<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pimpin Ratas Mitigasi El Nino, Jokowi Bahas Kekeringan hingga Karhutla</title><description>Terdapat 6.659 titik panas (hot spot) dengan peluang 80 persen menjadi titik api atau fire spot.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2894291/pimpin-ratas-mitigasi-el-nino-jokowi-bahas-kekeringan-hingga-karhutla</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2894291/pimpin-ratas-mitigasi-el-nino-jokowi-bahas-kekeringan-hingga-karhutla"/><item><title>Pimpin Ratas Mitigasi El Nino, Jokowi Bahas Kekeringan hingga Karhutla</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2894291/pimpin-ratas-mitigasi-el-nino-jokowi-bahas-kekeringan-hingga-karhutla</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/03/337/2894291/pimpin-ratas-mitigasi-el-nino-jokowi-bahas-kekeringan-hingga-karhutla</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 18:07 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/337/2894291/pimpin-ratas-mitigasi-el-nino-jokowi-bahas-kekeringan-hingga-karhutla-iWLj0XrSpt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/337/2894291/pimpin-ratas-mitigasi-el-nino-jokowi-bahas-kekeringan-hingga-karhutla-iWLj0XrSpt.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajarannya  untuk membahas soal mitigasi fenomena cuaca El Nino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Presiden Jokowi dan jajaran membahas mulai dari soal kekeringan, ketersediaan air bersih, situasi pertanian, hingga antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
&quot;Intinya, arahan Yang Terhormat Bapak Presiden ada tiga hal, yaitu pertama pemetaan persoalan secara komprehensif, yang kedua fokus untuk strategi tersedianya air, dan yang ketiga daerah sentra produksi pangan agar dicek terus menerus untuk kecukupan air,&quot; ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/10/2023).

BACA JUGA:
Ini Makanan Sederhana Favorit Sosok Calon Presiden Ganjar Pranowo

Terkait dengan karhutla, Siti menjelaskan bahwa berdasarkan data per 2 Oktober 2023, terdapat 6.659 titik panas (hot spot) dengan peluang 80 persen menjadi titik api atau fire spot.

BACA JUGA:
Mentan Belum Masuk Indonesia, Harusnya 1 Oktober Tiba di Jakarta

&quot;Areal yang terbakar sudah terekam 267.000 hektare dan perkiraan saya dengan situasi bulan September kemarin dan Oktober, kelihatannya masih akan bertambah,&quot; kata Siti.Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melalui berbagai kementerian/lembaga telah melakukan sejumlah langkah seperti pemadaman dan teknik modifikasi cuaca (TMC) di sejumlah provinsi yang menjadi titik rawan terjadinya karhutla. Menteri LHK memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada pencemaran asap lintas batas atau transboundary haze ke negara tetangga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kronologi Anak Tikam Ayah Kandung di Depok, Berawal dari Cekcok Mulut

&quot;Sejauh ini tidak ada transboundary haze ke Malaysia. Jadi kalau dibilang bahwa di Malaysia tidak ada hot spot, kalau lihat datanya citra satelinya di sana juga ada,&quot; kata Siti.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menjelaskan bahwa jajarannya telah melakukan dukungan pelaksanaan operasi darat maupun udara dalam mengatasi karhutla. Untuk operasi udara, pihaknya mengerahkan 35 helikopter yang terdiri atas 13 helikopter patroli dan 22 helikopter _water bombing_, utamanya di daerah-daerah yang menjadi prioritas penanganan karhutla.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menelusuri Jejak Mentan di Eropa Sebelum Hilang

&quot;Jadi ada enam provinsi prioritas yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi. Itu menjadi enam provinsi prioritas kebakaran hutan dan lahan,&quot; ujar Suharyanto.
Selain itu, BNPB juga telah melakukan teknologi modifikasi cuaca sebanyak 244 kali dengan jumlah garam yang disebar mencapai 341.580 kilogram. Selama dua bulan terakhir, BNPB terus melaksanakan TMC di sejumlah provinsi antara lain Riau, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jambi, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Selatan.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajarannya  untuk membahas soal mitigasi fenomena cuaca El Nino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Presiden Jokowi dan jajaran membahas mulai dari soal kekeringan, ketersediaan air bersih, situasi pertanian, hingga antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
&quot;Intinya, arahan Yang Terhormat Bapak Presiden ada tiga hal, yaitu pertama pemetaan persoalan secara komprehensif, yang kedua fokus untuk strategi tersedianya air, dan yang ketiga daerah sentra produksi pangan agar dicek terus menerus untuk kecukupan air,&quot; ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/10/2023).

BACA JUGA:
Ini Makanan Sederhana Favorit Sosok Calon Presiden Ganjar Pranowo

Terkait dengan karhutla, Siti menjelaskan bahwa berdasarkan data per 2 Oktober 2023, terdapat 6.659 titik panas (hot spot) dengan peluang 80 persen menjadi titik api atau fire spot.

BACA JUGA:
Mentan Belum Masuk Indonesia, Harusnya 1 Oktober Tiba di Jakarta

&quot;Areal yang terbakar sudah terekam 267.000 hektare dan perkiraan saya dengan situasi bulan September kemarin dan Oktober, kelihatannya masih akan bertambah,&quot; kata Siti.Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melalui berbagai kementerian/lembaga telah melakukan sejumlah langkah seperti pemadaman dan teknik modifikasi cuaca (TMC) di sejumlah provinsi yang menjadi titik rawan terjadinya karhutla. Menteri LHK memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada pencemaran asap lintas batas atau transboundary haze ke negara tetangga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kronologi Anak Tikam Ayah Kandung di Depok, Berawal dari Cekcok Mulut

&quot;Sejauh ini tidak ada transboundary haze ke Malaysia. Jadi kalau dibilang bahwa di Malaysia tidak ada hot spot, kalau lihat datanya citra satelinya di sana juga ada,&quot; kata Siti.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menjelaskan bahwa jajarannya telah melakukan dukungan pelaksanaan operasi darat maupun udara dalam mengatasi karhutla. Untuk operasi udara, pihaknya mengerahkan 35 helikopter yang terdiri atas 13 helikopter patroli dan 22 helikopter _water bombing_, utamanya di daerah-daerah yang menjadi prioritas penanganan karhutla.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menelusuri Jejak Mentan di Eropa Sebelum Hilang

&quot;Jadi ada enam provinsi prioritas yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi. Itu menjadi enam provinsi prioritas kebakaran hutan dan lahan,&quot; ujar Suharyanto.
Selain itu, BNPB juga telah melakukan teknologi modifikasi cuaca sebanyak 244 kali dengan jumlah garam yang disebar mencapai 341.580 kilogram. Selama dua bulan terakhir, BNPB terus melaksanakan TMC di sejumlah provinsi antara lain Riau, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jambi, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
