<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Tawarkan Warga Asing Lulusan 100 Universitas Terbaik Dunia Visa Global Talent</title><description>ORANG Asing yang ingin bekerja di Indonesia semakin dipermudah dengan adanya visa Global Talent.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/337/2895640/indonesia-tawarkan-warga-asing-lulusan-100-universitas-terbaik-dunia-visa-global-talent</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/05/337/2895640/indonesia-tawarkan-warga-asing-lulusan-100-universitas-terbaik-dunia-visa-global-talent"/><item><title>Indonesia Tawarkan Warga Asing Lulusan 100 Universitas Terbaik Dunia Visa Global Talent</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/337/2895640/indonesia-tawarkan-warga-asing-lulusan-100-universitas-terbaik-dunia-visa-global-talent</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/05/337/2895640/indonesia-tawarkan-warga-asing-lulusan-100-universitas-terbaik-dunia-visa-global-talent</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 18:05 WIB</pubDate><dc:creator>Furqon Al Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/337/2895640/indonesia-tawarkan-warga-asing-lulusan-100-universitas-terbaik-dunia-visa-global-talent-dUpl2hFWdW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen Imigrasi Silmy Karim (Foto: Instagram Silmy Karim)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/337/2895640/indonesia-tawarkan-warga-asing-lulusan-100-universitas-terbaik-dunia-visa-global-talent-dUpl2hFWdW.jpg</image><title>Dirjen Imigrasi Silmy Karim (Foto: Instagram Silmy Karim)</title></images><description>
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/-07eT7D-2ds?si=fmc2-q5Pn05Erxgi&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
ORANG Asing yang ingin bekerja di Indonesia semakin dipermudah dengan adanya visa Global Talent. Izin tinggal selama lima tahun yang diperuntukkan bagi para lulusan 100 universias terbaik dunia.

&amp;ldquo;Kita berikan visa, tapi 5 tahun unuk Global Talent untuk lulusan dengan GPA 3.5 dengan skala 4 di 100 universitas terbaik dunia selama 3 tahun terakhir. Di situ mereka bisa dapat golden visa,&amp;rdquo; jelas Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim dikutip dari program Konspirasi Prabu di YouTube iNews, Kamis (5/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Marak Fenomena WNI Pindah Kewarganegaraan, Pemerintah Segera Terbitkan Global Talent Visa

Silmy menjelaskan, tujuan visal Global Talent dikeluarkan guna merangsang ekosistem yang bisa menguntungkan bagi perekonomian Nasional. Sehingga, mereka pun diperbolehkan bekerja.

&amp;ldquo;Kalau banyak orang pinter datang ke indonesia jangan anggap sebagai saingan. Tapi lebih kepada satu unsur yang memeprkuat. Dengan talent yang bagus berinteraksi dengan orang-orang kita yang juga haus untuk mendapat pengetahuan, otomatis dapat ekosistem yang baik (akan terbentuk),&amp;rdquo; imbuhnya.

Namun, Silmy memberikan catatan bahwa warga negara asing (WNA) yang bekerja di Indonesia tidak mengambil sektor umum yang bisa dikerjakan orang Indonesia. Sehingga, hal itu tidak mengambil kesempatan dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terkait Global Talent Pool, Rektor IPB University Sambut Ajakan Dubes RI untuk Korsel

&amp;ldquo;Mereka boleh kerja. Mereka tidak dilarang, karena kita butuh good quality travelers. Yang bahaya kalau mereka masuk ke wilayah yang mana itu sektor yang umum yang sebenarnya bisa dilakukan orang Indonesia yang mengurangi supply and demand,&amp;rdquo; tegas Silmy.



</description><content:encoded>
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/-07eT7D-2ds?si=fmc2-q5Pn05Erxgi&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
ORANG Asing yang ingin bekerja di Indonesia semakin dipermudah dengan adanya visa Global Talent. Izin tinggal selama lima tahun yang diperuntukkan bagi para lulusan 100 universias terbaik dunia.

&amp;ldquo;Kita berikan visa, tapi 5 tahun unuk Global Talent untuk lulusan dengan GPA 3.5 dengan skala 4 di 100 universitas terbaik dunia selama 3 tahun terakhir. Di situ mereka bisa dapat golden visa,&amp;rdquo; jelas Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim dikutip dari program Konspirasi Prabu di YouTube iNews, Kamis (5/10/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Marak Fenomena WNI Pindah Kewarganegaraan, Pemerintah Segera Terbitkan Global Talent Visa

Silmy menjelaskan, tujuan visal Global Talent dikeluarkan guna merangsang ekosistem yang bisa menguntungkan bagi perekonomian Nasional. Sehingga, mereka pun diperbolehkan bekerja.

&amp;ldquo;Kalau banyak orang pinter datang ke indonesia jangan anggap sebagai saingan. Tapi lebih kepada satu unsur yang memeprkuat. Dengan talent yang bagus berinteraksi dengan orang-orang kita yang juga haus untuk mendapat pengetahuan, otomatis dapat ekosistem yang baik (akan terbentuk),&amp;rdquo; imbuhnya.

Namun, Silmy memberikan catatan bahwa warga negara asing (WNA) yang bekerja di Indonesia tidak mengambil sektor umum yang bisa dikerjakan orang Indonesia. Sehingga, hal itu tidak mengambil kesempatan dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terkait Global Talent Pool, Rektor IPB University Sambut Ajakan Dubes RI untuk Korsel

&amp;ldquo;Mereka boleh kerja. Mereka tidak dilarang, karena kita butuh good quality travelers. Yang bahaya kalau mereka masuk ke wilayah yang mana itu sektor yang umum yang sebenarnya bisa dilakukan orang Indonesia yang mengurangi supply and demand,&amp;rdquo; tegas Silmy.



</content:encoded></item></channel></rss>
