<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Soroti ASN yang Tidak Senang Dipindah ke IKN</title><description>Indonesia memiliki 17 ribu pulau, salah satu pulaunya yakni Jawa itu dihuni 56 persen dari total penduduk Indonesia 278 juta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2893866/jokowi-soroti-asn-yang-tidak-senang-dipindah-ke-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2893866/jokowi-soroti-asn-yang-tidak-senang-dipindah-ke-ikn"/><item><title>Jokowi Soroti ASN yang Tidak Senang Dipindah ke IKN</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2893866/jokowi-soroti-asn-yang-tidak-senang-dipindah-ke-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2893866/jokowi-soroti-asn-yang-tidak-senang-dipindah-ke-ikn</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 11:00 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/337/2893866/jokowi-soroti-asn-yang-tidak-senang-dipindah-ke-ikn-OMzGfpDXDh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/337/2893866/jokowi-soroti-asn-yang-tidak-senang-dipindah-ke-ikn-OMzGfpDXDh.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku mendapatkan kabar bahwa ada aparatur sipil negara (ASN) yang tidak senang jika dipindahtugaskan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

&quot;Mengenai IKN, yang berkaitan dengan perpindahan, artinya bapak ibu sekalian, saya dengar ada yang senang dan ada yang tidak senang tapi ingat bapak ibu sudah (gestur tanda tangan),&quot; kata Jokowi dalam sambutannya pada Rakernas Korpri 2023, di kawasan Ancol, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

BACA JUGA:
BMKG Ungkap Baru 11% Wilayah Indonesia yang Masuk Musim Hujan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Jokowi menjelaskan, Indonesia memiliki 17 ribu pulau, salah satu pulaunya yakni Jawa itu dihuni 56 persen dari total penduduk Indonesia 278 juta. Karena hal tersebut, perputaran uang dan ekonomi ada di Jawa dengan PDB ekonomi sebesar 58 persen.

&quot;Ini yang saya sampaikan kita butuh Indonesia sentris, bukan Jawa sentris sehingga perlu pemerataan. Perlu pemerataan, apalagi Jakarta. Jawa saja sudah seperti itu apalagi Jakarta begitu sangat padat, begitu sangat kompleks permasalahannya karena bisnis ada di sini, ekonomi ada di sini, pendidikan ada di sini, pariwisata ada di sini. Semua ada di Jakarta,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Tok! DPR Sahkan RUU IKN Jadi Undang-Undang


Maka dari itu, kata Jokowi, diperlukan ASN untuk pindah ke IKN demi mewujudkan masa depan baru. Bahkan, Jokowi telah menyiapkan insentif agar proses perpindahan tersebut berjalan secara cepat.

&quot;Sehingga perlu digeser agar Indonesia sentris, pindah ke Kalimantan Timur. Ke Nusantara, ini untuk memulainya di sana, perlu yang namanya ASN pindah. Ini adalah masa depan baru dan sudah disiapkan insentif, kalau gak ada ini alot pasti. Tapi kalau ada insentif kan beda,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Bawaslu Ingatkan Peserta Pemilu saat Kampanye Bermotor Harus Tertib Lalu Lintas&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Jokowi juga mengungkapkan, ASN juga akan diberikan fasilitas lainnya berupa rumah dinas, hingga tunjangan untuk keluarga.



&quot;Rumah dinas juga ada rumah tapak maupun rumah apartment. Biaya pindah juga diberikan suami-istri plus anak, ada tunjangan kemahalan dan fasilitas-fasilitas lainnya. Memang butuh jiwa pionir, dulu ditempatkan di luar Jawa saat zaman-zaman dulu kan, juga biasa saja. Sekarang kok jadi kelihatannya gak rumit gitu. Tapi kalau nanti sudah ditunjuk &amp;lsquo;bapak pindah, ibu pindah&amp;rsquo; moga-moga semua selesai,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku mendapatkan kabar bahwa ada aparatur sipil negara (ASN) yang tidak senang jika dipindahtugaskan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

&quot;Mengenai IKN, yang berkaitan dengan perpindahan, artinya bapak ibu sekalian, saya dengar ada yang senang dan ada yang tidak senang tapi ingat bapak ibu sudah (gestur tanda tangan),&quot; kata Jokowi dalam sambutannya pada Rakernas Korpri 2023, di kawasan Ancol, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

BACA JUGA:
BMKG Ungkap Baru 11% Wilayah Indonesia yang Masuk Musim Hujan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Jokowi menjelaskan, Indonesia memiliki 17 ribu pulau, salah satu pulaunya yakni Jawa itu dihuni 56 persen dari total penduduk Indonesia 278 juta. Karena hal tersebut, perputaran uang dan ekonomi ada di Jawa dengan PDB ekonomi sebesar 58 persen.

&quot;Ini yang saya sampaikan kita butuh Indonesia sentris, bukan Jawa sentris sehingga perlu pemerataan. Perlu pemerataan, apalagi Jakarta. Jawa saja sudah seperti itu apalagi Jakarta begitu sangat padat, begitu sangat kompleks permasalahannya karena bisnis ada di sini, ekonomi ada di sini, pendidikan ada di sini, pariwisata ada di sini. Semua ada di Jakarta,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Tok! DPR Sahkan RUU IKN Jadi Undang-Undang


Maka dari itu, kata Jokowi, diperlukan ASN untuk pindah ke IKN demi mewujudkan masa depan baru. Bahkan, Jokowi telah menyiapkan insentif agar proses perpindahan tersebut berjalan secara cepat.

&quot;Sehingga perlu digeser agar Indonesia sentris, pindah ke Kalimantan Timur. Ke Nusantara, ini untuk memulainya di sana, perlu yang namanya ASN pindah. Ini adalah masa depan baru dan sudah disiapkan insentif, kalau gak ada ini alot pasti. Tapi kalau ada insentif kan beda,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Bawaslu Ingatkan Peserta Pemilu saat Kampanye Bermotor Harus Tertib Lalu Lintas&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Jokowi juga mengungkapkan, ASN juga akan diberikan fasilitas lainnya berupa rumah dinas, hingga tunjangan untuk keluarga.



&quot;Rumah dinas juga ada rumah tapak maupun rumah apartment. Biaya pindah juga diberikan suami-istri plus anak, ada tunjangan kemahalan dan fasilitas-fasilitas lainnya. Memang butuh jiwa pionir, dulu ditempatkan di luar Jawa saat zaman-zaman dulu kan, juga biasa saja. Sekarang kok jadi kelihatannya gak rumit gitu. Tapi kalau nanti sudah ditunjuk &amp;lsquo;bapak pindah, ibu pindah&amp;rsquo; moga-moga semua selesai,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
