<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pagi Ini, Gunung Ili Lewotolok Erupsi Setinggi 600 Meter di Atas Puncak   </title><description>Gunung Ili Lewotolok di Lembata Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pagi ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2893743/pagi-ini-gunung-ili-lewotolok-erupsi-setinggi-600-meter-di-atas-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2893743/pagi-ini-gunung-ili-lewotolok-erupsi-setinggi-600-meter-di-atas-puncak"/><item><title> Pagi Ini, Gunung Ili Lewotolok Erupsi Setinggi 600 Meter di Atas Puncak   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2893743/pagi-ini-gunung-ili-lewotolok-erupsi-setinggi-600-meter-di-atas-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2893743/pagi-ini-gunung-ili-lewotolok-erupsi-setinggi-600-meter-di-atas-puncak</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 06:58 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/337/2893743/pagi-ini-gunung-ili-lewotolok-erupsi-setinggi-600-meter-di-atas-puncak-wc9SQaR4LS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ile Lewotolk Erupsi (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/337/2893743/pagi-ini-gunung-ili-lewotolok-erupsi-setinggi-600-meter-di-atas-puncak-wc9SQaR4LS.jpg</image><title>Gunung Ile Lewotolk Erupsi (foto: dok ist)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Ili Lewotolok di Lembata Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pagi ini. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 600 meter di atas puncak.
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Selasa, 03 Oktober 2023, pukul 06:01 WITA. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 600 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2023 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Yeremias Kristianto Pugel dalam keterangannya, Selasa (3/10/2023).

BACA JUGA:
Gunung Ibu Erupsi, Letusannya hingga 1.100 Meter di Atas Puncak

Sementara itu, dilaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 35.2 mm dan durasi 55 detik.
Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok masih pada level II (waspada). Pada tingkat level ini, masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung, pendaki, wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
&amp;ldquo;Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran, longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak atau kawah Gunung Ili Lewotolok,&amp;rdquo; kata Yeremias.

BACA JUGA:
Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi, Rata-rata Erupsi 52 Kali per Hari
Lebih lanjut, untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
&amp;ldquo;Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah atau aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Ili Lewotolok di Lembata Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pagi ini. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 600 meter di atas puncak.
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Selasa, 03 Oktober 2023, pukul 06:01 WITA. Tinggi kolom letusan teramati &amp;plusmn; 600 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2023 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Gunung Api, Yeremias Kristianto Pugel dalam keterangannya, Selasa (3/10/2023).

BACA JUGA:
Gunung Ibu Erupsi, Letusannya hingga 1.100 Meter di Atas Puncak

Sementara itu, dilaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 35.2 mm dan durasi 55 detik.
Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok masih pada level II (waspada). Pada tingkat level ini, masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung, pendaki, wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
&amp;ldquo;Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran, longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak atau kawah Gunung Ili Lewotolok,&amp;rdquo; kata Yeremias.

BACA JUGA:
Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi, Rata-rata Erupsi 52 Kali per Hari
Lebih lanjut, untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
&amp;ldquo;Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah atau aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
