<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Keracunan Nasi Kotak di Cianjur Bertambah hingga 79 Orang</title><description>Para korban dirawat tersebar di Rumah Sakit Sayang Cianjur, rumah Sakit Dr. Hafizh, Puskesmas Cilaku dan di Posko Kebon Manggu&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/525/2893703/korban-keracunan-nasi-kotak-di-cianjur-bertambah-hingga-79-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/03/525/2893703/korban-keracunan-nasi-kotak-di-cianjur-bertambah-hingga-79-orang"/><item><title>Korban Keracunan Nasi Kotak di Cianjur Bertambah hingga 79 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/03/525/2893703/korban-keracunan-nasi-kotak-di-cianjur-bertambah-hingga-79-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/03/525/2893703/korban-keracunan-nasi-kotak-di-cianjur-bertambah-hingga-79-orang</guid><pubDate>Selasa 03 Oktober 2023 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Susan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/03/525/2893703/korban-keracunan-nasi-kotak-di-cianjur-bertambah-hingga-79-orang-qCo0a7kPkj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban keracunan nasi kotak di Cianjur terus bertambah/Foto: Ricky Susan </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/03/525/2893703/korban-keracunan-nasi-kotak-di-cianjur-bertambah-hingga-79-orang-qCo0a7kPkj.jpg</image><title>Korban keracunan nasi kotak di Cianjur terus bertambah/Foto: Ricky Susan </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOC8xLzE3MTMzMS81L3g4b2UxdjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

CIANJUR - Korban keracunan usai menyantap nasi  kotak yang dibagikan kegiatan mauludan di Kampung Kebon Manggu RT04/07, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur terus bertambah. Hingga kini jumlah korban sufah mencapai 79 orang.

Para korban dirawat tersebar di Rumah Sakit Sayang Cianjur, rumah Sakit Dr. Hafizh, Puskesmas Cilaku dan di Posko Kebon Manggu. Dari 79 korban ada 6 orang yang menderita parah dan harus mendapatkan perawatan di ICU rumah sakit.

BACA JUGA:
Puluhan Warga Cianjur Alami Keracunan usai Santap Nasi Kotak Muludan

Menurut Bidan Desa Ciharashas, Sopiah, penyebab pasti keracunan belum dipastikan. Namun sampel makanan dan muntahan korban sudah dibawa ke laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) di Bandung untuk diperiksa.

&quot;Penyebab pasti keracunan masih belum diketahui karena masih menunggu hasil lab dari Bandung. Namun para korban menyebutkan rata-rata mereka sudah menyantap nasi kotak yang dibagikan panitia hari besar Islam,&quot; ujar Sopiah di Posko Kesehatan Cimanggu, Senin (2/10/2023).

BACA JUGA:
Kisah Evakuasi Jenderal Korban G30S PKI, Marinir Keracunan Gas hingga Sempitnya Sumur Lubang Buaya

Ditambahkan Sofiah, rata-rata korban mengalami kontraksi keracunan empat jam setelah menyantap nasi kotak. Pada awalnya korban merasakan mules, kembung disertai muntah-muntah.

Kejadian tersebut berawal saat warga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW yang diselenggarakan pondok pesantren Mazroatul Ulum di Kampung Cimanggu, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, pada hari Minggu (1/10/2023) sekira pukul 10.00 Wib.


Setelah acara selesai panitia membagikan makanan namun ada yang prasmanan atau makan ditempat dan nasi kotak. Kebanyakan korban adalah yang makan nasi kotak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

HUT ke-25, PSMTI Perkenalkan Budaya Tionghoa yang Jadi Bagian Persatuan Indonesia



Hingga Senin (2/10/2023) siang jumlah korban ada 79 orang dengan rincian ditangani di Posko Kesehatan 69 orang, dirujuk ke RSUD Sayang 4 orang, dirujuk ke RSDH 2 orang dan sidah bisa pulang 62 orang sehingga total yang masih mejalani perawatan tinggal 7 orang.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yOC8xLzE3MTMzMS81L3g4b2UxdjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

CIANJUR - Korban keracunan usai menyantap nasi  kotak yang dibagikan kegiatan mauludan di Kampung Kebon Manggu RT04/07, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur terus bertambah. Hingga kini jumlah korban sufah mencapai 79 orang.

Para korban dirawat tersebar di Rumah Sakit Sayang Cianjur, rumah Sakit Dr. Hafizh, Puskesmas Cilaku dan di Posko Kebon Manggu. Dari 79 korban ada 6 orang yang menderita parah dan harus mendapatkan perawatan di ICU rumah sakit.

BACA JUGA:
Puluhan Warga Cianjur Alami Keracunan usai Santap Nasi Kotak Muludan

Menurut Bidan Desa Ciharashas, Sopiah, penyebab pasti keracunan belum dipastikan. Namun sampel makanan dan muntahan korban sudah dibawa ke laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) di Bandung untuk diperiksa.

&quot;Penyebab pasti keracunan masih belum diketahui karena masih menunggu hasil lab dari Bandung. Namun para korban menyebutkan rata-rata mereka sudah menyantap nasi kotak yang dibagikan panitia hari besar Islam,&quot; ujar Sopiah di Posko Kesehatan Cimanggu, Senin (2/10/2023).

BACA JUGA:
Kisah Evakuasi Jenderal Korban G30S PKI, Marinir Keracunan Gas hingga Sempitnya Sumur Lubang Buaya

Ditambahkan Sofiah, rata-rata korban mengalami kontraksi keracunan empat jam setelah menyantap nasi kotak. Pada awalnya korban merasakan mules, kembung disertai muntah-muntah.

Kejadian tersebut berawal saat warga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW yang diselenggarakan pondok pesantren Mazroatul Ulum di Kampung Cimanggu, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, pada hari Minggu (1/10/2023) sekira pukul 10.00 Wib.


Setelah acara selesai panitia membagikan makanan namun ada yang prasmanan atau makan ditempat dan nasi kotak. Kebanyakan korban adalah yang makan nasi kotak.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

HUT ke-25, PSMTI Perkenalkan Budaya Tionghoa yang Jadi Bagian Persatuan Indonesia



Hingga Senin (2/10/2023) siang jumlah korban ada 79 orang dengan rincian ditangani di Posko Kesehatan 69 orang, dirujuk ke RSUD Sayang 4 orang, dirujuk ke RSDH 2 orang dan sidah bisa pulang 62 orang sehingga total yang masih mejalani perawatan tinggal 7 orang.</content:encoded></item></channel></rss>
