<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disomasi Keluarga Alvaro, RS Kartika Husada: Kita Akan Patuh, Tak Menghindar</title><description>Pihak RS menyebut, tetap mematuhi proses hukum yang berlaku.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/04/338/2894964/disomasi-keluarga-alvaro-rs-kartika-husada-kita-akan-patuh-tak-menghindar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/04/338/2894964/disomasi-keluarga-alvaro-rs-kartika-husada-kita-akan-patuh-tak-menghindar"/><item><title>Disomasi Keluarga Alvaro, RS Kartika Husada: Kita Akan Patuh, Tak Menghindar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/04/338/2894964/disomasi-keluarga-alvaro-rs-kartika-husada-kita-akan-patuh-tak-menghindar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/04/338/2894964/disomasi-keluarga-alvaro-rs-kartika-husada-kita-akan-patuh-tak-menghindar</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2023 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/04/338/2894964/disomasi-keluarga-alvaro-rs-kartika-husada-kita-akan-patuh-tak-menghindar-e3pF3liguy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RS Kartika Husada (Foto: Ade Suhardi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/04/338/2894964/disomasi-keluarga-alvaro-rs-kartika-husada-kita-akan-patuh-tak-menghindar-e3pF3liguy.jpg</image><title>RS Kartika Husada (Foto: Ade Suhardi)</title></images><description>BEKASI - Rumah Sakit (RS) Kartika Husada, Jatiasih, Kota Bekasi, merespon upaya somasi yang dilayangkan kuasa hukum atas peristiwa bocah bernama BA (7) meninggal dunia divonis mati batang otak, pasca operasi amandel. Pihak RS menyebut, tetap mematuhi proses hukum yang berlaku.

Menurut Direktur Rumah Sakit Kartika Husada, drg Dian Indah, pihak RS Kartika Husada tidak akan menghindar apabila ada penyelidikan yang berlanjut.

&quot;Terkait (somasi) hal tersebut, kami tidak menghindar dan kami sebagai warga negara yang baik kita akan patuh terhadap proses hukum yang berlaku,&quot; kata drg Dian Indah saat konferensi pers kepada wartawan, Selasa 3 Oktober 2023.

BACA JUGA:
Penjelasan RS Terkait Bocah Meninggal Alami Mati Batang Otak Usai Operasi Amandel


Drg Dian menyebut, pihak RS Kartika Husada akan tetap mengedepankan keterbukaan untuk menghadapi masalah dengan hukum. Bahkan, kata dia, saat ini juga masih berkomunikasi dengan pihak keluarga sebagai bentuk keterbukaan.

&quot;Tapi rumah sakit juga punya hak langsung dalam hal hukum ini sendiri, ini adalah salah satu somasi yang beresiko, Terkait proses hukum, kita ikuti sesuai tata hukum di indonesia,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Bocah Alami Mati Batang Otak Usai Operasi Amandel Meninggal, Orangtua Menangis Histeris


Sebelumnya diberitakan, perwakilan keluarga tetap mengedepankan proses hukum akibat BA yang dinyatakan meninggal dunia pada Senin 2 Oktober 2023 malam lalu.

&quot;Tetapi dengan banyak hal yang terjadi, ada kejanggalan, kemungkinan kami rapat keluarga, mungkin ada langkah hukum yang mau kami coba ajukan,&quot; kata perwakilan keluarga korban yaitu Frans Sinaga di RS Kartika Husada Jatiasih Bekasi, Senin 2 Oktober 2023 malam.

Awalnya diketahui, BA dilakukan operasi amandel, namun setelah dilakukan beberapa tahap dan kondisi korban yang semakin memburuk, tim medis mengeluarkan vonis yaitu mati batang otak terhadap BA.



&quot;Sejauh ini memang ada somasi yang sudah disampaikan ke pihak rumah sakit oleh pihak keluarga melalui kuasa hukumnya, dan kalau tidak salah sudah ada juga laporan ke (Polda Metro Jaya),&quot; terangnya.



</description><content:encoded>BEKASI - Rumah Sakit (RS) Kartika Husada, Jatiasih, Kota Bekasi, merespon upaya somasi yang dilayangkan kuasa hukum atas peristiwa bocah bernama BA (7) meninggal dunia divonis mati batang otak, pasca operasi amandel. Pihak RS menyebut, tetap mematuhi proses hukum yang berlaku.

Menurut Direktur Rumah Sakit Kartika Husada, drg Dian Indah, pihak RS Kartika Husada tidak akan menghindar apabila ada penyelidikan yang berlanjut.

&quot;Terkait (somasi) hal tersebut, kami tidak menghindar dan kami sebagai warga negara yang baik kita akan patuh terhadap proses hukum yang berlaku,&quot; kata drg Dian Indah saat konferensi pers kepada wartawan, Selasa 3 Oktober 2023.

BACA JUGA:
Penjelasan RS Terkait Bocah Meninggal Alami Mati Batang Otak Usai Operasi Amandel


Drg Dian menyebut, pihak RS Kartika Husada akan tetap mengedepankan keterbukaan untuk menghadapi masalah dengan hukum. Bahkan, kata dia, saat ini juga masih berkomunikasi dengan pihak keluarga sebagai bentuk keterbukaan.

&quot;Tapi rumah sakit juga punya hak langsung dalam hal hukum ini sendiri, ini adalah salah satu somasi yang beresiko, Terkait proses hukum, kita ikuti sesuai tata hukum di indonesia,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Bocah Alami Mati Batang Otak Usai Operasi Amandel Meninggal, Orangtua Menangis Histeris


Sebelumnya diberitakan, perwakilan keluarga tetap mengedepankan proses hukum akibat BA yang dinyatakan meninggal dunia pada Senin 2 Oktober 2023 malam lalu.

&quot;Tetapi dengan banyak hal yang terjadi, ada kejanggalan, kemungkinan kami rapat keluarga, mungkin ada langkah hukum yang mau kami coba ajukan,&quot; kata perwakilan keluarga korban yaitu Frans Sinaga di RS Kartika Husada Jatiasih Bekasi, Senin 2 Oktober 2023 malam.

Awalnya diketahui, BA dilakukan operasi amandel, namun setelah dilakukan beberapa tahap dan kondisi korban yang semakin memburuk, tim medis mengeluarkan vonis yaitu mati batang otak terhadap BA.



&quot;Sejauh ini memang ada somasi yang sudah disampaikan ke pihak rumah sakit oleh pihak keluarga melalui kuasa hukumnya, dan kalau tidak salah sudah ada juga laporan ke (Polda Metro Jaya),&quot; terangnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
