yang juga mempekerjakan disabilitas, pelatihan tersebut pun melibatkan peserta disabilitas yang juga dibekali kemampuan membatik. Harapannya, para disabilitas ini nantinya dapat memiliki keterampilan agar bisa bersaing di dunia kerja.

Hadir sebagai pemateri, Founder Batik Dewa Loano Andy Sadewa menjelaskan teknik dasar membatik kepada para peserta.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Makin Kokoh di Jawa Timur, Unggul Semua Simulasi Capres


Ada dua teknik membatik yang diajarkan, yaitu teknik batik cap dan teknik batik tulis. Untuk teknik batik cap, para peserta dilibatkan langsung dalam proses pembuatannya.

Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut, sebab hanya satu produsen rumah batik yang ada di wilayah Loano yaitu rumah batik Dewa Loano.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMi81LzE3MTUxNS81L3g4b2dzaXU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

PURWOREJO - Relawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Sukarelawan Pandawa Ganjar mengajak milenial Purworejo untuk membatik. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan kekayaan budaya yang ada di Indonesia.

Pelatihan itu berlangsung di Dusun Kesambi, Desa Loano, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu 1 Oktober 2023.

&quot;Kegiatan hari ini dari Pandawa Ganjar Jawa-Bali bersama dengan Batik Dewa Loano merangkul generasi muda masyarakat Loano untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan membatik,&quot; ujar Koordinator Wilayah (Korwil) Pandawa Ganjar Jawa-Bali Haldoko Danantyas Subandoro, dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (2/10/2023).


BACA JUGA:
Rangkul Anak Muda NTT, Relawan Ganjar Ajak Peduli Lingkungan Sehat


Kegiatan yang menyasar puluhan kaum milenial tersebut merupakan upaya melestarikan budaya kepada para penerus bangsa. Dengan Begitu, budaya membatik dapat diwariskan kepada generasi penerus berikutnya hingga kepada anak cucu nantinya.

&quot;Karena kalau generasi muda-mudanya itu tidak peduli terhadap budaya di Indonesia tentu akan punah. Sementara batik ini kan merupakan budaya Indonesia yang sudah diakui juga oleh UNESCO, maka harus sosialisasikan,&quot; tutur Danan.


BACA JUGA:
Momen Ganjar Pranowo Berbaur Bersama Warga, Makan Bareng hingga Request Lagu


Melalui pelatihan, Pandawa Ganjar mengajak kaum milenial untuk bangga terhadap batik karena batik dapat menunjukkan identitas jati diri bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

&quot;Ini juga sebagai bentuk kepedulian Pak Ganjar terhadap pengembangan mikro ekonomi, pengembangan SDM, karena memang yang kita libatkan di sini adalah generasi muda,&quot; kata Danan.Berkolaborasi dengan Batik Dewa Loano yang juga mempekerjakan disabilitas, pelatihan tersebut pun melibatkan peserta disabilitas yang juga dibekali kemampuan membatik. Harapannya, para disabilitas ini nantinya dapat memiliki keterampilan agar bisa bersaing di dunia kerja.

Hadir sebagai pemateri, Founder Batik Dewa Loano Andy Sadewa menjelaskan teknik dasar membatik kepada para peserta.


BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Makin Kokoh di Jawa Timur, Unggul Semua Simulasi Capres


Ada dua teknik membatik yang diajarkan, yaitu teknik batik cap dan teknik batik tulis. Untuk teknik batik cap, para peserta dilibatkan langsung dalam proses pembuatannya.

Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut, sebab hanya satu produsen rumah batik yang ada di wilayah Loano yaitu rumah batik Dewa Loano.</content:encoded></item></channel></rss>
