<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jepang Memulai Pelepasan Kedua Air Limbah Radioakatif Fukushima </title><description>Jepang membuang 7.800 ton air rdaioaktif pada pembuangan tahap pertama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/18/2895818/jepang-memulai-pelepasan-kedua-air-limbah-radioakatif-fukushima</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/05/18/2895818/jepang-memulai-pelepasan-kedua-air-limbah-radioakatif-fukushima"/><item><title>Jepang Memulai Pelepasan Kedua Air Limbah Radioakatif Fukushima </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/18/2895818/jepang-memulai-pelepasan-kedua-air-limbah-radioakatif-fukushima</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/05/18/2895818/jepang-memulai-pelepasan-kedua-air-limbah-radioakatif-fukushima</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/18/2895818/jepang-memulai-pelepasan-kedua-air-limbah-radioakatif-fukushima-HwxQOslmRI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/18/2895818/jepang-memulai-pelepasan-kedua-air-limbah-radioakatif-fukushima-HwxQOslmRI.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNy8xLzE3MDc0Ni81L3g4bzRsdzE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TOKYO - PLTN Fukushima yang rusak di Jepang menyatakan telah memulai pelepasan kedua air limbah radio aktif ke laut pada Kamis (5/10/2023), setelah pelepasan pertamanya berlangsung lancar.

BACA JUGA:
Heboh Limbah PLTN Fukushima Dibuang ke Laut, China Langsung Stop Impor Produk Jepang

Operator PLTN itu, Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO) mengatakan para petugas mengaktifkan pompa untuk mengencerkan air yang diolah dengan sejumlah besar air laut, dan perlahan-lahan melepaskan campuran itu ke laut melalui terowongan bawah tanah, demikian dilansir dari VOA Indonesia.
Pelepasan air limbah tersebut, yang diperkirakan akan berlangsung selama beberapa dekade, telah ditentang keras oleh kelompok-kelompok nelayan dan negara-negara tetangga yang mencakup Korea Selatan, di mana ratusan orang melancarkan aksi protes.
Seorang nelayan di Fukushima yang tidak menyebutkan nama mengatakan &amp;ldquo;Jika ada masalah dengan pelepasan air, ini berdampak langsung pada kami. Dalam hal itu, kami selalu khawatir.&amp;rdquo;
China melarang seluruh impor bahan makanan laut Jepang, sehingga sangat merugikan produsen dan eksportir bahan makanan laut Jepang.
Pelepasan pertama air limbah Fukushima dimulai pada 24 Agustus dan berakhir pada 11 September. Selama pelepasan itu, TEPCO mengatakan telah membuang 7.800 ton air olahan dari 10 tangki. Pada pelepasan kedua, TEPCO berencana untuk melepaskan lagi 7.800 ton air yang telah diolah ke Samudra Pasifik selama 17 hari.

BACA JUGA:
Jepang Buang Air Radioaktif Fukushima, Apakah Benar-Benar Aman? Pendapat Ahli Terbelah Menjadi Dua

Sekira 1,34 juta ton air limbah radioaktif disimpan di dalam sekira 1.000 tangki di PLTN tersebut. Jumlah tersebut terakumulasi sejak PLTN Fukushima lumpuh akibat gempa kuat dan tsunami pada tahun 2011.


TEPCO dan pemerintah mengatakan pelepasan air ke laut tidak dapat dihindari karena tangki-tangki akan penuh awal tahun depan dan ruang di PLTN itu akan diperlukan untuk penonaktifannya, yang diperkirakan akan memakan waktu puluhan tahun.
Mereka mengatakan air itu diolah untuk mengurangi material radioaktif ke kadar aman, dan kemudian diencerkan dengan air laut ratusan kali lipat untuk membuatnya lebih aman daripada standar internasional.

BACA JUGA:
PM Jepang Santap Ikan Fukushima untuk Buktikan Air Limbah Radioaktif Tak Berbahaya

Namun, beberapa ilmuwan mengatakan bahwa berlanjutnya pelepasan material radioaktif kadar rendah belum pernah terjadi sebelumnya dan perlu dipantau dengan cermat.
Pemerintah Jepang telah menyiapkan dana bantuan untuk membantu mendapatkan pasar baru dan mengurangi dampak larangan produk makanan laut oleh Tiongkok. Langkah-langkah itu juga mencakup pembelian sementara, pembekuan dan penyimpanan makanan laut serta promosi penjualan makanan laut di dalam negeri.
Para menteri kabinet telah mengunjungi Fukushima untuk mencicipi makanan laut setempat dan mempromosikan keamanannya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNy8xLzE3MDc0Ni81L3g4bzRsdzE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TOKYO - PLTN Fukushima yang rusak di Jepang menyatakan telah memulai pelepasan kedua air limbah radio aktif ke laut pada Kamis (5/10/2023), setelah pelepasan pertamanya berlangsung lancar.

BACA JUGA:
Heboh Limbah PLTN Fukushima Dibuang ke Laut, China Langsung Stop Impor Produk Jepang

Operator PLTN itu, Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO) mengatakan para petugas mengaktifkan pompa untuk mengencerkan air yang diolah dengan sejumlah besar air laut, dan perlahan-lahan melepaskan campuran itu ke laut melalui terowongan bawah tanah, demikian dilansir dari VOA Indonesia.
Pelepasan air limbah tersebut, yang diperkirakan akan berlangsung selama beberapa dekade, telah ditentang keras oleh kelompok-kelompok nelayan dan negara-negara tetangga yang mencakup Korea Selatan, di mana ratusan orang melancarkan aksi protes.
Seorang nelayan di Fukushima yang tidak menyebutkan nama mengatakan &amp;ldquo;Jika ada masalah dengan pelepasan air, ini berdampak langsung pada kami. Dalam hal itu, kami selalu khawatir.&amp;rdquo;
China melarang seluruh impor bahan makanan laut Jepang, sehingga sangat merugikan produsen dan eksportir bahan makanan laut Jepang.
Pelepasan pertama air limbah Fukushima dimulai pada 24 Agustus dan berakhir pada 11 September. Selama pelepasan itu, TEPCO mengatakan telah membuang 7.800 ton air olahan dari 10 tangki. Pada pelepasan kedua, TEPCO berencana untuk melepaskan lagi 7.800 ton air yang telah diolah ke Samudra Pasifik selama 17 hari.

BACA JUGA:
Jepang Buang Air Radioaktif Fukushima, Apakah Benar-Benar Aman? Pendapat Ahli Terbelah Menjadi Dua

Sekira 1,34 juta ton air limbah radioaktif disimpan di dalam sekira 1.000 tangki di PLTN tersebut. Jumlah tersebut terakumulasi sejak PLTN Fukushima lumpuh akibat gempa kuat dan tsunami pada tahun 2011.


TEPCO dan pemerintah mengatakan pelepasan air ke laut tidak dapat dihindari karena tangki-tangki akan penuh awal tahun depan dan ruang di PLTN itu akan diperlukan untuk penonaktifannya, yang diperkirakan akan memakan waktu puluhan tahun.
Mereka mengatakan air itu diolah untuk mengurangi material radioaktif ke kadar aman, dan kemudian diencerkan dengan air laut ratusan kali lipat untuk membuatnya lebih aman daripada standar internasional.

BACA JUGA:
PM Jepang Santap Ikan Fukushima untuk Buktikan Air Limbah Radioaktif Tak Berbahaya

Namun, beberapa ilmuwan mengatakan bahwa berlanjutnya pelepasan material radioaktif kadar rendah belum pernah terjadi sebelumnya dan perlu dipantau dengan cermat.
Pemerintah Jepang telah menyiapkan dana bantuan untuk membantu mendapatkan pasar baru dan mengurangi dampak larangan produk makanan laut oleh Tiongkok. Langkah-langkah itu juga mencakup pembelian sementara, pembekuan dan penyimpanan makanan laut serta promosi penjualan makanan laut di dalam negeri.
Para menteri kabinet telah mengunjungi Fukushima untuk mencicipi makanan laut setempat dan mempromosikan keamanannya.</content:encoded></item></channel></rss>
