<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ABG Tewas dengan Tangan Terikat di Irigasi Diduga Dibunuh Ibunya</title><description>Diduga, korban dibunuh oleh ibunya di kediamanmya di Subang dan dibuang di Indramayu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/525/2895324/abg-tewas-dengan-tangan-terikat-di-irigasi-diduga-dibunuh-ibunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/10/05/525/2895324/abg-tewas-dengan-tangan-terikat-di-irigasi-diduga-dibunuh-ibunya"/><item><title>ABG Tewas dengan Tangan Terikat di Irigasi Diduga Dibunuh Ibunya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/10/05/525/2895324/abg-tewas-dengan-tangan-terikat-di-irigasi-diduga-dibunuh-ibunya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/10/05/525/2895324/abg-tewas-dengan-tangan-terikat-di-irigasi-diduga-dibunuh-ibunya</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2023 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Yudy Heryawan Juanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/10/05/525/2895324/abg-tewas-dengan-tangan-terikat-di-irigasi-diduga-dibunuh-ibunya-FFASKrYJQ4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ABG yang jasadnya ditemukan diirigasi dengan tangan terikat diduga dibunuh ibunya (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/10/05/525/2895324/abg-tewas-dengan-tangan-terikat-di-irigasi-diduga-dibunuh-ibunya-FFASKrYJQ4.jpg</image><title>ABG yang jasadnya ditemukan diirigasi dengan tangan terikat diduga dibunuh ibunya (Foto : iNews)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIzNi81L3g4b2J5eHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

SUBANG - Seorang ABG berusia 13 tahun asal Subang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di irigasi di Anjatan, Indramayu dengan kondisi tangan terikat dan mengalami luka bacok. Diduga, korban dibunuh oleh ibunya di kediamanmya di Subang dan dibuang di Indramayu.

Polisi kini telah mengamankan ibu, kakek, dan paman korban yang tinggal bersama.

Tangan korban terikat ke belakang dan menglami luka bacokan di kepala belakang saat ditemukan di sebuah irigasi di blok Sukatani, Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu 4 Oktober 2023.


BACA JUGA:
Tragis! ABG Ditemukan Tewas Penuh Luka dalam Kondisi Terikat di Saluran Irigasi


Setelah dilakukan penyelidikan, korban diketahui berinisial MR berusia 13 tahun warga Kecamatan Cipunagara, Subang.

Diduga korban telah ibunuh oleh ibunya sendiri di rumahnya dan dibuang di Indramayu. Pasalnya, di kediamannya ditemukan beberapa bercak darah.

Polisi pun telah memasang garis polisi di kediaman korban. Pada malam hari sebelum mayat korban ditemukan, ibu korban meminjam motor tetangga.


BACA JUGA:
Sosok Tohjaya, Anak Kandung Ken Arok Pembunuh Raja Singasari Kedua


Menurut sang ayah, korban selama ini tinggal bersama ibunya karena ia telah lama berpisah.

&quot;Terakhir saya bertemu anak saya satu tahun lalu di kediamanmya di Indramayu. Korban telah putus sekolah sejak SD karena tidak mau sekolah,&quot; ujar sang ayah berinisial D, Kamis (5/10/2023).Menurut Bhabinkamtibmas setempat, korban dikenal oleh masyarakat sebagai anak yang rajin membantu. Korban juga suka tidur di mana saja.

&quot;Namun, memang korban juga sering melakukan pencurian di minimarket, terakhir mencuri ponsel ibunya meskipun akhirnya dikembalikan,&quot; ujar anggota Bhabinkamtibmas , Aipda Ridwan.


BACA JUGA:
 Dua Pelajar Terlindas Bus saat Boncengan Motor, Satu Orang Tewas&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kini, korban telah dimakamkan di permakaman umum Desa Parigimulya, Subang. Sementara ibu, kakek, dan paman korban telah diamankan oleh Polres Indramayu.

Kasus pembunuhan ini ditangani oleh Satreskrim Polres Indramayu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIzNi81L3g4b2J5eHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

SUBANG - Seorang ABG berusia 13 tahun asal Subang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di irigasi di Anjatan, Indramayu dengan kondisi tangan terikat dan mengalami luka bacok. Diduga, korban dibunuh oleh ibunya di kediamanmya di Subang dan dibuang di Indramayu.

Polisi kini telah mengamankan ibu, kakek, dan paman korban yang tinggal bersama.

Tangan korban terikat ke belakang dan menglami luka bacokan di kepala belakang saat ditemukan di sebuah irigasi di blok Sukatani, Desa Bugis, Kecamatan Anjatan, Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu 4 Oktober 2023.


BACA JUGA:
Tragis! ABG Ditemukan Tewas Penuh Luka dalam Kondisi Terikat di Saluran Irigasi


Setelah dilakukan penyelidikan, korban diketahui berinisial MR berusia 13 tahun warga Kecamatan Cipunagara, Subang.

Diduga korban telah ibunuh oleh ibunya sendiri di rumahnya dan dibuang di Indramayu. Pasalnya, di kediamannya ditemukan beberapa bercak darah.

Polisi pun telah memasang garis polisi di kediaman korban. Pada malam hari sebelum mayat korban ditemukan, ibu korban meminjam motor tetangga.


BACA JUGA:
Sosok Tohjaya, Anak Kandung Ken Arok Pembunuh Raja Singasari Kedua


Menurut sang ayah, korban selama ini tinggal bersama ibunya karena ia telah lama berpisah.

&quot;Terakhir saya bertemu anak saya satu tahun lalu di kediamanmya di Indramayu. Korban telah putus sekolah sejak SD karena tidak mau sekolah,&quot; ujar sang ayah berinisial D, Kamis (5/10/2023).Menurut Bhabinkamtibmas setempat, korban dikenal oleh masyarakat sebagai anak yang rajin membantu. Korban juga suka tidur di mana saja.

&quot;Namun, memang korban juga sering melakukan pencurian di minimarket, terakhir mencuri ponsel ibunya meskipun akhirnya dikembalikan,&quot; ujar anggota Bhabinkamtibmas , Aipda Ridwan.


BACA JUGA:
 Dua Pelajar Terlindas Bus saat Boncengan Motor, Satu Orang Tewas&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kini, korban telah dimakamkan di permakaman umum Desa Parigimulya, Subang. Sementara ibu, kakek, dan paman korban telah diamankan oleh Polres Indramayu.

Kasus pembunuhan ini ditangani oleh Satreskrim Polres Indramayu.</content:encoded></item></channel></rss>
