<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Makin Panas, Turki Serang Militan Kurdi Sebagai Pembalasan Bom di Ankara	</title><description>Ini merupakan serangan ketiga Turki pasca ledakan bom di Ankara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/18/2895507/makin-panas-turki-serang-militan-kurdi-sebagai-pembalasan-bom-di-ankara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/05/18/2895507/makin-panas-turki-serang-militan-kurdi-sebagai-pembalasan-bom-di-ankara"/><item><title>Makin Panas, Turki Serang Militan Kurdi Sebagai Pembalasan Bom di Ankara	</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/18/2895507/makin-panas-turki-serang-militan-kurdi-sebagai-pembalasan-bom-di-ankara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/05/18/2895507/makin-panas-turki-serang-militan-kurdi-sebagai-pembalasan-bom-di-ankara</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Serli Utari Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/18/2895507/makin-panas-turki-serang-militan-kurdi-sebagai-pembalasan-bom-di-ankara-S1yERVTFgl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/18/2895507/makin-panas-turki-serang-militan-kurdi-sebagai-pembalasan-bom-di-ankara-S1yERVTFgl.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>ANKARA - Pesawat tempur Turki kembali melancarkan serangan terhadap Militan Kurdi di Irak pada Rabu (4/10/2023), beberapa jam setelah menteri luar negeri memperingatkan bahwa Turki akan menyerang kelompok militan yang berada di Suriah dan Irak. Serangan tersebut merupakan respons Turki atas ledakan bom bunuh diri di Ankara yang terjadi pada awal minggu ini.

BACA JUGA:
Jet Tempur Turki Bombardir Wilayah Irak Setelah Serangan Teroris Hantam Ankara

Partai Pekerja Kurdistan (PKK), mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi di Kementerian Dalam Negeri di Ankara pada Minggu (1/10/2023), dimana terdapat seorang penyerang yang meledakkan dirinya dan satu lainnya tewas karena baku tembak dengan polisi, akibat serangan itu dua polisi mengalami luka-luka.
Kementerian Pertahanan Turki telah meluncurkan jet-jet untuk menargetkan 22 lokasi yang dicurigai sebagai lokasi PKK di Irak utara pada, jet tersebut menghancurkan gua-gua, tempat perlindungan dan gudang yang digunakan oleh para militan, menurut The Washington Times.
Selain itu, PKK juga memiliki basis yang berada di wilayah tersebut serta tempat kepemimpinannya yang mempunyai pijakan.

BACA JUGA:
Dua Ledakan Guncang Ibu Kota Turki, Serangan Bom Pertama di Ankara Sejak 2016&amp;nbsp;

Serangan udara tersebut, merupakan serangan ketiga yang dilakukan oleh angkatan udara Turki terhadap lokasi yang dicurigai sebagai lokasi militan Kurdi di Irak utara setelah adanya ledakan bom bunuh diri pekan lalu. Sementara itu, puluhan orang yang dicurigai mempunyai hubungan dengan PKK telah ditahan dalam penggerebekan di seluruh Turki.
Dari kejadian ini belum ada komentar langsung yang diberikan dari pejabat Kurdi di Irak.
Menteri Luar Negeri Hakan Fidan mengatakan pada konferensi pers bahwa para pejabat intelijen Turki telah menetapkan bahwa kedua penyerang berasal dari Suriah, tempat mereka dilatih.
Fidan juga mengatakan bahwa Turki saat ini menargetkan fasilitas milik PKK yang terletak di Suriah dan Irak, atau kelompok milisi Kurdi yang berafiliasi di Suriah yaitu Unit Pertahanan Rakyat atau YPG.
&amp;ldquo;Mulai sekarang, seluruh infrastruktur, suprastruktur, dan fasilitas energi milik PKK dan YPG di Irak dan Suriah adalah target sah pasukan keamanan, angkatan bersenjata, dan elemen intelijen kami,&amp;rdquo; kata Fidan.

BACA JUGA:
Erdogan: Turki Mungkin Berpisah dengan Uni Eropa

&amp;ldquo;Tanggapan angkatan bersenjata kami terhadap serangan teroris ini akan sangat jelas dan mereka akan menyesal melakukan tindakan seperti itu.&amp;rdquo; tambahnya.
Adanya pernyataan tersebut, Mazloum Abdi, Komandan Pasukan Demokratik Suriah, memposting tulisan di X/Twitter pada hari Rabu (4/10/2023), membantah bahwa penyerang yang melakukan serangan di Ankara tidak melewati wilayahnya.
&amp;ldquo;Kami bukan pihak yang terlibat dalam konflik internal di Turki,&amp;rdquo; tulis Abdi. Ia menambahkan bahwa Turki sedang mencari &amp;ldquo;dalih untuk melegitimasi serangannya yang terus menerus terhadap wilayah kami dan melancarkan agresi baru dan hal ini meningkatkan kekhawatiran kami.&amp;rdquo;

Ia juga mengatakan bahwa menargetkan infrastruktur dan ekonomi di timur laut Suriah dan kota-kota dianggap sebagai kejahatan perang.
Akibat dari pernyataan tersebut, Fidan melakukan pertemuan dengan menteri dalam negeri Turki, menteri pertahanan, komandan militer dan kepala intelijen, menurut laporan Agensi Anadolu yang dikelola pemerintah.
Menteri Pertahanan Irak Thabet Muhammad Al-Abbasi juga dijadwalkan untuk mengunjungi Turki pada Kamis (5/10/2023).

BACA JUGA:
300 Militan ISIS Menyerahkan Diri Usai Pasukan Pimpinan Kurdi Kepung Penjara Suriah

PKK telah memimpin pemberontakan selama puluhan tahun di Turki dan dianggap sebagai organisasi teror oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa. Puluhan ribu orang telah tewas sejak dimulainya konflik pada 1984.
Sementara itu, agen intelijen Turki telah berhasil membunuh seorang buronan militan Kurdi dalam sebuah operasi di Suriah, menurut laporan Agensi Anadolu pada Rabu.
Militan tersebut merupakan Nabo Kele Hayri, yang dikenal sebagai Mazlum Afrin, dan dicari karena dugaan perannya dalam merencanakan serangan tahun lalu di Istanbul, Istiklal yang menewaskan enam orang.</description><content:encoded>ANKARA - Pesawat tempur Turki kembali melancarkan serangan terhadap Militan Kurdi di Irak pada Rabu (4/10/2023), beberapa jam setelah menteri luar negeri memperingatkan bahwa Turki akan menyerang kelompok militan yang berada di Suriah dan Irak. Serangan tersebut merupakan respons Turki atas ledakan bom bunuh diri di Ankara yang terjadi pada awal minggu ini.

BACA JUGA:
Jet Tempur Turki Bombardir Wilayah Irak Setelah Serangan Teroris Hantam Ankara

Partai Pekerja Kurdistan (PKK), mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi di Kementerian Dalam Negeri di Ankara pada Minggu (1/10/2023), dimana terdapat seorang penyerang yang meledakkan dirinya dan satu lainnya tewas karena baku tembak dengan polisi, akibat serangan itu dua polisi mengalami luka-luka.
Kementerian Pertahanan Turki telah meluncurkan jet-jet untuk menargetkan 22 lokasi yang dicurigai sebagai lokasi PKK di Irak utara pada, jet tersebut menghancurkan gua-gua, tempat perlindungan dan gudang yang digunakan oleh para militan, menurut The Washington Times.
Selain itu, PKK juga memiliki basis yang berada di wilayah tersebut serta tempat kepemimpinannya yang mempunyai pijakan.

BACA JUGA:
Dua Ledakan Guncang Ibu Kota Turki, Serangan Bom Pertama di Ankara Sejak 2016&amp;nbsp;

Serangan udara tersebut, merupakan serangan ketiga yang dilakukan oleh angkatan udara Turki terhadap lokasi yang dicurigai sebagai lokasi militan Kurdi di Irak utara setelah adanya ledakan bom bunuh diri pekan lalu. Sementara itu, puluhan orang yang dicurigai mempunyai hubungan dengan PKK telah ditahan dalam penggerebekan di seluruh Turki.
Dari kejadian ini belum ada komentar langsung yang diberikan dari pejabat Kurdi di Irak.
Menteri Luar Negeri Hakan Fidan mengatakan pada konferensi pers bahwa para pejabat intelijen Turki telah menetapkan bahwa kedua penyerang berasal dari Suriah, tempat mereka dilatih.
Fidan juga mengatakan bahwa Turki saat ini menargetkan fasilitas milik PKK yang terletak di Suriah dan Irak, atau kelompok milisi Kurdi yang berafiliasi di Suriah yaitu Unit Pertahanan Rakyat atau YPG.
&amp;ldquo;Mulai sekarang, seluruh infrastruktur, suprastruktur, dan fasilitas energi milik PKK dan YPG di Irak dan Suriah adalah target sah pasukan keamanan, angkatan bersenjata, dan elemen intelijen kami,&amp;rdquo; kata Fidan.

BACA JUGA:
Erdogan: Turki Mungkin Berpisah dengan Uni Eropa

&amp;ldquo;Tanggapan angkatan bersenjata kami terhadap serangan teroris ini akan sangat jelas dan mereka akan menyesal melakukan tindakan seperti itu.&amp;rdquo; tambahnya.
Adanya pernyataan tersebut, Mazloum Abdi, Komandan Pasukan Demokratik Suriah, memposting tulisan di X/Twitter pada hari Rabu (4/10/2023), membantah bahwa penyerang yang melakukan serangan di Ankara tidak melewati wilayahnya.
&amp;ldquo;Kami bukan pihak yang terlibat dalam konflik internal di Turki,&amp;rdquo; tulis Abdi. Ia menambahkan bahwa Turki sedang mencari &amp;ldquo;dalih untuk melegitimasi serangannya yang terus menerus terhadap wilayah kami dan melancarkan agresi baru dan hal ini meningkatkan kekhawatiran kami.&amp;rdquo;

Ia juga mengatakan bahwa menargetkan infrastruktur dan ekonomi di timur laut Suriah dan kota-kota dianggap sebagai kejahatan perang.
Akibat dari pernyataan tersebut, Fidan melakukan pertemuan dengan menteri dalam negeri Turki, menteri pertahanan, komandan militer dan kepala intelijen, menurut laporan Agensi Anadolu yang dikelola pemerintah.
Menteri Pertahanan Irak Thabet Muhammad Al-Abbasi juga dijadwalkan untuk mengunjungi Turki pada Kamis (5/10/2023).

BACA JUGA:
300 Militan ISIS Menyerahkan Diri Usai Pasukan Pimpinan Kurdi Kepung Penjara Suriah

PKK telah memimpin pemberontakan selama puluhan tahun di Turki dan dianggap sebagai organisasi teror oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa. Puluhan ribu orang telah tewas sejak dimulainya konflik pada 1984.
Sementara itu, agen intelijen Turki telah berhasil membunuh seorang buronan militan Kurdi dalam sebuah operasi di Suriah, menurut laporan Agensi Anadolu pada Rabu.
Militan tersebut merupakan Nabo Kele Hayri, yang dikenal sebagai Mazlum Afrin, dan dicari karena dugaan perannya dalam merencanakan serangan tahun lalu di Istanbul, Istiklal yang menewaskan enam orang.</content:encoded></item></channel></rss>
