<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Teriakan Anak TNI yang Tewas di Lanud Halim Terdengar saat Api Berkobar</title><description>Leonardus juga mengatakan terdapat 12 saksi yang sudah diperiksa terkait kasus ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/338/2894174/teriakan-anak-tni-yang-tewas-di-lanud-halim-terdengar-saat-api-berkobar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/03/338/2894174/teriakan-anak-tni-yang-tewas-di-lanud-halim-terdengar-saat-api-berkobar"/><item><title>Teriakan Anak TNI yang Tewas di Lanud Halim Terdengar saat Api Berkobar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/338/2894174/teriakan-anak-tni-yang-tewas-di-lanud-halim-terdengar-saat-api-berkobar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/03/338/2894174/teriakan-anak-tni-yang-tewas-di-lanud-halim-terdengar-saat-api-berkobar</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/338/2894174/teriakan-anak-tni-yang-tewas-di-lanud-halim-terdengar-saat-api-berkobar-J9N8xevU4j.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">TKP Penemuan Mayat Anak Perwira TNI AU/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/338/2894174/teriakan-anak-tni-yang-tewas-di-lanud-halim-terdengar-saat-api-berkobar-J9N8xevU4j.jpeg</image><title>TKP Penemuan Mayat Anak Perwira TNI AU/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIzNi81L3g4b2J5eHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Seorang saksi mata mendengar rintihan dan teriakan dari CHR (16) anak perwira TNI yang tewas terbakar di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma. Teriakan itu diduga terjadi saat tubuh korban sedang terbakar.
&amp;ldquo;Ada (saksi mendengar). Yang sudah saya sampaikan di awal yang waktu doorstop pertama, ada saksi yang mendengar suara rintihan,&amp;rdquo; kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Leonardus Simarmata, Selasa (3/10/2023).

BACA JUGA:
Fakta Baru Terungkap, Tidak Ada yang Ikuti Anak Perwira TNI Sebelum Tewas Terbakar

Saksi yang mendengar ialah seorang satpam yang bertugas di Royal Golf. Menurutnya lokasi itu tidak jauh dari lokasi kejadian. Polisi juga menyebut bahwa saat ditemukan, api masih berkobar.

BACA JUGA:
Terungkap! Ini Detik-Detik Anak Perwira TNI AU Sebelum Tewas Terbakar, Bertemu Ayahnya dan Naik Sepeda ke TKP

&amp;ldquo;Bukan (anggota AU yang mendengar), dari Satpam Royal Golf itu kebetulan bersebelahan dari TKP. Masih (berkobar saat ditemukan),&amp;rdquo; ungkapnya.
Dalam kesempatannya, Leonardus juga mengatakan terdapat 12 saksi yang sudah diperiksa terkait kasus ini. Ia juga mengungkap bahwa terdapat adanya saksi tambahan yang akan diperiksa. &amp;ldquo;Yang sudah diperiksa 12 saksi, masih ada penambahan,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia juga mengatakan, ditemukan enam luka tusuk pada tubuh korban. Tiga di antara luka tusuk itu berakibat fatal karena mengenai organ hati.

&quot;Hasil visum et repertum dan autopsi ditemukan sebab kematian sebagai berikut, terdapat enam luka tusukan, tiga tusukan ini berada di hati dan berakibat fatal,&quot; katanya.



Selain luka tusuk, ia menyebut, tubuh korban terbakar hampir seluruhnya. Tingkat terbakarnya tubuh korban mencapai 91 persen.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIzNi81L3g4b2J5eHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Seorang saksi mata mendengar rintihan dan teriakan dari CHR (16) anak perwira TNI yang tewas terbakar di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma. Teriakan itu diduga terjadi saat tubuh korban sedang terbakar.
&amp;ldquo;Ada (saksi mendengar). Yang sudah saya sampaikan di awal yang waktu doorstop pertama, ada saksi yang mendengar suara rintihan,&amp;rdquo; kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Leonardus Simarmata, Selasa (3/10/2023).

BACA JUGA:
Fakta Baru Terungkap, Tidak Ada yang Ikuti Anak Perwira TNI Sebelum Tewas Terbakar

Saksi yang mendengar ialah seorang satpam yang bertugas di Royal Golf. Menurutnya lokasi itu tidak jauh dari lokasi kejadian. Polisi juga menyebut bahwa saat ditemukan, api masih berkobar.

BACA JUGA:
Terungkap! Ini Detik-Detik Anak Perwira TNI AU Sebelum Tewas Terbakar, Bertemu Ayahnya dan Naik Sepeda ke TKP

&amp;ldquo;Bukan (anggota AU yang mendengar), dari Satpam Royal Golf itu kebetulan bersebelahan dari TKP. Masih (berkobar saat ditemukan),&amp;rdquo; ungkapnya.
Dalam kesempatannya, Leonardus juga mengatakan terdapat 12 saksi yang sudah diperiksa terkait kasus ini. Ia juga mengungkap bahwa terdapat adanya saksi tambahan yang akan diperiksa. &amp;ldquo;Yang sudah diperiksa 12 saksi, masih ada penambahan,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia juga mengatakan, ditemukan enam luka tusuk pada tubuh korban. Tiga di antara luka tusuk itu berakibat fatal karena mengenai organ hati.

&quot;Hasil visum et repertum dan autopsi ditemukan sebab kematian sebagai berikut, terdapat enam luka tusukan, tiga tusukan ini berada di hati dan berakibat fatal,&quot; katanya.



Selain luka tusuk, ia menyebut, tubuh korban terbakar hampir seluruhnya. Tingkat terbakarnya tubuh korban mencapai 91 persen.

</content:encoded></item></channel></rss>
