<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penampakan Kebakaran di Kebayoran Lama Jaksel, Seluruh Bangunan Semipermanen Hangus</title><description>Penampakan Kebakaran di Kebayoran Lama Jaksel, Seluruh Bangunan Semipermanen Hangus</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/04/338/2895123/penampakan-kebakaran-di-kebayoran-lama-jaksel-seluruh-bangunan-semipermanen-hangus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/04/338/2895123/penampakan-kebakaran-di-kebayoran-lama-jaksel-seluruh-bangunan-semipermanen-hangus"/><item><title>Penampakan Kebakaran di Kebayoran Lama Jaksel, Seluruh Bangunan Semipermanen Hangus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/04/338/2895123/penampakan-kebakaran-di-kebayoran-lama-jaksel-seluruh-bangunan-semipermanen-hangus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/04/338/2895123/penampakan-kebakaran-di-kebayoran-lama-jaksel-seluruh-bangunan-semipermanen-hangus</guid><pubDate>Rabu 04 Oktober 2023 22:47 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/04/338/2895123/penampakan-kebakaran-di-kebayoran-lama-jaksel-seluruh-bangunan-semipermanen-hangus-GHlnMvEeTm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran hanguskan bangunan semipermanen di Kebayoran Lama, Rabu (4/10/2023). (MPI/Riyan Rizki)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/04/338/2895123/penampakan-kebakaran-di-kebayoran-lama-jaksel-seluruh-bangunan-semipermanen-hangus-GHlnMvEeTm.jpg</image><title>Kebakaran hanguskan bangunan semipermanen di Kebayoran Lama, Rabu (4/10/2023). (MPI/Riyan Rizki)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC8xLzE3MTY3NS81L3g4b2o2Z3A=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kebakaran besar melanda permukiman padat di Jalan Jatayu 1, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/10/2023). Di permukiman itu banyak bangunan semipermanen, yang digunakan sebagai lapak barang bekas,


Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi pukul 22.00 WIB, terlihat seluruh bangunan hangus terbakar. Terlihat hampir tidak ada yang tersisa akibat kebakaran yang terjadi sejak sore tadi.



Di lokasi, kobaran api terlihat sudah tidak ada. Namun sebagian titik terlihat masih adanya asap yang membumbung tinggi. Petugas pemadam kebakaran pun tampak masih menyirami titik munculnya asap tersebut.



Saat ini, warga baik muda dan tua masih berada di lokasi untuk melihat petugas yang menyisir api.







BACA JUGA:
Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk di Jaksel, Api Masih Membara













Sebelumnya, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan adapun bangunan padat penduduk yang terbakar, memiliki luas sekira 3 ribu meter persegi.



&quot;Memang hari ini terjadi kebakaran tepatnya di Jalan Jatayu 1. Untuk objek yang terbakar luasnya itu sekitar 3 ribu meter persegi,&quot; kata dia di lokasi, Rabu.





BACA JUGA:
Kebakaran di Kebayoran Lama, Warga Evakuasi Barang Berharganya














Satriadi menyebut sebanyak 38 unit dan 60 personel pemada kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk memadamkan api.



Selain itu, dia mengatakan pihaknya sempat mengalami kendala dalam memadamkan api seperti aksesnya yang susah dijangkau, hingga sempat kekurangan air.







Meski begitu, api yang semula muncul sekira pukul 17.15 WIB, kini sudah masuk dalam proses pendinginan.





BACA JUGA:
Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama Jaksel Hanguskan Bangunan Seluas 3 Ribu Meter Persegi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
















&quot;Bahan Materialnya memang mudah terbakar dan bertumpuk dengan seng. Jadi memang kita agak sulit untuk memadamkannya,&quot; ujarnya.







&quot;Kita harus mengurai dulu bahan material yang terbakar dan itu membutuhkan waktu. Tapi kalo objek yang terbakar sudah kita minimalisir,&quot; sambungnya.







Lebih lanjut, hingga saat ini ia menuturkan belum ada informasi terkait adanya korban akibat kebakaran tersebut.



</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNC8xLzE3MTY3NS81L3g4b2o2Z3A=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kebakaran besar melanda permukiman padat di Jalan Jatayu 1, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/10/2023). Di permukiman itu banyak bangunan semipermanen, yang digunakan sebagai lapak barang bekas,


Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi pukul 22.00 WIB, terlihat seluruh bangunan hangus terbakar. Terlihat hampir tidak ada yang tersisa akibat kebakaran yang terjadi sejak sore tadi.



Di lokasi, kobaran api terlihat sudah tidak ada. Namun sebagian titik terlihat masih adanya asap yang membumbung tinggi. Petugas pemadam kebakaran pun tampak masih menyirami titik munculnya asap tersebut.



Saat ini, warga baik muda dan tua masih berada di lokasi untuk melihat petugas yang menyisir api.







BACA JUGA:
Kebakaran di Pemukiman Padat Penduduk di Jaksel, Api Masih Membara













Sebelumnya, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan adapun bangunan padat penduduk yang terbakar, memiliki luas sekira 3 ribu meter persegi.



&quot;Memang hari ini terjadi kebakaran tepatnya di Jalan Jatayu 1. Untuk objek yang terbakar luasnya itu sekitar 3 ribu meter persegi,&quot; kata dia di lokasi, Rabu.





BACA JUGA:
Kebakaran di Kebayoran Lama, Warga Evakuasi Barang Berharganya














Satriadi menyebut sebanyak 38 unit dan 60 personel pemada kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk memadamkan api.



Selain itu, dia mengatakan pihaknya sempat mengalami kendala dalam memadamkan api seperti aksesnya yang susah dijangkau, hingga sempat kekurangan air.







Meski begitu, api yang semula muncul sekira pukul 17.15 WIB, kini sudah masuk dalam proses pendinginan.





BACA JUGA:
Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama Jaksel Hanguskan Bangunan Seluas 3 Ribu Meter Persegi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
















&quot;Bahan Materialnya memang mudah terbakar dan bertumpuk dengan seng. Jadi memang kita agak sulit untuk memadamkannya,&quot; ujarnya.







&quot;Kita harus mengurai dulu bahan material yang terbakar dan itu membutuhkan waktu. Tapi kalo objek yang terbakar sudah kita minimalisir,&quot; sambungnya.







Lebih lanjut, hingga saat ini ia menuturkan belum ada informasi terkait adanya korban akibat kebakaran tersebut.



</content:encoded></item></channel></rss>
