<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah SBY Selamatkan Nyawa Musuh yang Tertembak dalam Operasi Seroja </title><description>Saat berpangkat mayor, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah ditugaskan dalam Operasi Seroja, Timor Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/337/2895189/kisah-sby-selamatkan-nyawa-musuh-yang-tertembak-dalam-operasi-seroja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/05/337/2895189/kisah-sby-selamatkan-nyawa-musuh-yang-tertembak-dalam-operasi-seroja"/><item><title>Kisah SBY Selamatkan Nyawa Musuh yang Tertembak dalam Operasi Seroja </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/337/2895189/kisah-sby-selamatkan-nyawa-musuh-yang-tertembak-dalam-operasi-seroja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/05/337/2895189/kisah-sby-selamatkan-nyawa-musuh-yang-tertembak-dalam-operasi-seroja</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 07:06 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/337/2895189/kisah-sby-selamatkan-nyawa-musuh-yang-tertembak-dalam-operasi-seroja-xfjfLXlNVL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjalankan Operasi Seroja (Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/337/2895189/kisah-sby-selamatkan-nyawa-musuh-yang-tertembak-dalam-operasi-seroja-xfjfLXlNVL.jpg</image><title>Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjalankan Operasi Seroja (Foto: Facebook)</title></images><description>JAKARTA - Saat berpangkat mayor, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah ditugaskan dalam Operasi Seroja, Timor Timur. Kala itu, pasukan TNI terlibat pertempuran dengan gerilyawan Falintil.

Falintil awalnya adalah sayap militer dari partai politik Fretilin dari Timor Timur. Didirikan pada 20 Agustus 1975 untuk menanggapi konflik politik Fretilin dengan Uni Demokratik Timor (UDT). Kini, menjadi Angkatan Bersenjata Pembebasan Nasional Timor Leste atau yang memiliki nama resmi yaitu For&amp;ccedil;as Armadas da Liberta&amp;ccedil;ao Nacional de Timor-Leste atau Falintil.

BACA JUGA:
Heroiknya Pasukan TNI Bebaskan Kapal dari Perompak Somalia, Baku Tembak di Laut


Ada pengalaman unik yang dilakukan SBY. Ketika di tengah sengitnya pertempuran, SBY menyelamatkan nyawa gerilyawan Falintil yang tertembak TNI.

&quot;Peristiwa ini bermula pada saat saya kembali bertugas di medan Operasi Seroja di Timor Timur. Kali ini, saya bertugas sebagai komandan Batalyon 744 dengan pangkat mayor,&quot; ujar SBY dalam akun Facebook-nya beberapa waktu silam.

BACA JUGA:
Ada HUT Ke-78 TNI, Berikut Rekayasa Lalin di Monas dan Bundaran HI


Presiden keenam RI itu menceritakan, baku tembak antara anggota TNI yang ia pimpin dengan gerilyawan Falintil di lereng bukit Turiskai berlangsung sengit.

&quot;Usai pertempuran, pasukan TNI menemukan seorang gerilyawan Falintil yang tergeletak dengan kondisi perutnya pecah dan usus yang terburai,&quot; ucapnya.

Di luar dugaan, SBY memutuskan untuk mengevakuasi dan mengobati gerilyawan yang tertembak oleh anak buahnya tersebut. Bahkan, ia menerbangkannya ke RSPAD Gatot Soebroto di Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.



&quot;Langkah tidak lazim ini mendapatkan apresiasi dari Asisten Operasi Kasum ABRI Mayjen TNI Edi Sudrajat. Karena, di dalam Hukum Perang, seorang tawanan perang haruslah tetap diperlakukan secara manusiawi, dan SBY membuktikan bahwa saat itu ia taat akan hukum perang tersebut,&quot; kata SBY.

BACA JUGA:
Mutasi TNI, 4 Mayjen Pindah dan Naik Jabatan




&quot;Ternyata, gerilyawan tersebut adalah Yulio Sarmento, salah satu pucuk pimpinan kelompok Falintil. Darinya, Mabes ABRI banyak memperoleh informasi berharga dalam menjalankan operasi di Timor Timur,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Saat berpangkat mayor, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah ditugaskan dalam Operasi Seroja, Timor Timur. Kala itu, pasukan TNI terlibat pertempuran dengan gerilyawan Falintil.

Falintil awalnya adalah sayap militer dari partai politik Fretilin dari Timor Timur. Didirikan pada 20 Agustus 1975 untuk menanggapi konflik politik Fretilin dengan Uni Demokratik Timor (UDT). Kini, menjadi Angkatan Bersenjata Pembebasan Nasional Timor Leste atau yang memiliki nama resmi yaitu For&amp;ccedil;as Armadas da Liberta&amp;ccedil;ao Nacional de Timor-Leste atau Falintil.

BACA JUGA:
Heroiknya Pasukan TNI Bebaskan Kapal dari Perompak Somalia, Baku Tembak di Laut


Ada pengalaman unik yang dilakukan SBY. Ketika di tengah sengitnya pertempuran, SBY menyelamatkan nyawa gerilyawan Falintil yang tertembak TNI.

&quot;Peristiwa ini bermula pada saat saya kembali bertugas di medan Operasi Seroja di Timor Timur. Kali ini, saya bertugas sebagai komandan Batalyon 744 dengan pangkat mayor,&quot; ujar SBY dalam akun Facebook-nya beberapa waktu silam.

BACA JUGA:
Ada HUT Ke-78 TNI, Berikut Rekayasa Lalin di Monas dan Bundaran HI


Presiden keenam RI itu menceritakan, baku tembak antara anggota TNI yang ia pimpin dengan gerilyawan Falintil di lereng bukit Turiskai berlangsung sengit.

&quot;Usai pertempuran, pasukan TNI menemukan seorang gerilyawan Falintil yang tergeletak dengan kondisi perutnya pecah dan usus yang terburai,&quot; ucapnya.

Di luar dugaan, SBY memutuskan untuk mengevakuasi dan mengobati gerilyawan yang tertembak oleh anak buahnya tersebut. Bahkan, ia menerbangkannya ke RSPAD Gatot Soebroto di Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.



&quot;Langkah tidak lazim ini mendapatkan apresiasi dari Asisten Operasi Kasum ABRI Mayjen TNI Edi Sudrajat. Karena, di dalam Hukum Perang, seorang tawanan perang haruslah tetap diperlakukan secara manusiawi, dan SBY membuktikan bahwa saat itu ia taat akan hukum perang tersebut,&quot; kata SBY.

BACA JUGA:
Mutasi TNI, 4 Mayjen Pindah dan Naik Jabatan




&quot;Ternyata, gerilyawan tersebut adalah Yulio Sarmento, salah satu pucuk pimpinan kelompok Falintil. Darinya, Mabes ABRI banyak memperoleh informasi berharga dalam menjalankan operasi di Timor Timur,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
