<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kebakaran di Kebayoran Lama, Ratusan Rumah Semi Permanen Luluh Lantak   </title><description>Kurang lebih 124 rumah tinggal semi permanen dan lapak pemulung di Jalan Jatayu Gang Masjid RT 8 RW 5, Kebayoran Lama,&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/338/2895225/kebakaran-di-kebayoran-lama-ratusan-rumah-semi-permanen-luluh-lantak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/05/338/2895225/kebakaran-di-kebayoran-lama-ratusan-rumah-semi-permanen-luluh-lantak"/><item><title> Kebakaran di Kebayoran Lama, Ratusan Rumah Semi Permanen Luluh Lantak   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/338/2895225/kebakaran-di-kebayoran-lama-ratusan-rumah-semi-permanen-luluh-lantak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/05/338/2895225/kebakaran-di-kebayoran-lama-ratusan-rumah-semi-permanen-luluh-lantak</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/338/2895225/kebakaran-di-kebayoran-lama-ratusan-rumah-semi-permanen-luluh-lantak-wytrJZ4dUY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/338/2895225/kebakaran-di-kebayoran-lama-ratusan-rumah-semi-permanen-luluh-lantak-wytrJZ4dUY.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>
JAKARTA - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menyebut kurang lebih 124 rumah tinggal semi permanen dan lapak pemulung di Jalan Jatayu Gang Masjid RT 8 RW 5, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Rabu (4/10).

&quot;Terdampak kurang lebih 124 rumah tinggal semi permanen dan lapak pemulung,&quot; kata Isnawa dalam keterangannya, Kamis (5/10/2023).

BACA JUGA:
Kebakaran di Kebayoran Lama Jaksel Diduga Akibat Bakar Sampah

Isnawa memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

&quot;Korban jiwa nihil. Penyebab dalam penyelidikan yang berwajib,&quot; ujarnya.

Lebih lanjut, Isnawa mengatakan bahwa jumlah pengungsi atas peristiwa naas tersebut yakni kurang lebih 200 jiwa. Saat ini posko pengungsian BPBD DKI Jakarta berlokasi di Halaman RSUD Kebayoran Lama.

BACA JUGA:
Kebakaran di Kebayoran Lama, 200 Orang Terpaksa Mengungsi

&quot;Posko pengungsian BPBD halaman RSUD Kebayoran Lama. Jumlah pengungsi kurang lebih 100 Kepala Keluarga (KK) dan 200 jiwa,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menyebut kurang lebih 124 rumah tinggal semi permanen dan lapak pemulung di Jalan Jatayu Gang Masjid RT 8 RW 5, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Rabu (4/10).

&quot;Terdampak kurang lebih 124 rumah tinggal semi permanen dan lapak pemulung,&quot; kata Isnawa dalam keterangannya, Kamis (5/10/2023).

BACA JUGA:
Kebakaran di Kebayoran Lama Jaksel Diduga Akibat Bakar Sampah

Isnawa memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

&quot;Korban jiwa nihil. Penyebab dalam penyelidikan yang berwajib,&quot; ujarnya.

Lebih lanjut, Isnawa mengatakan bahwa jumlah pengungsi atas peristiwa naas tersebut yakni kurang lebih 200 jiwa. Saat ini posko pengungsian BPBD DKI Jakarta berlokasi di Halaman RSUD Kebayoran Lama.

BACA JUGA:
Kebakaran di Kebayoran Lama, 200 Orang Terpaksa Mengungsi

&quot;Posko pengungsian BPBD halaman RSUD Kebayoran Lama. Jumlah pengungsi kurang lebih 100 Kepala Keluarga (KK) dan 200 jiwa,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
